LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
part 14. Windu & Ale


__ADS_3

Setelah selesai mandi, Windu menunaikan sholat isya yang ia tinggalkan tadi, kemudian dia membaringkan badan nya di laris empuk nya, sambil meraih ponsel.


Ternyata ada pesan dari Ale lagi.


Ale


21.45 : yaudah kalau lo capek. gue tidur deh. besok ujian. semoga lo bahagia selalu Ndu.


"Aku harap lo juga bahagia, semoga lo segera tau gimana Danish yang sesungguhnya. semoga lo gak nyesel kalau lo udah gak percaya ma gue," gumam Windu.


Kemudian Windu merebahkan diri di kasur empuk nya, dia ingin mengistirahatkan otak dan fisik nya. Memikirkan Ale dari pagi membuat otak nya lelah. Tidak lama kemudian Windu langsung masuk di dalam buaian mimpi karena tubuh dan hati nya memang sangat lelah.


Ale pov


Windu kamu kenapa sih, dari siang cuekin aku. Gak biasanya kamu kayak gini deh. hati aku sakit banget kamu cuekin gini.


Ale teringat tadi siang.


Danish


10.20 : 📷


10.20 : muka aku bonyok sayang.


Alenaku


10.21 : berantem?


10.21 : ngapain sih berantem, biar keliatan jagoan!


Danish


10.22 : Aku sayang sahabat aku le, aku nyuruh dia berhenti, aku nyuruh dia tidak melakukan dosa besar itu.


10.22 : malah gue kena tonjok


Alenaku


10.23 : kalau gak mau di kasih tau yaudah sih, daripada kami jadi memar semua gitu.


Danish


10.23 :Kamu akan marah sama aku kalau aku diam.


Alenaku


10.24 : Windu kenapa?


Danish


10.24 : gue gamau Windu melakukan itu, aku gamau dia pesta *** le, malah gue kena tonjok. Lo kasih tau deh, biar dia mau dengerin lo


Alenaku


10.25 : gak mungkin Windu kayak gitu, gue kenal dia dari kecil nish.


Dan tiba- tiba ada pesan masuk dari Windu mengirim nya foto juga.


Kemudian aku memarahinya karena aku sayang dan peduli dengan nya. Ditengah chatting an dengan Windu ada pesan masuk dari Danish. dan aku mengabaikan notifikasi itu dan lanjut membalas chatting an Windu sampai bel berbunyi.


Kemudian aku bilang akan ke rumah nya pulang sekolah. dan sampai saat ini dia gak bales pesan aku satupun.


Apa kamu marah Ndu karena aku ikut campur urusan pribadi kamu. Kemudian aku kirim lagi kalau tidak akan ikut campur pun kamu juga gak balas.

__ADS_1


Apa sih mau kamu.


Author pov


Karena dari siang Ale menunggu Windu, dengan gelisah dan khawatir, Ale sampai mengabaikan pesan yang dikirim Danish dari siang.


Ale hanya fokus dengan sabahat nya yang berubah hari ini. Dia sedih karena Windu mengabaikan dirinya.


Hingga tidak terasa dia tidur sambil memegang ponsel nya.


Sedangkan di tempat yang berjarak 20 kilometer, seorang laki laki tengah bersama dengan dua sahabat nya nongkrong di tongkrongan kopi.


Abi dan Leo menemani Danish yang tengah galau dari siang. Karena Ale tak membalas satupun pesan nya dan tidak mengangkat satupun telpon nya.


Dalam pikiran Danish Ale lebih percaya dengan Windu. Ale menghindari nya. cinta yang masih tumbuh kecambah nya itu tertiup angin kencang, hingga memaksa kecambah untuk lepas dari tanah nya.


Kenapa cinta mu tidak berpihak padamu Le.


Danish membuka ponsel dan melihat puluhan pesan nya yang hanya di baca oleh Ale.


me


10.28 : mungkin kalau lo yang kasih tau Windu akan nurut le, maaf ya aku gak bisa berbuat apa apa.


13.10 : Alena sayang.


13.19 : Alenaku. Sayang ku


14.10 : Le, lagi ngobrol sama Windu ya


14.30 : Jangan marah marah sama Windu le, Windu juga paling khilaf.


15.00 : oke gpp kalau lagi sibuk, tapi kabari le biar aku gak khawatir sayang.


15.22 : Ale


15.40 : Lama banget le


16.00 : are you okay?


16.01 : Alenanya danish kok gak bales sih


17.12 : kesayangan nya danish


18.11 : kesayangan nya Danish lagi ngapain. kok gak ada kabar ya


20.19 : tidur yang nyenyak ya kesayangan nya danish. semoga ujian besok lancar, love you.


Dan Danish hanya tersenyum miris melihat rentetan pesan nya yang hanya centang biru.


Dilihat jam di pergelangan tangan nya menunjukkan pukul 21.50.


"Balik yuk, jam 10 nih. besok ujian biologi." kata Danish.


"Lo yakin gpp?, " kata Leo.


"Aman, yuk, " kata Danish.


Kemudian mereka pulang, dan tanpa mereka tau, ada yang tersenyum senang dengan kesedihan yang sedang Danish alami.


...******...


Selepas subuh, Ale kemudian membuka jendela dan melihat kamar Windu sudah menyala lampu nya.

__ADS_1


"Lo udah bangun Ndu?, " kata Ale agak keras berharap jendela kamar Windu terbuka dan bisa ngobrol barang cuma sebentar.


"Ndu, " kata ale lagi.


"Gue yakin lo bangun, kenapa lo cuekin gue. gue salah apa?, " kata Ale lagi,


"Gue sayang lo, makanya gue peduli sama lo, " kata Ale lagi.


tak kunjung ada jawaban Ale kemudian beranjak dari jendela kamar nya, dan membereskan kasur nya.


Sedangkan Windu meringis sedih mendengar Ale. Iya, Windu di balik jendela sedang mendengar perkataan Ale tanpa membuka jendela.


Windu sama sedih nya, bahkan lebih sedih dari Ale. Windu kecewa.


Kemudian Windu bergegas ke meja belajar nya dan membaca sedikit kisi kisi soal dan buku ajar nya. Windu tidak akan mengorbankan masa depan nya karena masalah ini.


Waktu terus berjalan dan pukul 6.30 Windu keluar sudah rapi dan mengeluarkan mobil kesayangan nya untuk berangkat ke sekolah.


Tiba di depan Windu melihat ada Anis di depan rumah Ale, mata mereka beradu dan senyum mengembang di bibir Windu.


"Tumben pagi, " goda Windu.


"Sialan lo, sana berangka, " kata Anis


"Bye Anis, hati hati ya, " kata Windu sambil menjalan nya mobil nya melewati sepeda motor milik Anis.


mendengar suara Anis teriak dengan Windu Ale bergegas keluar dan melihat mobil Windu sudah berjalan dengan senyum merekah pada Anis.


Hati Ale tersayat. Dia benar benar menyadari kalau Windu marah dan mendiamkan nya.


"Lo kenapa le, ayuk, " kata Anis.


"Tadi Windu bilang apa sama kamu. " tanya Ale.


"Cuma bilang hati hati aja kok, kenapa?, " tanya Anis.


"Enggak ada, yuk berangkat. " kata Ale kemudian duduk di depan. dan mulai melajukan motor Anis dengan perasaan yang berkecamuk.


"Le lo kenapa, he awas, " teriak Anis saat Ale hampir menyerempet sepeda goes.


"Soryy, Sorry nis, " kaya Ale kaget.


Beruntung Ale cepat mengendalikan setir nya. sehingga tidak menabrak sepeda goes itu.


"Minggir deh gue aja, kalau banyak pikiran gak usah naik sepeda le. bahaya. gak jadi ujian malah nyium aspal nanti, " kata Anis.


"Iya maaf ya nih, gue gak fokus, "


.


.


.


.


.


Kasihan banget ya si Ale, dia di diemin gatau alasan nya apa. korban mulut belut di danish ni ah.


rasanya sedih banget pasti.


like komen dan vote ya para anak emak. 🤣

__ADS_1


semoga suka dengan tulisan emak emak yang ingin menghibur ini.


__ADS_2