
Setelah sarapan pagi selesai voll dan orion langsung bersiap meninggalkan kediama mereka menuju kantor mereka masing - masing, tidak terkecuali dengan iksan dia juga pergi namun tidak ikut bersama orion dan voll dia lebih memilih mengendarai mobil nya sendiri
" ibu ,ayah voll pamit "
Ucap voll dengan lembut sambil mencium kedua tangan mertua nya
" iya sayang... Jangan terlalu lelah "
Ucap ibu Orion
" iya bu... "
Ucap voll
" Orion kamu jangan lupa ajak menantu cantik ku makan siang "
Ucap ayah orion sambil memeluk ibu nya
" ehm... Tentu "
Ucap orion sangat irit bicara
" Hati - hati "
Ucap ibu Orion
" iya ibu Assalamulaikum "
Ucap voll sebelum mobil yang di kendarai Orion malaju
" Waalaikumsalam "
Ucap serentak ayah dan ibu Orion
Setelah mobil Orion dan voll tidak terligat ibu dan ayah Orion kembali masuk kedalam rumah dan melanjudkan pembicaraan mereka dan ternyata pembicaraan mereka tidak luput dari Orion dan voll
" Sayang bagai mana bisnis kita apa berjalan lancar ?"
Ucap ibu Orion
" ya semua nya sudah terhendel dengan orang kepercayaa "
Ucap ayah Orion sambil membaca koran
" sayang aku sangat bahagia "
Ucap ibu Orion sambil duduk di dekat ayah Orion
" kenapa ?"
Ucap singkat tuan adareld
" tadi aku tanpa sengaja melihat heler voll ada tanda dan besar kemungkinan dia akan segera hamil "
__ADS_1
Ucap ibu orion dengan antusias
" kita doa kan saja, semoga keinginan mu tercapai "
Ucap ayah Orion
" keinginan ku, jadi kamu tidak menginginkan Orion memiliki anak ?"
Ucap ibu Orion merajuk dan terpaksa ayah Orion menyelesaikan acara baca koran nya untuk membujuk istri tercinta nya agar dia mendapat kan jatah nya.
" siapa bilang Aku tidak ingin cucu... ?"
Ucap tuan adareld
"kamu tadi ! "
Ucap ibu Orion
" aku itu selalu menanti mereka berdua memiliki keluarga bahagia dan memenuhi kehidupan kita dengan suara tawa dan tangis anak-anak mereka, tapi aku tidak ingin memaksa itu karena manusia hanya bisa berencana dan tuhan mengabul kan "
Ucap tuan adareld.
" Iya kan sayang "
Ucap tuan adareld sambil memeluk istri nya dan saat ingin mencium sang istri tiba - tiba saja iksan datang dan mengangu dengan teriakan nya
" ibu... Ayah... Aku masih disini... "
Ucap iksan tanpa malu menggagal kan niat ayah nya
Ucap nonya adareld
" belum... "
Ucap iksan tersenyum dan menghampri kedua orang tua nya
" ayah... Ibu... Malam nanti ican gak pulang, ican ada perkerjaan di luat kota "
Ucap iksan sambil duduk di tengah - tengah ayah dan ibu nya tanpa rasa malu
" iksan.. Kamu sudah dewasa kenapa masih seperti ini? "
Ucap ibu nya
" hanya ingin bersama untuk sesaat, Karena untuk satu mingggu kedepan tidak bisa bertemu dan merasakan hanyat saat bersama ayah dan ibu "
Ucap iksan Sambil tersenyum bahagia
" sayang bagai mana kamu mendidik nya kenapa anak satu ini manja sekali bila di rumah dan menjadi pria nakal di luar "
Ucap tuan adareld tanpa marah melihat tingkah anak bungsu nya
" Dia anak baik sayang, lihat lah dia sudah tumbuh menjadi pria tampan seperti mu "
__ADS_1
Ucap nyonya adareld
" terimaksih ibu... "
Ucap iksan sambil mencium pipi ibu nya
" sampai jumpa Ayah ibu "
Ucap iksan sambil berdiri dan tersenyum tampan
" iya hati - hati sanyang !"
Ucap nyonya adareld
" iya ibu, dan satu lagi jangan disini di dalam kamar saja "
Ucap iksan Tampa takut dengan ayah dan ibu nya
" anak nakal sudah mengangu acara ku, masih ingin mengoda"
Ucap tuan adareld sambil tersenyum melempar koran nya
" maaf ayah... "
Ucap iksan berlari menuju pintu keluar
" sayang kanapa kita memiliki dua putra yang memiliki sifat bertolak belakang ?"
Ucap tuan adareld sambil melipat tangan nya
" mungkin ini rencana tuhan untuk kita "
Ucap nyonya adareld
" sayang... Kita lanjuti yang tadi yuk... "
Ucap tuan adareld sambil mengedip kan mata nya dan me ngendong tubuh nyonya adareld yang sangat perfect
Aaahhh... Anak dan Ayah sama saja
Teriak nyonya adareld sambil mengalungkan tangan nya di leher tuan adareld
Tuan adareld sangat bahagia memiliki istri dan dua putra yang selalu membuat dia bahagia bila kumpul bersama dan melupakan ke ganasan nya saat memimpin geng nya, yang kini di turun kan kepada dua putra tampan nya.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.