
Hari hari terus berlalu tanpa ada kemajuan, setiap hari Danish terus berusaha menarik perhatian Ale, hingga libur lebaran 2 minggu, seminggu sebelum lebaran dan seminggu setelah lebaran.
Sebenarnya banyak sekali kemajuan. Dari hari Ale berkata membuka diri dia selalu membalas WA Danish seperti hari ini.
Ini hari ke 2 setelah hari raya,
me
11.20 : le, ada dirumah gak?
^^^alenaku^^^
^^^11.22 : gue masih di rumah oma gue^^^
me
11.23 : lah, bukan nya lo kemarin kesana le
^^^alenaku^^^
^^^11.25 : oma gue di kota J^^^
me
11.25 : kapan rencana lo pulang, gue rindu ni, udah 5 hari gak ketemu,
^^^alenaku^^^
^^^11.34 : disana gak ada sinyal, gue pulang 2 hari lagi, gausah lebay juga deh nish^^^
me
11.35 : gimana dong kalau abang rindu nengš„ŗ
^^^alenaku^^^
^^^11.40 : jijik, udahan ya gue di jalan^^^
me
11.41 : ati ati ya le, see you. i really miss you, cepet pulang ale kesayangan nya danish
Kemudian siang itu Danish keluar, dia nongkrong dengan teman teman nya.
Danish sebenarnya merasa kalau Ale sedikit lebih peduli dan selalu bales WA, juga kadang pamit gitu, cuma banyak an gak pamit, mungkin Danish tertampar dengan ekspektasi nya sendiri. Ketika buka hati di pikiran dia bakalan pacaran dan mesra seperti hubungan pada umum nya. Dia lupa kalau gak mungkin sama karena cewek nya adalah Ale.
Limited edition.
Selalu kegiatan Danish, kalau tidak mengganggu dan mengekor i Ale. Dia nongkrong dengan temen temen nya, karena dia di rumah kesepian. Ayah dan mama nya bekerja, sedang adik nya perempuan satu ikut nenek nya yang rumah nya tak jauh dari sana.
Danish punya geng di sekolah nya, Windu teman sebangku nya, tapi tidak ikut temen nongkrong, karena Windu anak rumahan juga.
__ADS_1
**Danish POV.
Aku menghabiskan waktu 2 tahun mengejar Ale, dan tahun ke tiga dia buka hati ke gue, gue digantung laluĀ dia dengan tidak punya perasaan nya nyuruh gue pergi kalau gue gak sama dengan tujuan dia menikah.
Dia sangat keras kepala, kenapa gue suka sama cewek kayak dia sih. Seperti makan hati berulam jantung, tapi aku tidak ingin menyerah.
Aku teringat kata kata Windu dua tahun lalu, ketika aku dan dia duduk di serambi masjid besar alun alun menunggu Ale sedang sholat.
Ya aku dan Windu memang setengah setengah iman kami, aku juga bukan laki laki yang alim. Aku sering merasa gak pantas untuk gadis pekerja keras, baik sholehah seperti Ale.
#Flasback On
"Lo serius beneran sama Ale, gak cuma mau secelup dua celup doang kan? Ale gadis suci bro. Jangan rusak yang masih suci. Kalau main main sama yang udah rusak sekalian, emang udah rusak gak akan ngaruh di hidup dia." kata Windu.
"Enggak lah, gue kali ini serius, gak cuma mikir ng*ewe aja, beneran mau gue ajak serius." kata ku.
"Dia akan kecewa, sakit dan hancur kalau lo macem macem, sekuat kuat nya pendirian cewek, dia tetep lemah akan cinta bro ." kata Windu sambil menatap jalan tanpa menatap ku.
"Ya gue tau." jawab ku.
"Gue tau Ale gak mau buka hati nya karena ayah nya, juga karena dia emang takut disakiti. Dia menjaga hatinya sedemikian rupa, membangun benteng yang kokoh." kata Windu.
"Sangat kokoh, hingga gue sangat susah masuk menerobos benteng itu." kata ku menerawang jauh.
"Wey kalian udah gila ya, yuk jalan." pukul Ale di pundak kami tiba tiba, membuat kami bertingkat.
"Lo le, ngagetin aja, gue jantungan tau. " sembur Windu.
"Lagian kalian ngelamun aja." kata nya sambil berlalu pergi.
#Flashback off.
Gue jadi berasa tarik ulur, gue menggebu Ale cuek, Ale sedikit respon gue jadi aneh perasaan nya, au ah kenapa aku jadi baper gini ya.
"Wey, lo galau apa Nish, jomblo juga." kata Leo menepuk pipi ku ketas.
"Astaga, ngagetin aja lo." kata ku kaget banget, enak enak lagi ngelamun di tabok.
"Lagian lo galau kenapa sih, kan lo jomblo." kata Abi.
"Kalian ya, Leonard dan abimanyu yang terhormat, bapak Danish sinatria sedang masa penantian sebelum pacaran, bentar lagi gak akan jomblo." sombong ku.
"Siapa yang lo taksir jing?. " kata Leo.
"Ada deh, cewek mahal." kata ku.
"Iya iya deh yang lagi pdkt sama cewek mahal." kata Abi.
"Iya dong." jawab ku.
"Gue sama Abi mau ada mainan baru nih, lo ga ikut lagi? serius. Udah satu tahun lebih lo udah gak main," kata Leo.
__ADS_1
"Gue takut ketahuan sama cewek yang gue taksir." kata ku.
Sebenarnya aku sedang sangat suntuk, ditambah Ale yang cuek. Ya walaupun ada kemajuan. Tapi dia sekarang kan diluar kota, gpp lah sekali doang.
"Mainan nya satu?. " kata ku.
"Iya, baru ni. Masih bening dan pasti masih rapet." sarkas Abi.
"Mata lo, lo gila ya." sewot ku.
"Apa-apaan sih, biasanya juga gantian. Lo duluan deh kita yang nonton terus gantian." kata Leo.
"Gak ah." kata ku gak yakin, karena udah lama gak main gituan.
Kemudian tiba tiba Leo dan Abi merangkul pundak gue kanan dan kiri dan memaksa gue ikut dengan mereka, gue akhirnya pasrah aja. Toh Ale juga di luar kota, dan gak mungkin tau apalagi peduli hal kayak gini, pokok gue nakal nya gak sama Ale, gue jaga ale. Peduli setan dengan janji gue sama Windu.
Kemudian kami tiba di belakang sebuah club yang sangat terkenal. Kita biasanya di belakang club itu karena masuk club butuh ktp, kemudian cewek itu datang,
Tubuh nya seperti gitar Sepanyol, cantik memang, sangat menggoda mata dan bir*ahi.
Kemudian Leo menggandeng nya dan memeluk pinggang nya ke arah kamar kosan harian yang biasa kita tempati, kamar yang luas dengan fasilitas mirip hotel. Leo memang gila. Dia yang paling aktif dengan hidup bebas dibandingkan aku dan Abi.
Ceklek.
"Lo cat kan?." tanya Leo.
"Iya sayang, Catrine." jawab wanita itu sambil meraba pipi nya.
"Itu duluan." kata Leo sambil menunjuk aku.
"Oh, si tampan ini yang dapat giliran pertama, kemudian dia mendekat dan memainkan tangan nya di dada ku, memancing gai*rah ku.
Aku melirik Leo dan Abi beranjak menuju sofa yang ada di pojok ruangan.
Aku hanya diam saat wanita itu melepas semua baju nya hingga dia sekarang polos seperti bayi dengan beberapa bagian yang menonjol sangat menantang, kemudian ku gapai dua bulatan kenyal itu dan memainkan squishy itu.
Kemudian dia melepas celana ku dan berjongkok di depan ku, di mulai mengu*lum milik ku, lidah nya bermain seperti sedang makan ice cream cone, aku sudah benar benar terbakar gairah.
Ahh
Lanjutin sendiri, sesuai imajinasi kalian
.
.
.
.
Like komen vote dan gift nya ya para reader budiman, semoga suka sama novel ke dua ku.
__ADS_1
tunggu terus ya.
Kenapa aku jadi di gantung gini ya, mikir Danish jauh gini sih.