Lentera Volleta

Lentera Volleta
eps 46


__ADS_3

pagi itu semua pegawai di perusahaan milik wahyu untoro sedang sibuk mengadakan rapat penting pemegang saham, yang mana saat itu berita tentang tuan untoro sakit parah sedang gencar di bicarakan dikalangan pemegang saham dan para pegawai.


semua orang tahu perusahaan itu kini di kelolah oleh istri dan anak kedua nya, disaat genting seperti ini cia masuk sebagai bom atom untuk menghancurkan rencan licik dari dua ular itu.


terlihat jelas mobil sedan mewah berhenti di depan lobi perusahaan untoro semua mata pegawai tertuju kepada seorang wanita cantik yang baru saja turun dan masuk menuju kantor dan dengan senyuman rama pria tampan sedang menyambut kedatangan nya yang tidak lain adalah seketaris voll yang sudah di siapkan oleh raka yang tidak lain orang kepercayaan tuan untoro.


" selamat datang nona volleta "


ucap pria itu yang tertulis jelas naman nya novri.


" terimakasih pak novri "


ucap cia dengan senyuman menawan nya


" mari nona saya antar anda menuju ruang rapat yang sedang berlangsung "


ucap seketaris itu


dengan angun cia berjalan menuju ruang rapat membuat semua yang berada di ruang rapat itu tersenyum hanya dua diantar sekian banyak orang disana yang terkejut atas kedatangan cia, kalian semua bisa menebak bagai mana raut wajah milkan dan malan ibu dan sodara tiri voll dan cia dia sangat shok melihat voll berdiri di hadapan mereka.


" pagi semua maaf saya terlambat bisa kita lanjutkan persentase nya ?"


ucap cia dengan gaya bicaya voll


" pagi.. nona voll "


ucap semua orang yang berada di dalam ruang rapat.


" tunggu dulu, bagai mana bisa orang asing ini masuk kedalam rapat penting seperti ini ?"


ucap milka sodara tiri voll


" orang asing ? " ucap voll dengan santai sambil berdiri di hadapan ibu tiri dan sodara nya


" apa anda hilang ingatan milka ? "


ucap voll dengan sombong


" maaf kepada semua hadirin terhormat, baik lah yang belum mengenal atau lupa siapa saya, saya akan memperkenalkan diri "


ucap voll dengan santai.


" saya putri tunggal tuan wahyu untoro dan nyonya maharani untoro pemilik perusahaan untoro,kedatangan saya hari ini untuk mengambil alih semua perkerjaan ayah saya yang sudah lama di ambil alih oleh istri kedua dan anak istri kedua nya, dan untuk memperjelas lagi saya adalah pewaris sah perusahaan untoro "


ucap voll dengan santai di depan para pemegang saham membuat ibu dan sodara tiri nya kesal


" kemana saja kamu ? kenapa kamu baru muncul disaat semua orang sedang membicarakan ahli waris ?"

__ADS_1


ucap milka sodara tiri voll dan cia


" kemana saya ? kamu tahu betul kenapa saya pergi bukan ? apa perlu saya memberi tahu alasan saya pergi ? "


ucap voll dengan nada sedikit tinggi membuat milka bertambah emosi dan disaat dia ingin kembali bicara langsung di tahan oleh sang ibu.


mala dan milka benar - benar menahan emosi yang ada di hati mereka, karena tidak bisa melawan voll di depan semua orang bagaimana pun itu akan mempermalukan dia dan anak nya


" milka sudah cobalah untuk tenang, kita lanjutkan miting nya dan masalah keluarga di bicarakan kembali di rumah "


ucap mala dengan sangat berwibawa dia tidak ingin harga diri nya di pandang rendah di hadapan semua pemegang saham.


miting itu pun berjalan dengan sangat lancar, setelah miting selesai voll langsung menuju rungan ceo yang tidak lain adalah ruangan ayah voll yang menjabat sebagai pemilik perusahaan, milka yang tidak terima langsung pergi menghampiri voll yang saat itu sedang duduk di kursi kebesaran sang ayah.


" voll berani - berani nya kamu datang setelah lama menghilang !"


ucap milka dengan emosi yang begitu membara.


" apa kamu tidak punya sopan santun, ketuklah pintu sebelum masuk kedalam ruangan seseorang ?"


ucap voll dengan lembut


" apa kata mu ?"


ucap milka tersulut emosi dan langsung menghampiri voll dia dengan sengaja menampar pipi voll, voll yang tidak terima langsung membalas milka dan terjadilah perkelahian antara dua wanita cantik dengan sigap mala dan seketaris voll yang mengetahui permasalahan itu langsung melerai perkelahian


ucap mala berteriak memanggil nama anak nya


" mama... "


ucap milka sambil melepas jambakan rambut vol sedangkan voll yang tidak terima dengan kasar menarik kembali rambut milka


" ibu mala bisa anda mengajari putri anda ini sopan santun ?"


ucap voll dengan sinis.


" sudah cukup saya mengalah selama ini, tapi tidak dengan apa yang akan kalian lakukan kali ini "


ucap voll dengan nada menyindir.


" apa maksutmu ****** "


ucap milka kembali emosi, dia sungguh tidak dapat menahan emosi nya kepada voll.


" apa yang kamu katakan ? apa itu tidak salah bukan kah kamu yang merebut kekasih ku ?"


ucap voll kembali membuat milka kesal.

__ADS_1


" kamu... "


ucap milka dan langsung di tahan oleh ibu nya


" semua yang aku katakan benar, kamu sengaja menjebak suami mu atau mantan kekasih ku membuat kamu hamil terlebih dahu bukan "


ucap voll kembali yang mana benar - benar membuat milka kesal dan kembali ingin menamar voll namun kali ini gagal karena raka menahan tangan milka.


" kenapa kamu marah ? apa tidak bisa bicara dengan kepala dingin "


ucap raka kepada milka terdiam, pria yang sedang di bicarakan oleh voll dan milka datang tepat pada waktu.


" sayang kamu kembali ?"


ucap milka langsung merubah mut nya di hadapan sang suami.


" iya... aku mendapat laporan kamu membuat masalah kembali "


ucap raka dengan wajah kesal kepada istri nya


" tuan raka yang terhormat, bisa kah anda mengajari istri anda sopan santun ?"


ucap voll dengan nada tinggi dan menyindir harga diri raka dan milka .


" karena istri anda tidak mencerminkan sifat baik sedikit pun sebagai keluarga atmajaya yang penuh kesopanan "


ucap voll kembali


" maaf atas ketidak nyamanan nya, saya berjanji akan membuat istri saya kapok dan tidak mengulangi sikap nya yang seperti ini "


ucap raka meminta maaf dan berlalu pergi membawa milka meninggalkan ruangan voll dan yang tersisa hanya ibu milka yang tidak lain mala.


" voll kembalilah kerumah, saya dan papa mu menunggu mu dirumah "


ucap mala kepada voll


" lihat nanti karena saya masih sangat sibuk "


ucap voll dengan santai dan mala punberlalu pergi meninggalkan ruangan voll.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2