
saat ini cia baru saja kembali kekediaman adareld dia sudah sangat merindukan putri cantik nya yang sudah dia tinggalkan satu hari ini karena dia tidak terbiasa meninggalkan putri nya selama ini.
dengan heboh hanaya menyambut kedatangan cia yang sudah lama dia nanti sejak kepergian cia kekantor hanaya selalu bertanya tentang mama ny kepada oma dan opa nya.
hanaya yang melihat kedatangan cia langsung berlari kedalam pelukan ibu nya.
" mama pulang "
teriak hanaya mendengar suara mobil sang ibu yang mana saat itu hanaya sedang bermain di taman Yang berada di depan halaman rumah keluarga adareld.
" putri cantik ku..., apa kamu menunggu mama ?"
ucap cia bertanya kepada putri cantik yang ada di dalam pelukan nya
" ya... hanaya sangat merindukan mama "
ucap hanaya kepada cia
" sama mama juga merindukan putri cantik mama ini "
ucap cia memberitahu hanaya dia juga merindukan hanaya.
" baiklah ayo kita masuk "
uxap cia sambil mengendong hanaya menuju kedalam rumah.
di sisi lain di kediaman keluarga untoro sedang heboh dengan pertengkaran raka dan milka, membuat ayah voll dan ibu tiri nya hanya bisa diam tanpa ingin ikut campur dalam masalah kehidupan rumah tangga anak mereka .
" mas kenapa sejak tadi kamu mendiamkan aku "
ucap milka dengan sedikit emosi karena raka sama sekali tidak memperdulikan nya setelah kejadian tadi siang di kantor .
" mas... kamu ini kenapa ? apa kamu masih ingin kembali dengan voll ?"
ucap milka dengan kesal
" milka aku bosan dengan semua sifat mu yang selalu saja egois dan bertindak tanpa berfikir panjang "
ucap raka kepada milka.
" apa maksud mu mas ? bila dia tidak menghina ku aku tidak akan melakukan hal itu "
ucap milka mencoba membela diri nya
" milka kita sudah lama tinggal bersama, dari awal sampai sekarang kamu selalu mementingkan diri mu sendiri, tidak ingin mendengar perkataan orang, dan satu lagi semua yang di katakan voll itu benar dan tidak ada yang salah "
ucap raka kepada milka membuat milka terdiam mendengar semua ucapan suami nya
" jadi inti masalah nya kamu ingin kembali bersama nya ?"
ucap milka dengan emosi
" bila kamu seperti ini jangan salah kan aku mencari penganti mu "
uxap raka dengan kesal pula dan berlalu pergi meningalkan milka yang sedang mengamuk
__ADS_1
" raka... ingat aku masih memegang senjata untuk me jatuhkan mu , aku akan menyebar luaskan semua hal yang kita lakukan malam itu "
ucap milka sambil berteriak kepada raka yang sudah berlalu pergi.
dia tidak tahu bahwa bila perbuatan mereka berdua tersebarluas akan menjatuhkan nama baik mereka berdua sekaligus berisiko di perusahaan mereka berdua.
disaat raka dan milka bertengkar sangat berbeda dengan orion dan cia hubungan mereka semakin hari semakin membaik semenjak ulang tahun hanaya orion kembali seperti sediakala selalu memiliki waktu menghubungi cia atau hanaya hanya untuk bertukar cerita tentang kegiatan putri mereka.
selama beberapa bulan kedepan cia memiliki waktu leluasa menjalankan rencana nya merebut kembali hak diri nya dan voll, dan dia juga lebih leluasa pergi tampa sepengehuan orion karena mendapat temeng dari kedua mertua nya serta kali ini orion berada di luar negeri akan sedikit lama.
cia berencana memberi tahu orion apa yang di lakukan setelah dia berhasil mendapatkan hak nya dan dia akan meminta izin kepada orion untuk membawa hanaya kekantor bersama nya, jujur cia lebih tenang bila hanaya ada di sisi nya dari pada bersama baby sister dan pengawal yang selalu berada di sekeliling hanaya .
malam ini setelah jam makan malam cia dan hanaya bersiap didepan laptop menunggu pangilan vc dari orion yang selalu menghubungi mereka karena perbedaan waktu yang cukup lama antara indonesia dan belanda.
" hai ... sayang .... "
ucap orion kepada hanaya yang mana saat itu hanaya lah yang mengankat pangilan nya.
" hai papa.... "
ucap hanaya menjawab sapaan orion.
anak dan ayah itu asik bercerita tentang keseharian mereka, dan cia hanya melihat pemandangan itu dari kejauhan karena dia sedang memeriksa perkerjaan nya yang sudah mulai masuk tadi siang.
setelah asik bercerita orion yang tidak melihat tanda - tanda kehadiran cia pun bertanya kepada hanaya kemana sang istri.
" hanaya kenama mama mu ?"
ucap orion bertanya kepada anak nya
ucap hanaya dengan santai memberitahu ayah nya bahwa sang ibu sedang berkerja.
" berkerja ?"
ucap orion kembali bertanya dengan heran, belum sempat hanaya menjawab pertanyaan sang ayah ibu nya telah bergabung dengan mereka berdua
" hai papa... "
ucap cia menyapa orion dengan senyuman cantik nya.
" dari mana saja ma, kenapa baru terlihat ?"
ucap orion kepada cia
" ada sedikit perkerjaan "
ucap cia sambil tersenyum
" apa yang kamu kerjakan ?"
ucap orion dengan santai
" hanya membaca resep kue dan masakan baru "
ucap cia dengan santai
__ADS_1
" kamu belajar masak ?"
ucap orion
" iya... hanya melihat resep di internet "
ucap cia kembali
" baiklah aku akan mencoba nya saat pulang nanti "
ucap orion dengan santai membuat hanaya tersenyum bahagia mendengar papa nya akan kembali
" kapan papa pulang ?, apa kali ini papa akan memberi aya adik ?"
ucap hanaya kembali bertanya kepada orion dan pertanyaan nya sekalu seputar adik kepada orion.
" belum pasti kapan sayang yang pasti nya saat semua perkerjaan papa selesai "
ucap orion memberitahu kepada hanaya.
" pa... jangan lama - lama aya sudah ingin adik , karena teman - teman hanaya sudah memiliki adik atau kalau tidak mereka memiliki kakak "
ucap hanaya dengan santai dia bicara tanpa di ajari siapaun.
" baiklah ... saat semua perkerjaan papa selesai ya "
ucap orion berjaji kepada putri nya dan cia hanya diam tanpa berkata apa pun
" ya sudah sebaik nya hanaya tidur dan jangan lupa baca doa "
ucap orion memberi tahu kepada putri nya segera tidur dia sudah tidak ingin berdebat dengan hanaya tentang kapan dia memberikan adik kepada hanaya
" oke papa "
ucap hanaya dengan tersenyum membuat semua orang gemas kepada nya .
pangilan itu pun berakhir cia dan hanaya bersiap - siap kembali tidur karena waktu sudah menunjukan jam 9 malam, namun tidak untuk orion di tempat nya berada waktu baru menunjukan sore hari.
orion yang curiga dengan perkataan dan gerak gerik cia pun langsung meminta salah satu orang kepercayaan nya menyelidiki apa saja yang di lakukan cia akhir - akhir ini.
" keruangan ku sekarang juga "
ucap orion menghubungi seseorang dan tidak lama kemudia pria tinggi besar masuk kedalan ruang kerja orion
" ada apa tuan menghubungi saya ?"
ucap pria itu yang tidak lain seketaris sekaligus kaki tangan orion
" selidiki apa saja yang di lakukan istri ku selama kepergian ku "
ucap orion dengan wajah dingin dan tatapan membunuh nya
" siap tuan "
ucap pria itu.
__ADS_1