LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
Part 38 Surprise


__ADS_3

"Apa? masih mau nangisin cowok brengsek itu lagi! "


"Huaaaa. Jangan gituu Nduuu Hiks! "


"Kan dibilang air mata lo terlalu berharga tetep nangis lagi, nangis lagi! " kata Windu dengan kesal.


"Hiks. Hiks Gue mau balikan sama Danish lagi! "


"Lo gila Le! " Bentak Windu.


"Gue mau buat dia ngrasain apa yang gue rasain! " jawab Ale.


"Dengan ngehancurin diri lo. LO GILAA! " pekik Windu.


"Hiks. Sakit banget Ndu! "


"Ya udah lanjut in rencana lo. Gue turun disini dan gak akan balik ke Jakarta lagi! " kata Windu sambil membuka pintu mobil nya.


"Enggak. Enggak. Jangan. Iya enggak! " kata Ale panik.


"Jangan pernah ada pikiran kayak gitu! "


"Iya! "


Kemudian Windu melanjutkan perjalanan lagi, Karena dirasa Ale sudah tenang dan terlelap lagi karena lelah menangis.


Setelah hampir 12 jam perjalanan, Windu sampai di sekitar rumah nya. Menurunkan Ale kemudian pulang kerumah nya.


"Gue turun ya, makasih Ndu! "


"Iya. Tidur yang enak biar gak capek! "


"Harus nya gue yang bilang gitu, lo yang gak tidur dari habis isya Ndu! "


"Iya ni, ngantuk banget! "


Kemudian Windu melajukan mobil dan dan parkir di gerbang.


Ceklek


"Ndu! " pekik mama.


"Asalamualaikum mama ku ter cantik! "


"Waalaikumsalam putra mama ter ganteng! "


"Gimana gak ganteng, Adik Windu perempuan! "


"Hahaha, Kok gak kabari mama? ".


" Suprise! " jawab Windu sambil memeluk mama nya.


"Hiks. Anak mama pulang! apa kamu gak betah nak? " tanya mama.


"Enggak. Betah banget sebenernya. Tapi Windu di jemput Ale. Jadi masak Windu bisa nolak! " canda Windu.


"Kalau mama nya yang nyuruh aja gak mau, giliran Ale langsung pulang! "


"Hihi. Windu mikirin cita- cita mama yang pengen anak nya kuliah di UI! "


"Hmmm" jawab mama tersipu dan memeluk anak nya lagi.

__ADS_1


"Sana makan terus tidur, pasti capek nyetir sendirian!" kata mama.


"Siap mamaku tercantik! "


Windu masuk ke kamar nya berapa terkejut nya Windu mendapati Danish di dalam kamar nya tidur di kasur nya.


Danish turun lagi dan bertanya pada mama.


"Ma, kok ada Danish ma? "


"Ya ampun mama lupa, kemarin malam Danish kesini sambil menangis. Dia mau tidur di kamarmu, katanya rindu. Jadi mama bolehkan! "


"Ya udah ma, Windu ke atas! "


"Ikatan batin mungkin ya, tau banget kalau Windu bakal pulang hari ini! "


Windu hanya tersenyum dan memasuki kamar nya. Windu ke kamar mandi tanpa mengganggu nya sedikit pun. Setelah mandi Windu keluar kamar dan akan makan.


"Sebelum makan apa gue kasih tau Ale ya kalau Danish disini! " batin Windu.


"Kayak nya jangan deh, dia pasti sedang istirahat karena capek! " lanjut nya.


Setelah selesai makan Windu tidak ingin tidur karena ada Danish di kamar nya, tapi sang mama memaksa nya untuk istirahat di kamar.


Akhirnya Windu tidur si sofa panjang dekat walk in closed nya. Windu terlelap karena memang sangat lelah menyetir sendirian dari Surabaya sampai Jakarta.


Baru saja Danish yang tertidur dari malam membuka mata dan melihat ada Windu di sofa.


"Apa gue mimpi ya! " gumam Danish.


"Bukan nya Windu udah pindah! " lanjut nya lagi.


Tanpa ambil pusing lagi Danish turun ke bawah mencari mama nya Windu.


"Udah ketemu Windu nya? kangen nya udahan? "


"Jadi beneran itu Windu te? Danish pikir Danish sedang mimpi Windu saking kangen nya! "


"Beneran. Windu mau pulang akhirnya setelah di jemput Ale ke Surabaya! "


Deg


Jantung Danish seperti di pompa dengan kencang.


"Jadi Ale ke Surabaya mencari Windu. Jadi Ale yang ijin ke nenek nya malah pergi ke Surabaya. Ale berbohong?" batin Danish.


"Lo tega Le. Lo emang dari dulu lebih milih Windu daripada gue. Gue bodoh cinta sama lo! " geram Danish dalam hati.


"Ya udah te, Danish naik lagi ya, mau nunggu Windu bangun aja. Kangen banget! "


"Iya Nish! "


Danish pun kembali ke kamar Windu. Duduk di kasur Windu dan melihat ke arah Windu yang tidur di sofa.


"Lo bahkan udah gak mau tidur satu ranjang lagi sama gue Ndu. Gue juga udah kehilangan Leo dan Abi. Ale pun juga tak ku dapat kan. Sial banget kan hidup gue!" lirih Danish sambil menatap Windu.


"Salah Lo sendiri Nish. Pulang sana gue ngantuk, jangan ganggu gue! " jawab Windu ketus dengan mata yang masih tertutup.


Ke sensitif an Windu saat tidur membuat nya terbangun saat Danish keluar kamar dan kembali terbangun saat Danish masuk kamar nya lagi.


"Gue salah apa? " walau dalam posisi terkejut Danish menimpali perkataan Windu.

__ADS_1


"Lo salah banyak! "


"Lo memang selalu bela Ale aja!"


"BAHKAN DI SINI ALE KORBAN!! " teriak Windu tiba- tiba.


"Lo *****, gue punya video nya semuanya Danish. Lo mau apa! lo masih gak mau ngaku! masih lo anggap hal wajar! " cerca Windu lagi dengan tatapan tajam nya.


"Ha! " hanya kata itu yang Danish keluar kan mewakili keterkejutan nya.


"Jadi stop playing victim. Lo salah dan elo dalang dari semua masalah ini. Jangan salah in sahabat gue. " kata Windu.


"Dan ingat satu lagi, Ale cewek baik- baik. Untuk kata kata tadi malam yang lo lontarkan untuk Ale, gue terima kasih. Karena itu membuat Ale yakin untuk gak kasih lo kesempatan lagi!! " lanjut Windu.


Windu yang masih bertanya- tanya dan shock mencerna semua nya di pikiran nya.


"Apa Abi yang memberi tahu? "


"Iya. Apa lo? dia bukan sahabat lo lagi. Dia sahabat gue!! " pekik Windu.


"Semudah itu lo percaya Ndu! "


"Jangan fitnah lagi, gue udah pernah lo fitnah sekali. Jangan lagi, gue lebih percaya Abi! "


"Oke gue pergi! "


"Hm"


Hanya deheman yang menjadi Jawaban Windu. Windu sudah sangat geram dengan Danish. Windu kemudian menutup mata nya lagi.


"Gue pergi! "


Tidak ada jawaban yang Windu berikan.


"Dasar, laki- laki tuh ngejar bukan minta di kejar. Pergi sana siapa yang peduli juga! " batin Windu.


"Ndu. Gue beneran pulang nih. Lo yakin gak percaya gue. lo lebih percaya Abi?! "


"Iya. Jauh lebih percaya Abi daripada lo! "


"Abi juga pemain wanita kayak gue! " pekik Danish.


"Setidak nya dia gak pecundang kayak lo, bisa ngehargai perempuan! "


"Lo gak tau Abi. Gue yang sahabat an dari SMP! "


"Nyata nya sahabat lama tidak menjamin Leo milih lo. Dia milih Abi yang jelas lebih baik daripada lo! " jawab Windu masih dengan memejamkan mata.


"Itu karna daddy Abi berpengaruh! "


"Lihatlah, bahkan kamu mencari ribuan cara untuk menjatuhkan sahabat mu! "


.


.


.


.


Dasar si Danish emang gak ada kapok nya sama sekali.

__ADS_1


Happy reading semua nya☺


__ADS_2