
jeni benar - benar puas melihat cia ada di bawah kendali nya, terlebih lagi cia akan menderita dengan obat yang dia berikan, jeni sengaja memberi obat terlarang itu dia ingin melihat reaksi orion istri nya dalam kendali obat yang di legalkan nya.
" kirim vedio ini kepada pria baj*ngn itu, kita lihat bagai mana reaksi mereka "
ucap jeni dengan wajah puas setelah menyiksa cia
" oke bos "
ucap slah satu pria
" tapi ingat kirim vedio ini, saat kami sudah dalam penererbangan "
ucap jeni
sudah lebih dari 24 jam orion belum bisa mengetahui istri kesayangan nya berada di mana, semua clan dari jeni sudah di lacak namun mereka tidak menemukan apa pun, sampai di saat satu email masuk yang mengatakan
" istri mu bersama ku, kita lihat bagai mana reaksi obat ini terhadap istri mu "
itu yang tertulis jelas di dalam email yang di terima oleh orion
" jeni ku jamin kau akan mati bila bertemu dengan ku "
ucap orion dengan emosi yang mengebu saat melihat cia tidak berdaya
waktu terus berlalu akhir nya, orion berserta clan adareld menemukan titik terang dari keberadaan cia, yang mana salah satu anak buah jeni menjual gelang permata milik cia di toko periasan yang berada di kota c.
" tuan kami menemukan sinyal dari periasan nyonya "
ucap anak buah orion
" dimana ?"
ucap iksan
" di kota c "
ucap anak buah itu
" ayo kita bergegas kesana "
ucap orion.
dengan sangat hati- hati mereka menyelidiki semua nya, dan semua kerja keras mereka terbayar dengan hasil yang sangat sukses. clan adarel berhasil menemukan dimana jeni menyekap cia.
" bos.. selama beberapa hari ini, aku sudah menyelidiki mereka semua berada di getung tua yang sudah lama telantar di tepi hutan, dan jeni selalu datang di saat sore hari dan pergi di malam hari "
ucap anak buah adareld menyampaikan hasil pengintaiyan nya
" dan ternyata selama ini jeni berkerja sama dengan salah satu penyelundup barang yang berada di kota c yang berstatus kekasih jeni "
ucap anak buah adareld
" oke... siapkan seluruh pasukan, malam nanti kita akan bererang, bila di antara kalian belum siap untuk tidak kembali tetap berada di sini "
ucap orion dengan wajah dingin nya
kini tepat jam 8 malam orion bersama pasukan kusus sudah mengepung semua kawasan gedung tua yang dijadikan tempat persembunyian jeni. orion bersetra pasukan dengan sangat santai dan siap memburu clan jeni demi membebaskan cia, suara tempakan sangat terdengar jelas memecah kesunyian malam satu persatu dari anak buah jeni tumbang, orion dan iksan malam itu benar - benar berburu seperti singa kelapar.
sudah semua tempat di geledah clan adarel namun mereka tidak menemukan keberadaan cia , dan hanya satu tempat yang belum mereka geledah yaitu atap gedung tua tempat mereka berada
" lapor bos semua tempat sudah di geledah, kami tidak menemukan apa pun "
ucap pemimpin pasukan
__ADS_1
" oke siap menuju atap gedung dan rencana B "
ucap iksan
" kak semua tempat kosong, semua anak buah telah bergerak ke atas dan rencana B siap "
ucap iksan memberi tahu orion dan orion hanya diam dan berlalu pergi.
benar saja tebakan orion dan iksan, buruan mereka sudah berada di atap gedung dengan cia sebagai sandra nya.
" jeni..."
ucap orion dengan lantang memangil nama wanita yang pernah dia permainkan
" hahahahah.... akhir nya kamu datang "
ucap jeni sambil tertawa bahagia
" lepaskan istri ku "
ucap orion meminta jeni melepaskan cia
" oke... oke akan ku lepaskan, namun tidak semudah itu "
ucap jeni
" apa yang kamu ingin kan ?"
ucap orion dengan wajah dingin nya
" orion... kamu masih saja angkuh, bila sikap mu seperti ini aku lebih suka dia mati bersama ku "
ucap jeni dengan wajah bahagia melihat orion yang sedang emosi
ucap orion sambil mengacuhkan pistol yang berada di gengaman nya
" siahkan tempak aku, aku jamin dia kan mati bersama ku "
ucap jeni
" dasar wanita gila "
ucap iksan
" gila ... , hahahahaha... iya aku gila karena perbuatan kakak mu yang lebih memilik wanita murahan ini "
ucap jeni
" tutup mulut tak berguna mu itu, dia lebih baik dari mu "
ucap iksan
" wah... wah... ternyata kamu sangat menyukai kakak ipar mu, apa.... jangan - jangan kamu menyukai nya "
ucap jeni
'' kamu memang wanita gila, pantas kakak ku tidak menerima mu "
ucap iksan
" kamu... sama saja dengan kakak mu "
ucap jeni sambil tersenyum dan diam - diam menyuntikan kembali obat terlarang kedalam tubuh cia yang saat itu tidak berdaya duduk di atas kursi
__ADS_1
" semua bersiap "
ucap iksan meminta pasukan nya membunuh jeni dan orion hanya diam mengamati setiap pergerakan jeni.
" tuan muda adarel apa kamu lupa ? aku sudah memberi nyonya adareld obat dan penawar nya hanya ada dengan ku "
ucap jeni mengamcam iksan yang sudah meminta anak buah nya bersiap membunuh jeni.
" iksan tengangkan diri mu, kita tahu dia telah memberi voll obat dan kita tidak tahu apa yang dia rencanakan aku tidak ingin terjadi sesuatu kepada nya, anak - anak sangat membutuhkan voll "
ucap orion
" jeni.. lepaskan istri ku, aku akan menyerahkan nyawa ku kepada mu "
ucap orion dengan sangat tenang
" hahahaha..., tidak di sangka tuan adareld mengetahui apa yang aku inginkan "
ucap jeni sambil tersenyum puas
'' karena nyawa harus di balas nyawa "
ucap jeni kembali
" aku akan mengikuti keinginan mu "
ucap orion sebelum dia berjalan menuju jeni dia meminta semua anak buah menurunkan senjata mereka masing - masing
" kalian serahkan senjata kalian semua "
jangan samapai melukai istrinku, termasuk kamu iksan "
ucap orion memberi printah kepada iksan
" baiklah bila itu keputusan mu "
ucap iksan
semua senjata sudah di kumpulkan di dekat jeni, kini giliran orion menyerahkan diri nya kepeda jeni untuk menyelamatkan cia dari cengkeraman wanita gila yang pernah dia permainkan, orio. sadar semua kelakuan jeni saat ini imbas dari perlakuan nya di masa lalu dia mempermaikan hati jeni demi menjatuhkan clan ayah nya dan dengan tega mengugurkan calon baby yang tumbuh di rahim jeni.
" orion tidak ku sangka apa yang di katakan istri munafik mu benar, kamu menjadi suami dan ayah terbaik namun tidak terhadap aku dan anak ku "
ucap jeni kepada orion saat orion berjalan menuju nya dan dengan sengaja dia menembak salah satu tangan orion membuat orion terdiam sesaat dia merasakan betul kebencia jeni terhadap diri nya
" jeni itu semua salah ku, izin kan aku menebus nya, tapi tidak dengan cara menganiaya istri dan anak ku "
ucap orion sambil mencoba berjalan menuju jeni tanpa memperdulikan sakit dan cucuran darah yang mengalir dari balik jas nya
" kamu yang angkuh tidak ku sangka memiliki kelemahan "
ucap jeni dan kembali menembak salah satu kaki orion namun Orion masih berdiri dengan tegap menuju jeni.
jeni yang merasa sakit hati melihat orion yang rela mengorbankan nyawa nya untuk cia ,dia dengan sengaja memecahkan obat penawar untuk cia yang berada di gengaman nya.
dan tidak lama kemudia dia berkata
" tidak ku sangka dia sangat berharga untuk mu, kini nyawa mu tidak lagi berharga untuk ku, aku lebih ingin melihat kamu tersiksa melihat istri mu menderita akibat ulah mu sendiri "
ucap jeni sambil merebas obat yang berada di dalam gengaman nya dan mengacungkan pistol di kepala
" jeni jangan lakukan hal bodoh "
ucap orion namun belum selesai orion berkata jeni sudah menekan pelatuk pistol nya dan berakhir teragis
__ADS_1
semua clan adareld langsung bergerak melamatkan orion dan cia, menuju rumah sakit terdekat mengunakan helikopter.