
Sesampai nya di loby hotel voll langsung masuk bersama raka, tanpa dia ketahui orion sejak tadi sudah memantau nya seperti mata - mata.
" Kak terimakasih, cukup sampai disini jangan pernah mencari atau menemuiku aku tidak ingin ada salah faham nanti nya "
Ucap voll
" tapi voll apa kita tidak bisa menjadi sahabat ?"
Ucap raka
" tidak bisa kak, aku tidak ingin menibulkan masalah di kemudian hari "
Ucap voll sambil berlalu pergi meninggalkan raka yang sedang memperlihatkan wajah kecewa nya akan keputusan voll yang benar - benar ingin mengakhiri hubungan mereka bahkan voll tidak ingin mengenal nya lagi
dari kejauhan orion tampak sedang menahan emosi nya yang sudah memuncak, karena sejak kepulangan nya dia tidak menemukan voll berada di rumah dan setelah menyusul sang istri dia harus melihat istri nya bersama pria lain yang sedang berjalan dibawah payung.
Orion benar- benar terbakar emosi dia tidak mampu melihat milik nya bersama pria lain walau kedekatan voll dengan pria itu masih dalam hal wajar.
Orion yang terbakar api cemburu langsung menyusul voll yang tadi sudah masuk kedalam hotel bersama raka. Namun orion tidak menemui keberadaan voll dan raka membuat dia semakin emosi.
Dengan kesal orion mencari istri nya dengan melacak sinyal smartphone voll yang sangat mudah untuk nya, karena sinyal smartphone voll sudah lama terhubung dengan nya.
Tok....tok...tok...tok...
Bunyi ketukan pintu dengan kuat terlihat betul orang yang mengetuk sedang terburu - buru, voll yang mendengar ketukan dari dalam kamar mandi langsung mengurungi niat nya dan langsung mebuka pintu kamar melihat siapa yang mengetuk pintu kamar nya sepeti orang kesurupan
" kamu perlu apa sehingga mengetuk pintu kamar ku sekuat itu !"
Ucap voll dengan emosi memuncak sebelum dia mengetahui suami nya lah yang mengetuk pintu kamar nya seperti orang kesurupan sedangkan orion hanya diam tidak menjewab dia langsung masuk mencari raka yang dia kira ada di dalam kamar voll
" mas...kamu sudah kembali ?"
Ucap voll kaget dengan kehadiran orion yang sedang memeriksa kamar nya
" mas kamu kenapa ? Apa yang kamu cari ?"
Ucap voll kebingungan melihat orion mencari sesuatu di dalam kamar nya dan dia langsung mengunci pintu kamar nya
" kemana dia ?"
Ucap orion dengan wajah dingin
" dia siapa ?"
Ucap voll
" laki - laki yang barusan bersama mu, bahkan klian sangat romantis berpayung bersama "
__ADS_1
Ucap orion dengan kekesalan memuncak
" mas berhentilah bertingkah aneh, aku sendirian dikamar ini "
Ucap voll dengan kesal
" kamu yakin ?"
Ucap orion mendekat kepada voll
" tentu aku yakin, kamu bisa lihat sendiri aku sendirian "
Ucap voll
" apa kalian sudah puas bersama mangkanya dia pulang ?"
Ucap orion menuduh sang istri melakukan hal yang ada di fikiran nya
" mas berhenti bersikap aneh, aku kemari memiliki urusan sendiri bukan ingin bersenang - senang dengan pria lain "
Ucap voll melawan orion
" voll kamu berani melawan ku ?"
Ucap orion dengan memegang tengkuh kepala voll
Ucap voll menatap orion dengan marah
" baiklah kita lihat apa yang kamu katakan itu benar atau tidak "
Ucap orion dengan sigap mencium voll dengan keganasan nya .
Orion benar - benar emosi melihat voll bersama pria lain dan saat melihat voll berani menentang ucapan nya, orion adalah tipe orang yang tidak ingin dibantah terlebih lagi saat dia sedang emosi, hanya voll yang berani menentang .
"Hem.. Hem....hem... Mas... !"
Guman voll sambil memukul dada orion dengan tangan kecil nya dia benar - benar kewalahan menerima hukuman orion sampai akhirnya dia mengigit bibir orion dengan kuat dia tidak sanggup menerima keganasan orion
" kenapa kamu selalu menolak ku ? Kamu lebih suka di sentuh pria itu dibanding aku suami mu ?"
Ucap orion mendorong voll kearah tempat tidur
" mas bukan seperti itu, aku tidak bisa melakukan nya dengan orang yang tidak mencintai aku "
Ucap voll dengan takut melihat orion sedang emosi dan ingin segera menerkam nya
" persetan dengan itu, aku akan melakukan hal yang dia lakukan bersamu mu "
__ADS_1
Ucap orion sambil berjalan mendekati voll dan dia membuka kancing kemeja yang dia kenakan
" mas aku bisa menjelaskan semua yang aku lakukan di sini, aku kembali kesini untuk bertemu bunda ku bukan orang lain "
Ucap voll sambil mencoba berdiri dan ingin melarikan diri dari terkaman voll
" terlamat sudah untuk mu mencari alasan "
Ucap orion dengan sigap menangkap voll dan membanting nya keatas ranjang orion langsung mengurung voll dalam kukungan nya dan dengan sigap memegang tangan voll keatas dia melancarkan niat nya yang selama tiga bulan ini dia tahan
Awal nya voll meronta dan tidak siap lama kelamaan dia menerima semua yang dilakukan orion, membuat nya terbuai dengan rasa yang belum pernah dia rasa ada rasa mengelitik di perutnya saat sesuatu ingin keluar sampai orion berkata
" keluarkan dan dikmati rasa nya, apa kamu belum pernah merasakan sensai ini ?"
Ucap orion sambil menatap wajah voll yang berwarna merah menahan nikmat yang baru pertama kali dia rasa, dia benar - benar menikmati sentuhan pria tampan itu yang kini berstatus suami nya dan dia pasrah dengan semua yang dilakukan orion ditubuh nya bahkan orion tidak segan - segan mengigit voll meningalkan jekak kepemilikan nya .
Sampai saat orion menyelesaikan aksi nya dia berhadpan dengan tempat yang dia tuju, dengan ganas dia bermain disana membuat racauna voll terdengar berulang-ulang, sampai saat orion melancarkan aksinya membuat voll menjerit dan menangis karena kesakitan menerima perlakuan orion.
Seketika voll menjerit dan menagis membuat orion sadar semua yang di ucapkan istri nya benar dia tidak bersama siap-siap dia ingin berjumpa almarhum ibu nya yang lebih tepat nya pergi kepusaran sang ibu.
" Maaf aku memperlakukan mu dengan kasar, jika ku tahu ini yang pertama untuk mu aku akan melakukan nya perlahan "
Ucap orion menyesal melihat istri nya kesakitan
Voll hanya diam merasakan hal pertama untuk nya dan menikuti semua yang di lakukan orion dia benar - benar pasrah menerima yang dilakukan orion terhadap nya karena itu kewajiban voll sebagai seorang istri.
" maaf kan aku atas keegoisan ku, aku janji tidak akan melakukan hal seperti ini lagi kepada mu "
Ucap orion sambil menyeka air mata voll
Setelah mengetahi hal itu yang pertama untuk voll, orion menyesal dan dia berjanji tidak akan melakukan hal segila ini kepada voll dan dia berjanji akan memperlakukan voll dengan lemembut.
" Maaf kan aku "
Ucap orion sambil menatap wajah istri cantik nya dan melakukan hal yang tertunda, orion melakukan semua fantasi nya dan berulangkali menanam benih cinta mereka berdua sampai mereka kelelahan dan terkapar tidur di dalam selimut tebal membalut tubuh lelah dengan cuaca hujan yang mendukung.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.