
waktu terus berlalu harapan yang tidak pernah putus akhirnya menuai kebahagian untuk cia dan keluarga adareld dua tahun pas perjuangan cia melawan penyakit nya mendapat kabar bahagia, dia dikabarkan benar - benar sehat tidak perlu lagi melakukan semua terapi atau pengobatan apa pun karena hasil terakhir mengatakan cia sudah terbebas dari penyakit nya.
semua orang yang ikut campur dalam pengobat cia sangat bahagia atas kabar kesehatan cia saat ini, dan cia sangat berharap bahwa suami tampan nya akan turut bahagia mendengar kabar bahagia ini
sudah selama dua tahun terakhir cia dan anak - anak nya menetap di swiss untuk mempermudah pengobatan yang di jalanni nya, dan selama dua tahun terakhir orion selalu berlaku romantis menjadi suami siaga tanpa menjauh sedikit pun dari cia dan semua perkerjaan cia di perusahaan untoro di alihkan kepada milka sodara tiri nya.
kehidupan cia selama dua tahun terakhir sangat bahagia, dia tidak perlu memikirkan tentang perkerjaan. yang di pikirkan hanya anak- anak dan merawat suami nya, ibu dan mertua nya sangat siaga menjaga cia dan selalu bergantian mememani cia yang tinggal di negeri orang.
hari ini cia melakukan check up di salah satu rumah sakit terbesar di swiss yang lebih tepat nya milik song hae joon dan riri yang berada di swiss.
" siang dokter song "
ucap cia dengan wajah berseri
" siang kak... jangan pangil saya terlalu formal, santai saja "
ucap hae joon kepada cia karena selama dua tahun terakhir mereka menjadi dekat termasuk dengan riri yang selalu berkunjung kerumah keluarga adareld menemani adik tampan nya menemui hanaya bila ryung sedang berlibur .
" tidak boleh seperti itu karena saat ini kamu sedang bertugas "
ucap cia
" terserah kamu saja lah nonya adareld "
ucap har joon sambil tersenyum ramah
" kak.. dimana tuan adareld yang romantis itu ?"
ucap hae joon mengoda cia
" suami ku sedang menghadiri rapat penting "
ucap cia
" dia berani membiarkan kakak keluar sendiri ?"
ucap hae joon
" tentu saja tidak dia menurunkan semua pengawal nya bahkan berjaga di depan pintu "
ucap cia sambil menunjuk pintu ruangan kerja hae joon
" hahaha...dasar orion... "
ucap hae joon sambil tertawa bahagia dia inggat perilaku seseorang yang tidak lain ayah mertua nya dee hyun.
" kedatangan ku kali ini ingin mengetahui hasil dari pemeriksaan kemarin bagai mana hasil nya ?"
ucap cia bertanya kepada hae joon
" baiklah kita tunggu sebentar ya, saya akan meminta laporan nya kepada bahawan saya "
ucap hae joon kepada cia
tidak berselang lama yang di nanti cia dan hae joon akhirnya datang dan hae joon langsung memberi kabar bahagia kepada cia
" kak ... hasil nya...."
ucap har joon mengantung membuat cia penasaran
" apa hasil nya ? cepat katakan "
ucap cia tidak sabaran
" hasil nya sangat memuaskan kamu berhasil melakukan pengobat dan sekarang benar- benar sehat bisa melakukan apa pun keinginan mu seperti semua kak "
ucap hae joon sambil tersenyum bahagia
__ADS_1
" allhamdulilah... terimaksih ya allah kamu berikan aku kesehatan yang selama ini di dambakan kami "
ucap cia penuh sukur
" tentu karena allah sangat tahu apa yang kita butuhkan dan kapan itu akan terjadi "
ucap hae joon sambi tersenyum
" ya... aku percaya itu "
ucap cia kembali
" terimakasih hae joon, kamu sudah menjadi dokter ku, dan merawat aku selama ini "
ucap cia
" tidak apa - apa kak, itu tugas ku sebagai seorang dokter membantu semua yang membutuhkan pertolongan "
ucap hae joon
" ya aku tahu itu, tapi tetap saja aku mengucapkan terimakasih sekali "
ucap cia
" ya... kak, santai saja "
ucap hae joon
" hae joon jangan beritahu kepada papa hanaya kabar bahagia ini, biar aku yang memberitahu nya saat dia kembali nanti "
ucap cia meminta hae joon merahasiakan kabar bahagia ini dia akan membuat kejutan untuk orion
" oke ... , "
ucap hae joon setuju akan rencana cia.
malam pun tiba cia sudah selesai dengan semua kejutan yang dia persiapkan dan siap menyambut kedatangan sang suami.
" selamat malam tuan ... "
ucap pelayan di kediaman adareld
" malam, dimana nyonya ?"
ucap orion
" nyonya dan semua keluarga sudah menanti di ruang makan tuan "
ucap pelayan itu
" hem... "
guman orion langsung menuju tempat keluarga nya yang sudah menunggu nya
" papa...."
teriak hanaya dan atala saat melihat orion yang baru saja menuju ke ruang makan, orion yang mendengar anak nya memangilnya langsung tersenyum bahagia dan menyambut kedalam pelukan nya
" papa kenapa lama sekali pulang, kami sudah sangat lapar "
ucap hanaya
" maaf sayang perkerjaan papa sedikit lebih banyak "
ucap orion kepada anak- anak nya
" sayang ayo cepat turun dari peluk papa dan duduk di sini "
__ADS_1
ucap cia kepada kedua anak nya
" siap mama "
ucap hanaya dan atala dengan semangat
" selamat malam mama, papa dan ibu "
ucap orion menyapa kedua orang tua nya dan ibu mertua nya
" malam, cepat lah duduk kita memiliki kabar bahagia "
ucap tuan adareld
" kabar apa pa ?"
ucap orion penasaran
" ini lihat lah "
ucap cia dengan senyuman bahagia nya dan orion dia langsung membaca surat tersebut.
" sayang apa ini benar ?"
ucap orion dengan wajah bahagia nya
" iya hae joon mengatakan semua pengobatan yang aku jalani berhasil "
ucap cia dengan wajah bahagia
" selamat sayang semua yang kita ingin kan terkabul "
ucap orion sambi memeluk cia dan menciumi seluruh wajah cia di depan hadapan keluarga nya
" iya "
ucap cia
" orion kedepan jaga cia dan anak- anak mu dengan sangat hati - hati, rahasiakan identitas mereka agar kejadian ini tidak terulang kembali "
ucap tuan adareld dengan sangat tegas
" iya pa.. aku janji "
ucap orion kepada sang ayah
" cia ku harap kamu mengertin dengan semua keadaan kita, papa tidak bisa terus mengawasi keadaan keluarga kita yang mana bukan seperti keluarga biasa "
ucap tuan adareld kepada sang menantu kesayangan nya
" iya pa, aku sudah mengerti akan hal itu dan menerima apapun yang akan terjadi, karena rezeki, jodoh , dan maut sudah di tentukan dari allah "
ucap cia dengan sangat yakin dan percaya akan semua yang terjadi di atur oleh tuhan yang maha esa.
" terimakasih sayang, kamu bisa menerima keadaan kita "
ucap orion dengan penuh kasih sayang kepada cia
" cia kamu benar - benar menantu kebanggaan ku "
ucap tuan adareld
" tentu opa hanaya, dia juga putri kebanggan saya walau hubungan kami hanya sebatas ibu dan anak sambung "
ucap clara ibu tiri cia
" terimakasih papa, mama dan ibu "
__ADS_1
ucap cia dengan wajah bahagia nya