
7 bulan berlalu kehidupan rumah tangga voll semakin bahagia dia memiliki kembali keluara utuh walau itu dari keluarga sang suami, voll sanagat menikmati hari - hari nya menjadi nyonya muda adaredl,
Orion yang terbilang dingin kini menjadi pria romantis tidak kalah dengan sang ayah yang memperlakukan ibu nya bak seorang ratu, begitu pun orion memperlakukan voll.
Kehidupan nyaman dang tenang di miliki keluarga itu, setelah mendengar voll sedang mengandung semua keluarga adaredl menyambut bahagia dan mereka mulai meninggalkan bisnis terlarang secara perlahan.
Orion lebih memilih membesarkan bisnis nya dari pada menjalankan dunia kelam itu semata - mata untuk menjadi lebih baik dan demi anak yang akan terlahir didunia, dia ingin memberi kehidupan nyaman untuk calon putri mereka .
Dia ingin memberi kehidupan seperti orang tua yang lain tanpa takut bayang - banyang kelam akan mengintai anak naya nanti.
Namun rencana tinggal rencana keinginan orion tidak di dengar tuhan,malang nasip volleta saat usia kandungan nya tujuh bulan dia harus bertaruh nyawa demi menyelamat kan baby nya .
Voll di culik oleh saingan bisnis orion yang ingin menguasai daerah kekuasaan orion dia memanfaatkan sang istri yang sedang mengandung calon penerus keluarga aderedl, mereka tidak segan - segan menyiksa voll dan membiarkan voll dehidrasi dan di sekap di dalam gudang gelap dan pengap.
Pagi itu pagi yang sangat indah orion dan voll baru saja berkeliling taman di dalam kediaman nya, mengingat hal itu terbaik untuk ibu hamil yang sudah mendekati waktu melahirkan kini usia kandungan voll sudah memasuki usia kandungan tujuh bulan.
Orion semakin menjadi ayah dan suami siaga, ibu mertua nya juga semakin telaten dengan voll, dia sudah tidak sabar menanti kelahiran cucu pertama di keluarga mereka terlebih lagi baby itu akan terlahir perempuan
Ibu dan ayah orion sudah lama menunggu kehadiran anak perempuan di keluarga mereka dan sekarang akan hadir menjadi cucu pertama. mereka sangat heboh tidak sabar menanti kelahiran anak voll dan orion
" Mas ... Nanti siang aku dan ibu akan pergi kemall kami ingin mencari perlengkapan baby "
Ucap voll sambil memasang dari sang suami yang kini sudah tampil rapi
" Apa tidak kecepatan ?"
Ucap orion
" tidak apa- apa mas kehamilan ku juga sebentar lagi memasuki usia delapan bulan "
Ucap voll
" baillah tapi di kawal ya ... !"
Ucap orion dia sekarang menjadi paranoit semenjak mengetahui voll hamil dia takut terjadi sesuatu kepada anak dan istri nya
" terserah mas aja, lagian juga aku pergi sama ibu juga "
Ucap voll
" aku hanya ingin yang terbaik sayang untuk kalian berdua "
Ucap orion sambil berlutut mencium perut buncit voll
" sayang jangan nakal ya !"
Ucap orion mengelus perut buncit voll
__ADS_1
" iya papa "
Ucap voll memangil orion dengan sebutan papa meniru ucapan anak kecil
" baikla sampai jumpa nanti sore ya "
Ucap orion setelah mencium pucuk kepala voll dan berlalu pergi menuju kantor
Tiga jam berlalu voll sudah tampil cantik dengan tas sandang kecil dia sudah berada di mall bersama ibu mertua nya, dia mencari perlengkapan baby nya bersama sang ibu tanpa mereka sadari pengawal yang mengawal mereka sudah berganti dengan orang lain yang siap membawa voll pergi.
' Voll bagai mana yang ini kamu suka tidak ?"
Ucap ibu mertua nya
" cantik bu voll suka "
Ucap voll menyukai pilihan mertua nya dia dan ibu mertua nya memiliki selera yang sama.
Voll membeli semua perlengkapan baby dan berakhir saat mereka kelelahan dan beristirahat di sebuah restoran yang berada di mall tempat mereka belanja
" .voll makan yang nanyak biar kamu dan cucu ibu sehat"
Ucap ibu orion
" iya bu voll jamin kami berdua akan sehat dan selamat saat melahirkan nanti "
Ucap voll dengan keyakinan
Ucap ibu orion dengan semangat
" ah..tidak- tidak biar ibu dan ayah mu yang membesarkan mereka kamu dan orion bertugas membuat nya saja "
Ucap ibu orion dengan semangat
" ibu ini ada - ada saja "
Ucap voll tersenyum malu didepan mertua nya
" iya voll ibu tidak akan apa- apa merawat anak kalian, ibu malah bahagia di hati tua kami ditemani cucu- cucu yang cantik dan tampan "
Ucap ibu orion
" berdoa saja kita semoga aku bisa mengandung anak - anak mas orion "
Ucap voll
" amin .... "
__ADS_1
Ucap ibu orion
" bu voll sudah kenyak dan lelah apa kita bisa langsung pulang ?"
Ucap voll bertanya
" baiklah ayo kita pulang ibu tidak ingin cucu dan anak menantu ibu kelelahan "
Ucap ibu orion bersiap - siap dan meminta bil
" bu... Voll pamit ketoilet dulu ya, mau pipis "
Ucap voll yang saat ini sudah tidak bisa menaham pipis nya,
Ya semenjak hamil besar vo sering kali buang air kecil dan kata dokter itu tidak apa - apa untuk ibu hamil ,itu hal wajar di kehamilan yang sedang di lewati voll saat ini
" Baillah hati - hati ibu tunggu di sini "
Ucap ibu orion
"voll apa mau ibu temani ?"
Ucap ibu nya lagi sebelum voll berdiri
" tidak usah bu, voll berani kok "
Ucap voll berlalu pergi
Voll sama sekali tidak tahu semua gerak gerik nya di awasi oleh seseorang dan saat voll keluar dari toilet langsung di bekap seseorang dan membawa nya pergi meningalkan sang ibu ketempat yang sudah mereka rencanakan
Ibu orion yang curiga akan menantu kesayangan nya pun menyusul voll dan benar saja dia kehilangan anak menantu nya dan di dalam toilet terlulis kata
" susul istri mu dan serahkan semua nya kepada ku "
Ucap orang yang membawa voll kabur
Ibu oriom yang melihat kata itu pun langsung menghubungi orion dan memberikabar voll hilang dan dia tidak lupa mengiri foto ucapan yang terlulis di kaca kamar mandi
" Bang*at ..... Siapa yang berani mencari masalah dengan ku "
Ucap orion dengan wajah dan emosi yang membara karena ada orang yang berani bermain api dengan nya
.
.
.
__ADS_1
.
.