
tuan untoro tampak bahagia dan begitu semangat memperkenalkan voll kepada semua rekan bisnis nya walau keterbatasan yang dia miliki sekarang dia masih memiliki semangat, dibantu oleh voll yang mendorong kursi roda nya dia menemui satu persatu pembisnis itu memperkenalkan putri sulung nya yang akan menjadi penerus perusahaan.
dua ular berbisa hanya bisa bersandiwara ikut turut bahagia di depan halayak ramai padahal dia sangat tidak terima atas keputusan tuan untoro.
setelah voll menemui semua rekan bisnis ayah nya dia tidak sengaja bertemu dengan tuan atmajaya yang tidak lain adalah ayah raka yang hampir menjadi ayah mertua nya
" selamat malam om, apa kabar ?"
ucap cia/ voll mentapa ayah dari raka.
" malam voll, kabar om baik, bagai mana dengan mu sudah sangat lama kita bertemu ?"
ucap tuan atmajaya
" kabar saya sangat baik om seperti yang saat ini om lihat, tapi om seperti nya sama sekali tidak berubah "
ucap voll sambil tersenyum rama
" kamu bisa saja, om saat ini sudah semakin tua, tidak seperti dulu lagi "
ucap tuan atmajaya kepada voll
" apa kamu sudah memiliki keluarga ? "
ucap tuan atmajaya
" voll sudah memiliki keluarga pa, bahkan dia memiliki putri yang sangat cantik "
ucap raka memberi tahu kepada sang ayah
" apa betul itu voll ? "
ucap tuan atmajaya
" iya... om, "
ucap voll dan saat tuan atmajaya ingin bertanya kembali kepada voll, voll mencari alasan untuk menghindar karena dia tidak ingin semua orang tahu tentang kehidupan rumah tangga nya terlebih lagi dia melihat milka ingin mendekati mereka.
" maaf om saya harus pergi ketoilet terlebih dahulu "
ucap voll mencari alasan
" baiklah... silahkan "
ucap tuan atmajaya kepada voll dan tidak buang waktu voll pergi berlalu meninggalkan tuan atmajaya dan raka
malam itu berlalu dengan kemeriahan tanpa cia sadari waktu telah larut malam dia telah melupakan janji nya kepada putri cantik nya yang sengaja dia titipkan kepada baby sister dan tiga pengawal di dalam kamar hotel.
setelah semua acara selesai tuan untoro dan semua tamu kembali cia pun, bergegas kembali kekamar hotel nya, dia teringgat telah melanggar janji kepada putri cantik nya yang menanti di dalam kamar hotel tempat acara berlangsung.
" gawat putri ku sudah menanti, dan aku terlambat menepati janji ku "
ucap cia di dalam hati.
cia yang panik pun segera bergegas pergi menuju kamar hotel tempat putri nya menunggu.
" nyonya... "
ucap bibi latri kepada cia yang mana saat itu baru saja membukakan pintu kamar tempat hanaya tertidur.
__ADS_1
" iya bi, maaf saya terlamabat "
ucap cia kepada bibi latri
" tidak apa - apa nyonya "
ucap bi latri
" apa putri cantik ku membuat masalah ?"
ucap cia bertanya kepada bi latri
" tidak nyonya, dia selalu menjadi gadis kecil yang baik hati, dia mengerti kalau nyonya untuk berkerja "
ucap bi latri kepada cia .
" terimakasih bi sudah menjaga hanaya, bibi bisa beristirahat di kamar sebelah ini kartu nya "
ucap cia memberi kartu kamar untuk bibi latri dan betapa kaget nya bi latri mendapat kunci kamar hotel yang sangat megah itu dia tidak pernah berfikir akan tidur di dalam kamar hotel yang sangat mewah.
" nyonya apa ini tidak berlebihan ?"
ucap bi latri bertanya kepada cia
" tidak ko bi ini untuk memudahkan bibi saat kemari bila saya membutuhkan bibi "
ucap cia kepada baby sister hanaya
" terimakasih nyonya "
ucap bi latri dia pun berlalu pergi dan cia dia mulai pergi kedalam kamar mandi untuk menyegarkan tubuh nya dari peluh yang dia rasa.
sesaat bibi latri keluar dari dalam kamar cia dia bertemu dengan orion yang sudah berada di ruang tamu di dalam kamar hotel cia
ucap bi latri dengan suara kecil dia benar - benar kaget melihat kehadiran orion.
" pelankan suara mu "
ucap orion dan bibi latri pun mengerti
" dimana istri ku ?"
ucap orion
" nyonya sedang berada di dalam kamar mandi tuan "
ucap bi latri memberi tahu kepada tuan nya
" cepat kamu bawa hanaya bersama mu dan besok pagi antar hanaya kemari "
ucap orion dengan tatapan dingin nya.
bi latri yang mengerti maksud dari tuan nya pun berlalu pergi masuk kembali kedalam kamar cia dan tidak lupa dia berkata
" maaf nyo saya mau mengambil smartphone saya yang ketinggalan "
ucap bi latri berkila
" iya bi ambil saja dan jangan lupa matikan lampu kamar nya "
__ADS_1
ucap cia dari dalam kamar mandi "
" baik nyonya "
ucap bi latri padahal dia diam - diam mengambil hanaya dari tempat tidur atas perintah majikan nya.
saat bi latri telah tiba di ruang tamu orion kembali mengingatkan bi latri
" bi jaga hanaya sampai besok siang, bawa dia kemanapun dia ingin kan dan jangan lupa bawa pengawal bersama mu, kembali di saat saya meminta mu kembali "
ucap orion kepada baby sister hanaya.
" siap tuan saya akan menjaga nona muda dengan teliti dan aman "
ucap bi latri kepada orion yang saat itu sedang duduk di sofa namun saat bi latri ingin keluar dia kembali mencegah bi latri hanya untuk mencium pucuk kepada buah hati nya yang sudah lama dia tinggalkan untuk berkerja.
saat orion masuk kedalam kamar cia, cia masih berada di dalan kamar mandi dan dengan sengaja orion duduk di salah satu sofa yang langsung terlihat oleh cia saat dia keluar dari dalam kamar mandi terlebih lagi saat lampu kamar nya terang benerang.
" Mas....! sejak kapan kamu berada di sini mas ?"
ucap cia dengan wajah kaget nya dia tidak menyangka orion akan muncul di dalam kamar nya seperti saat ini.
" kenapa ? apa aku salah berada di dalam kamar istri ku ?"
ucap orion dengan santai sambil meneguk anggur yang tersisa di dalam gelas kaca yang ada di dalam gengaman nya
" tidak... "
ucap cia dengan cicitan sangat pelan dan menunduk ke bawah dia sangat takut melihat tatapan orion saat ini seperti ingin membunuh nya
saat itu juga dan secara diam - diam cia mulai melangkah kebelakang dia berancana ingin menguncinya diri nya di dalam kamar mandi, namun sayang rencana cia sudah dapat di baca oleh orion dan dengan sigap orion menarik cia kedalam pelukan nya .
" mau kemana ?"
ucap orion dengan santai
" gak kemana - mana kok mas, di kamar mandi ada yang ketinggalan "
ucap cia dengan suara kecil dia benar - benar takut kan suami nya
" apa yang ketinggalan ? baju mu berada di sana "
ucap orion dengan santai
" eh...anu mas... "
ucap cia dengan ragu
" apa bicara dengan jelas "
ucap orion dengan berbisik di telingga cia membuat bulu kuduk cia merinding
" cincin ku ketinggalan di kamar mandi "
ucap cia sambil mencoba melepaskan diri nya dari orion.
namun sayang orion yang sudah tidak dapat menahan untuk menghukum istri nakal nya langsung sepontan mengecup bibir cia yang ranum, awal nya cia kaget dan tidak percaya namun dia mencoba tenang dan berfikir itu tidak masalah toh pria yang sedang mendekap nya adalah suami nya sendiri.
__ADS_1
orion yang awal nya menerima tolakan dari cia ingin mengakhiri pautan nya manun saat cia mencoba membalas kecupan itu membuat orion semakin liar dan melakukan hal yang selama ini dia tahan selama menjadi suami cia .
dia benar - benar melakukan hal itu bersama cia, dan malam yang selama ini di tunggu oleh cia akhir nya tiba dia menjadi istri yang sesungguh nya untuk orion