Lentera Volleta

Lentera Volleta
voll 18


__ADS_3

Lima belas menit berlalu voll sudah siap dengan pakaian kerja nya dia tampak cantik mengunak baju yang sangat pas di tubuh munggil nya, menambah kesan dewasa terlebih lagi rambut panjang nya di sangul satu keatas karena voll merasa sedikit sirir bila rambut nya terurai saat perkerjaan nya menumpuk.


"Siap... Saat nya memulai hari "


ucap voll berdiri dari tempat duduk di depan kaca rias nya.


" Duduk kembali "


Ucap Orion dengan suara datar


" Asstafirullah Kamu... Di situ ?"


Ucap voll kaget mendengar suara orion karena setahu nya orion sudah keluar dari kamar sejak tadi.


15 menit lalu


Orion yang sudah rapi dengan pakaian kerja nya pun lansung pergi meninggalkan voll tanpa berkata apa-apa dia sangat bahagia melihat sikap voll yang sangat tahu tugas nya sebagai seorang istri menyiapkan semua keperluan suami nya.


Orion diam bukan sengaja melain kan dia tidak tahu mau berkata apa, dia tidak terbiasa berkata terimakasih, dan bersikap lembut karena memang seperti itu lah dia selama ini.


Orion yang sudah siap pun menuruti keinginan voll menemui sang ibu di bawah, namun niat baik nya tertunda saat melihat sang ayah baru saja keluar dari dalam kamar yang di tepati sang ibu


"Ayah... Kapan dia kembali ?


Apa karena ibu ?


Lengkap sudah drama ini! "


Ucap Orion sambil berdiri di baik dinding


Orion tidak inggin mendapat ceramah dari sang ibu yang bakal habis-habisan memarahi nya karena meninggalkan menatu kesayang ibu nya , sedang kan ayah nya tidak dapat membela orion,


Karena ayah orion akan membenarkan semua yang di katakan oleh ibu suri di keluarga adereld, Orion pun memutuskan untuk kembali masuk kekamar dan menanti voll bersiap di tempat yang tidak akan mengangu voll


Orion melihat semua apa yang di lakukan voll dari berjala kesana kemari mengunakan celana pendek dan baju dalam bertali satu yang terlihat jelas lekuk tubuh nya


Itu adalah kebiasaa buruk voll selama ini, paling suka mengunakan pakaian seksi saat dia di dalam kamar sendiri an sambil menyiapkan seluruh kebutuhnnya tanpa dia ketahui orion berada di dalam kamar nya.


Orion yang melihat pemandangan dari voll hanya bisa menahan hasrat nya untuk menerkam voll sampai gadis cantik itu menyerah kepada nya.


" Gadis ini... Apa dia terbiasa berpakaian seksi ?"


Ucap Orion didalam hati sambil melihat kearah voll yang sibuk dengan diri nya sendiri


Orion mencoba bersikap tenang sampai di melihat voll menyangul rambut panjang nya keatas memperlihat kan Leger jenjang nya yang putih dan mulus membuat orion tidak tahan menahan hasrat nya dia ingin sekali mengigit voll saat itu juga.


Kembali keawal


" Kenapa ?"


Ucap voll bertanya


" Karena aku tidak menyukai nya "


Ucap Orion sambil berjalan mendekati riri


" Tapi ini sudah kebiasaa ku, aku risih dengan rambut ku saat berkerja


Ucap voll dengan suara sedikit takut dia melihat orion berjala kearah nya

__ADS_1


" Aku tidak suka, "


Ucap Orion sambil mencoba membuaka sangaul rambut voll,


" tapi... "


Ucap voll kembali sambil menahan tanggan orion


" Dibawah ada ayah, ibu dan adik tengil ku,Aku tidak ingin mereka memperhatikan leher jenjang mu, apa ada tanda atau tidak "


Ucap Orion sambil berbisik dan mencium tengkuk voll dan meninggalkan jekak disana


" Aaauuu... "


Ucap voll merasakan geli dan perih secara bersama an saat orion mencium tengkuk nya, dan sekuat tenaga voll mendorong tubuh orion menjauh dari nya


" Sedang apa kamu ? Apa kamu drakula ?


Ucap voll dengan wajah sedikit kesal kepada orion


Sedangkan orion tersenyum bahagia dia meninggalkan jejak nya di tempat yang sangat jelas bisa di lihat oleh semua orang terutama keluarga nya yang sedang berada di kediama nya dan voll.


" Aku hanya memastikan untuk tidak kena marah oleh ibu. "


Ucap Orion sambil melihat wajah voll dengan tatapan datar.


" Ibu tidak akan marah bila kamu tidak membuat salahan "


Ucap voll mencoba bersikap biasa-biasa saja


" Dia tidak akan marah bila kamu bersikap baik dan menjalankan kewajiban mu sebagai menantu nya "


" Mencari apa ?"


Tanya voll Namun tidak dapat jawaban dari orion malah pria itu membawa voll kedalam rangkulan nya


" Bersikap lah tenang Dan jadilah istri baik "


Ucap Orion sambil berjalan dan menuruni tangga bersama voll seperti pasangan suami istri yang sangat bahagia menikah dengan penuh cinta.


" dasar pria sinting "


Ucap voll di dalam hati karena dia tidak dapat berkata demikian secara terang-terangan


Semua keluarga sangat bahagia melihat kedekatan orion dan voll yang begitu romantic, karena selama ini pria itu tidak pernah memperlakukan wanita selembut saat bersama voll bahkan wanita penghibur nya pun hanya sebatas di atas ranjang.


Iksan yang tahu betul sifat kakak nya pun berharap voll yang saat ini menjadi kakak ipar nya dapat merubah sifat dingin orion seperti dulu yang hangat dan perhatian


" Pagi semua "


Ucap voll dengan suara lembut dan sangat ramah dengan orion yang masih setia merangkul pinggang nya


" Pagi sayang !"


ucap ibu orion dengan wajah bahagia melihat kedekatan pengantin baru itu


" sayang perkenalkan ini ayah orion dan Iksan, pria paling tampan di hidup ku "


Ucap ibu orion yang memang terkenal belak-belakan

__ADS_1


" pagi ayah.. Perkenalkan saya volleta pangil saja voll seperti mas orion memangil saya "


Ucap voll sambil mengambil tanggan tuan aderald dan mencium nya


" pagi... Voll, ternyata benar yang dikata istri ku... Orion mendapat wanita yang tepat untuk menjadi bagian dari keluarga kami "


Ucap ayah orion sambil tersenyum kepada voll


" terimakasih ayah "


Ucap voll dengan suara lembut


" orion kenapa kamu tidak melepaskan rangkulan mu ? Biarkan voll duduk. "


Ucap ibu Orion yang sejak tadi memperhatikan tingkah putra sulung nya


" biar dia tidak lari jauh "


Ucap Orion santai sambil menggesar bangku untuk di duduki voll dan voll pun lansung duduk di sekolah orion


" kamu ini... Kamu kira menantu ku kucing yang bisa berlari jauh saat melihat kupu-kupu yang mengoda nya !?"


Ucap ibu orion


" Iya dia kucing cantik yang mengalihkan pandangan ku kepada nya datang dengan cara tidak dipangil dan lansung duduk di pangkuan ku "


Ucap Orion sambil tersenyum melihat ke wajah sang istri


Voll yang mendengar ucapan Orion pun hanya bisa tersenyum dan tidak tahu harus berkata apa disaat dia umpamakan sebagai kucing.


" Kamu sama kan aku dengan kucing ?


Awas kamu aku akan menjadi kucing nakal dan mencakar semua wajah dingin mu itu "


Ucap voll di dalam hati


" Kak... Kamu sungguh beruntung mendapat kucing cantik yang begitu menawan dapat menggeser semua wanita yang berharap dengan mu"


Ucap Iksan dengan santai tanpa takut sama sekali dengan orion


" Iya... Kan ibu,,,, ?"


Ucap Iksan kembali sambil meminta pendapat sang ibu


" Ehm.... Kamu sangat betul sekali "


Ucap ibu orion sambil menatap wajah voll


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2