Lentera Volleta

Lentera Volleta
eps 54


__ADS_3

1


Di sisi lain tempat orion baru saja menyelesaikan perkerjaan nya namun yang di tunggu sejak tadi belum kunjung tiba atau sekedar mengirim satu pesan bahwa dia sedang sibuk dan tidak bisa memenuhi janji kepada orion, dan dengan sedikit kesal dia menghubungi orang tersebut yang tidak lain istri


nakal nya.


berulang kali dia mencoba menghubungi cia namun berulang kali pula dia kecewa karena tidak mendapat jawaban dari istri cantik.


" kemana kamu mama hanaya ?"


ucap orion dengan kesal sendiri namun tetap mencoba menghubungi cia.


saat orion mengupat tiba - tiba saja pangilan itu tersambung membuat orion langsung mengeluarkan kemurkaan nya


" kamu dimana ? apa kamu mau membuat suami mu kelaparan karena menunggu mu ? apa kamu lupa dengan janji mu sendiri ? "


ucap orion dengan tegas dan pasti suara dingin nya


" maaf... saat ini nona voll sedang berada di rumah sakit "


ucap seseorang pria menjawab pertanyaan orion dia adalah rekan kerja voll yang tidak lain firman yang di curigi milka sebagai kekasih voll dan ayah dari bayi yang di kandung oleh voll.


" di rumah sakit mana ?"


ucap orion bertanya


" dirumah sakit jakarta medical "


ucap firman memberi tahu tempat voll dirawat saat ini


" baiklah saya akan kesana "


ucap orion dan langsung mematikan sepihak sambungan telepon .


firma yang menjawab pangilan dari orion sempat binggu karena pria yang menghubungi voll berkata


" apa kamu mau membuat suami mu kelaparan karena menunggu mu ?"


dia pun mengambil kesimpulan apa mungkin pria yang menghubungi voll baruaan adalah pria yang bertanggung jawab atas kehamilan voll dan apa mungkin pria itu juga yang sempat dia lihat di paris beberala waktu lalu saat mereka bertemu


" apa dia pria yang bersama voll pergi berlibur ?"


ucap firman di dalam hati dan dia juga merasa sangat tidak asing dengan suara pria itu seperti pernah mendengar nya.


orion yang panik akan kondisi sang istri langsung menuju alamat rumah sakit yang baru saja di beri tahu seorang pria yang berani mengankat ponsel sang istri.


" sayang tunggu aku "


ucap orion dengan panik dia langsung menuju tempat voll dirawat


beberapa waktu berlalu saat ini orion baru saja tiba dan dia langsung menuju kamar tempat cia di rawat dan langsung membuat dia terbakar api cemburu karena cia bersama pria lain yang tidak lain firman pria muda salah satu pemilik Perusahaan ternama di jakarta.


" anda ? apa anda kekasih voll ?"


ucap firman saat pertama kali melihat orion masuk kedalan ruang rawat voll, dia cukup kaget melihat orion berkunjung kedalam ruang rawat voll namun orion sama sekali tidak menjawab pertanyaan firman dia berlalu menuju voll yang masih belum sadar.


" saya tidak perlu menjawab pertanyaan anda, anda pasti bisa menyimpulkan semua dari ucapan saya "


ucap orion dengan santai


" setahu saya tuan muda dari keluarga adareld sangat banyak di kelilingi wanita cantik dan besar kemungkinan saya salah "


ucap firman


menjawab perkataan orion


" apa tuan muda satu ini ingin ikut campur dalam permasalahan orang lain ?"


ucap orion dengan santai.


" saya hanya tidak ingin wanita cantik seperti voll terjebak di pelukan pria seperti anda "

__ADS_1


ucap firman dengan santai


" jaga ucapan mu "


ucap orion


" apa perkataan ku salah, selama ini anda memang terkenal tuan muda yang senang berganti - ganti pasangan "


ucap firman


" apa kamu masih merasa tidak terima atas masa lalu ?"


ucap orion dengan santai


" masa lalu biarlah berlalu, yang saat ini ku pastikan kamu tidak bisa mengambil nya dari ku "


ucap firman kepada orion dengan percaya diri nya bahwa bisa mendapatkan voll


" kenapa kamu terlalu yakin ?"


ucap orion


" karena aku tahu kamu pria yang tidak ingin berkomitmen, terlebih lagi bertanggung jawab atas perbuatan mu "


ucap firman


" jaga ucapan mu "


ucap orion


" semua wanita yang bersama mu, tidak kamu izinkan merawat benih mu "


ucap firman


" karena mereka semua tidak pantas "


ucap orion dengan santai


" lalu apa voll akan kamu campakan seperti itu ?"


" untuk kali ini aku dengan senang hati menerima nya karena dia wanita istimewa yang pernah aku temui "


ucap firman kembali sebelum dia pergi meninggalkan orion yang tampak emosi


" jangan terlalu yakin, karena aku tidak akan pernah melepaskan miliku "


ucap orion kepada firman yang saat itu sudah melangkah kedepan pintu keluar kamar rawat voll


" kita lihat saja nanti "


ucap firman berlalu pergi meninggalkan orion dan voll yang masih terejam.


" aku tidak akan melepaskan istri ku untuk pria lain "


ucap orion dengan kesal namun sebisa mungkin dia menahan emosi nya karena saat ini voll masih terbaring lemah.


beberapa saat kemudian asistem pribadi orion datang membawa hasil pemeriksaan voll, betapa bahagia nya orion disaat membaca surat keterangan dari dokter yang menyatakan saat ini voll sedang mengandung dan usia bayi nya sudah dua bulan .


" terimakasih yaa allah aku dipercaya kembali menjadi seorang ayah dan aku janji kali ini akan menjaga mereka semua dan tidak akan kembali kehilangan "


ucal orion di dalam hati sambil melihat wajah cia yang terlihat sanggat pucat.


dua minggu berlalu sejak kepulangan cia dari rumah sakit dan saat ini berada di kediaman keluarga adareld bersama keluarga besar sang suami, tidak lupa suami tampan nya kini sangat lah protektif kepada cia dia tidak membiarkan cia kemana pun bahkan dia meminta semua asisten mengus keperluan hanaya dan tidak memperbolehkan voll berdiri dari tempat tidur.


pagi- pagi sekali orion sudah siap dengan pakaian rapi dia harus menghadiri rapat penting pemegang saham di luar negeri yang kali ini tidak dapat dia hindari.


" mas... apa kepergian mu kali ini akan lama ?"


ucap cia bertanya kepada orion


" hem ... bisa jadi, karena saya akan sekalian berkunjung keperusahaan yang berada di korea "

__ADS_1


ucap orion memberi tahu cia dia akan pergi bebeapa hari


" apa kamu akan menemui salah satu kekasih mu ?"


ucap cia dengan sepontan padahal dia tidak pernah bertanya seperti itu sebelum nya kelada sang suami


" itu tidak akan terjadi sayang "


ucap orion kepada cia yang mana saat itu sedang memasangkan ny dasi .


" karena kamu dan anak - anak kita hal terenting saat ini "


ucap orion sambil memeluk cia


" apa kamu yakin ?"


ucap cia kembali


" aku yakin, karena kalian hal terutana untuk ku "


ucap orion sambil tersenyum ruoawan di depan cia.


" baiklah aku perca itu "


ucap cia kembali sambil memeluk tubuh sang suami.


" mas ada sesuatu hal yang ingin aku sampaikan "


ucap cia sambil tersenyum cantik


" apa itu ?"


ucap orion


" aku ingin kembali berkerja "


ucap cia dengan sedikit ragu


" apa kamu yakin ?"


ucal orion kembali


" aku sangat yakin mas, terlebih lagi dokter mengatakan bahwa aku dan baby sangat sehat sudah dapat beraktifitas seperti biasa nya "


ucap cia


" baiklah kali ini kamu harus mebawa pengawal bersama mu, aku tidak ingin terjadi seperti kemarin "


ucap orion kepada cia


" apa mas yakin ? mana mungkin aku membawa pengawal kemana pun aku pergi "


ucap cia sedikit kesal kepada sang suami


" pilihan ada di kamu, mau kembali berkerja harus mengikuti sarat dari ku "


ucap orion kepada cia


" baiklah ... aku akan membawa satu pengawal bersama ku, tapi pengawal nya harus wanita "


ucap cia meminta kepada sng suami memberikan dia pengawal seorang wanita agar tidak mencolok saat di lihat orang nanti.


" oke ...


nanti siang akan ku kirim kan pengawal cantik untuk mu "


ucap orion


" terimakasih papa "


ucap cia sambil memberi kecupan di pipi orion

__ADS_1


" dasar nakal, sudah tahu aku akan berangkat masih saja ingin mengoda ku "


ucap orion sambil mencubit hidung cia dan cia hanya tersenyum cantik.


__ADS_2