Lentera Volleta

Lentera Volleta
voll 13


__ADS_3

Waktu terus berlalu jam pun sudah menunjuk tepat jam 5 subuh voll baru saja terjaga dari tidur nya dan membuka mata nya mencari sosok pria dingin yang telah menjadi suami nya, namun pria itu belum pulang.


"Apa kamu masih marah ?"


Tanya voll dalam hati.


Voll yang sudah terbisa bangun subuh pun pergi kekamar mandi untuk membersihkan diri dan bersiap melakukan rutinitas nya yang diawali dengan solad subuh.


Jam sudah menunjukan jam 6 pagi voll sudah selesai menyiapkan sarapan untuk suami nya tanpa dia kehatui suami nya tidak pulang kerumah dan tidur dengan wanita lain.


Semua pelayan hanya diam tanpa ada yang berani memberi tahu voll bahwa Orion tidak berada dirumah, Karena voll tidak menanyakan keberadan Orion.


"Pak budi saya harus pergi berkerja nanti tolong sampaikan ke Orion saya berangkat pagi sekali untuk mampir ke apartermen saya mengambil seragam kerja saya terlebih dahulu. "


Ucap voll kepada kepala asisten dirumah Orion sambil menuruni anak tangga dirumah itu.


"Baik nyonya saya akan sampai kan ketuan. "


Ucap pak budi.


Berselang satu jam setelah kepergian voll Orion pun kembali kerumah mewah nya dan disambut oleh pak budi.


"Pagi tuan, "


ucap pak budi.


" Dimana dia ?"


ucap Orion

__ADS_1


" Nyonya Sudan pergi berkerja dan dia juga sudah menyiapkan sarapan untuk tuan "


Ucap pak budi.


Namun Orion hanya diam dan melangkah kan kaki menaiki anak tangga satu persaru yang membawa dia kekamar nya.


Disaat Orion masuk kedalam kamar dia lansung mencium wangi parfun voll yang masih tercium seakan gadis itu ada disana.


" Kamu selalu membuat ku serbah salah "


Ucap Orion sambil melangkah kan kakinya kedalam kamar mandi.


setelah mandi dia pun menuju ruangan tempat baju dan disana sudah tersedia baju untuk Orion kenakan yang disiapkan voll Sebelun dia pergi.


" Apa kamu merasa bersalah ? Aku akan menghukum mu dengan cara mendiami mu. "


Ucap Orion didalam hati.


Waktu berlalu seperti biasa voll sibuk dengan perkerjaan nya, berbanding terbalik dengan Orion yang mana saat ini dia bermalas-malasan sedang terbaring di ruanggan kecil nan mewah dibalik meja kerjanya menunda jam pulang kantor yang sedari tadi sudah usai .


"Ah... Kenapa aku tidak bisa memuas kan hasrat ku ? Kenapa aku selalu melihat bayangan mu,? Disaat bersama wanita lain "


Ucap Orion sambil melihat foto-foto voll di medsos voll


Orion saat ini sangat frustasi karena semalam dia tidak dapat memuaskan hasrat nya dia selalu terbayang wajah voll, dia dan wanita cantik itu tidak melakukan apa pun karena teringat akan wajah voll.


" Apa harus aku menghukum mu ?


Kenapa aku marah disaat kamu inggin pergi dari ku ?"

__ADS_1


Aaaasss...ucap Orion sambil menggusar rambut nya. Tidak berapa lama terdenggar suara iksan memangil Orion


" Kak... Kakak... "


Triak iksan


" Hai anak manja kenapa berteriak aku belum tuli. "


Ucap Orion keluar dari ruangan dibalik meja kerja nya.


"Gawat ibu saat ini sudah sampai dikediaman mu dan ibu sudah bertemu kakak ipar"


ucap iksan dengan antusias.


"Apa maksud mu ? Bukan nya ibu akan pulang satu minggu lagi ?"


Ucap Orion sambil mengambil jas nya


"Iya tapi ibu sudah pulang lebih awal dari jadwal nya, Karena mendengar kakak ipar sudah ada dirumah mu! "


Ucap iksan.


"Baik lah aku akan segera pulang, semua nya ku serah kan kepada mu. "


Ucap Orion sambil berjalan keluar menepuk pundak sang adik.


" Selalu saja... Aku,,,


aku juga rindu ibu Kak. "

__ADS_1


Ucap iksan mendumal sambil tersenyum



__ADS_2