Lentera Volleta

Lentera Volleta
eps 66


__ADS_3

disaat zahra dan dee hyun bersantai sangat berbeda dengan seluruh asisten di istana adareld sedang rusuh mencari tuan putri meraka yang kabur dari dalam kamar indah nya, tidak ada satu pun dari mereka yang mengetahui keberadaan hanaya dan ryung


ke empat srigala yang melihat kerususan itu langsung keluar mencari tahu apa yang sedang terjadi di pagi hari yang baru saja menunjukan jam setegah tujuh pagi


" ada apa ini ?"


ucap dee hyun kepada salah satu asisiten keluarga adareld


" nona muda menghilang dari kamar "


ucap asisten yang sedang di tanya oleh dee hyun


" apa ini ulah putra mu sayang ?"


ucap zahra bertanya kepada dee hyun


" entah lah !"


ucap dee hyun sambil menaikan kedua bahu nya


" ayo kita bantu mereka mencari keberadaan hanaya dan ryung "


ucap zahra


" kenapa harus repot - repot sih "


ucap dee hyun kembali


" jadi ?"


ucap zahra


" lihat ini sinyal gelang ryung masih berada di kediaman adareld, dia bersama jung woon "


ucap dee hyun memperlihat kan lokasi ryung dari layar laptop nya


" apa yang sedang mereka lakukan ?"


ucap zahra


" bila kamu penasan kita akan cari tahu "


ucap dee hyun


" jung woon kamu bersama ryung ?"


ucap dee hyun mengirim pesan kepada jung woon


" iya aku membuntuti putra mu yang mengoda gadis cantik "


ucap jung woon membalas pesan dee hyun


" apa yang dia lakukan ?"


ucap dee hyun kembali


" lihat saja nanti 😊"


ucap jung woon


" meraka berdua aman bersama jung woon "


ucap dee hyun dan tidak lama kumudian jung woon mengirim video ryung dan hanaya yang sedang bermain di taman bungga mawar dan berlari - lari bersama


ryung berhasil menghibur hanaya di dalam video itu, hanaya tampak bahagia berlari - lari bersama ryung di hamparan bungga.


" seperti nya tuan kecil kita memiliki gadis impian "


ucap jung woon


" sayang lihat putra mu sedang bermain bersama putri orion "


ucap dee hyun


" dasar genit, ayah dan anak sama saja "


ucap zahra sambil tersenyum bahagia


" tapi kamu tahu sendiri kami hanya menyukai satu wanita "


ucap dee hyun

__ADS_1


" aku tahu itu "


ucap zahra


" putra ku tidak akan suka kepada sembarang gadis, dia sangat pemilih "


ucap zahra


dan di lain tempat baru saja orion ingin keluar dari dalam kamar cia dia sudah mendapat kiriman video dari dee hyun


" lihat seperti nya anak ku akan membawa anak mu pergi kekeluarga kang 😆😉 "


ucap dee hyun


" penjahat kecil ini 😠 berani membawa putri ku 😥 "


ucap orion


" lihat lah mereka berdua sangat bahagian "


ucap de hyun kembali


" ya tidak masalah ... aku akan mengikuti apa keinginan putri ku asalkan dia bahagia "


ucap orion


" aku jamin putra ku akan selalu membuat nya bahagia "


ucap dee hyun


" atur saja "


ucap orion


satu jam berlalu setelah ryung dan hanaya puas bermain mereka akhir nya kembali pulang ke paviliun karena merasa sangat lapar dan lelah bahkan perut hanaya berbunyi nyaring membuat ryung tersenyum


" kriuk.... kak aya lapar "


ucap hanaya dengan wajah malu


" kamu lapar ? aku juga, ayo kita kembali "


ucap ryung sambil mengandeng tangan hanaya menuju paviliun tempat mereka menginap


ucap hanaya


setiba nya di paviliun semua orang menyabut kedatangan mereka berdua sambil tersenyum bahagia


" dari mana saja kalian berdua sudah jam 8 pagi, apa tidak lapar ?"


ucap clara bertanya kepada hanaya dan ryung


" kami jalan - jalan di kebun bungga oma "


ucap hanaya dengan wajah polos nya


" iya oma, kami berdua tidak sengaja bertemu di taman dan iyung mengajak hanaya jalan - jalan mencari belalang dan mengejar kupu - kupu di taman bungga "


ucap ryung menjelaskan kemana mereka berdua pergi


" apa itu seru ?"


ucap clara bertanya kepada kedua bocah cantik dan tampan


" iya sangat seru, dan lihat lah ini belalang yang di tangkap oleh kakak ryung "


ucap hanaya memperlihatkan belalang yang tadi di tangkap oleh ryung


" wah... hebat sekali "


ucap clara


" ya sudah sebaiknya, putri dan pangeran tampan sarapan dulu lalu pergi membersihkan diri kalian masing - masing "


ucap clara


" siap oma "


ucap ryung dan hanaya


" oma ... dimana mommy dan daddy ku ?"

__ADS_1


ucap ryung bertanya kepada clara karena dia belum melihat kedua orang tua nya


" mereka semua sedang keluar, nanti siang akan kembali "


ucap clara


" apa kamu ingin pergi menyusul ?"


ucap clara bertanya kepada ryung


" tidak usah,,, ryung di sini saja "


ucap ryung


" anak pintar kamu sungguh pemberani "


ucap clara memuji keberanian ryung


" tentu anak laki - laki harus menjadi pemberani, karena aku akan melindungi orang - orang yang ku sayangi "


ucap ryung


" pangeran tampan, kamu sungguh pemberani "


ucap clara memuji keberanian ryung.


walau ryung baru berusia 8 tahun dia sudah sangat dewasa dan sangat cerdas dari anak seumuran nya, bahkan bocak laki - laki itu sudah mengetahui beberapa bahasa dan tehnik bela diri .


" ryung ku harap kamu kelak bisa menjaga hanaya, dan mencintai nya seperti ayah mu mencintai ibu mu "


ucap clara di dalam hati.


Clara berharap kelak cucu nya akan benar - benar menjadi jodoh ryung dan perjodohan itu kan di terima oleh ryung dan hanaya saat mereka dewasa.


tidak terasa waktu terus berlalu kini tepat dua hari setelah kedatangan keluarga kang ke kediaman orion, semua penantian dan jeri payah mereka akhir nya terbalas setelag dua hari kedatangan mereka dan mendapat perawatan dari hae joon akhir nya cia tersadar dari koma nya cia sudah dapat melihat kedua buah hati nya yang sudah lama menanti cia sium dari koma nya.


" mama... aya rindu mama "


ucap hanaya penuh semangat dan raut wajah bahagia saat melihat ibu nya sudah dapat duduk dan bersender di kepala tempat tidur


" Sayang ... mama juga kangen sama putri cantik mama ini "


ucap cia sambil tersenyum dan merentangkan kedua tangan nya ingin memeluk hanaya kedalam pelukan nya


" mama ... apa mama sudah sehat ?"


ucap hanaya bertanya kepada cia


" mama mu sudah mulai membaik hanaya, mama mu harus beristirahat yang cukup agar dapat bermain kembali bersama hanaya "


ucap hae joon menjawab pertanya hanaya yang tadi ditujukam kepada cia


" terimakasih om dan kakak cantik ... sudah menyembuhkan mama hanaya "


ucap hanaya penuh kebahagian


" tentu itu kewajiban kami sebagai dokter, iyan sayang "


ucap hae joon menjawab hanaya dan kembali bertanya kepada riri yang berdiri di samping nya


" iya sayang,,, itu kewajiban sebagai dokter, walau kita sama sekali tidak menggenal atau dia penjahat sekalipun kita harus menolong nya "


ucap riri memberi tahu hanaya


" tapi penjahat itu sangat berbahaya kakak, kenapa kakak mau menolong nya ?"


ucap hanaya bertanya kepada cia


" penjahat memeang berbahaya, kita harus waspada dari nya, namun dia juga manusia bila dia sakit dia butuh pertolongan "


ucap riri menjawab pertanya hanaya


" jadi dokter itu perkerjaan nya tidak mudah ya kak , om "


ucap hanaya kepada riri dan hae joon


" semua perkerjaan itu memiliki resiko sayang, kita harus teliti dan melakukan semua perkerjaan dengan senang hati "


ucap riri kepada hanaya


" oke ... mulai sekarang hanaya akan melakukan apapun dengan teliti dan hati yang bahagia "

__ADS_1


ucap hanaya dengan begitu polos membuat semya orang tersenyum .


__ADS_2