LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
part 19. Tracking #3


__ADS_3

Kemudian Jojo dan Kendra menyiapkan alat masak memasang gas di kompor portable, dan mulai menyalakan api nya. Memasak mie untuk semua teman teman.


Ketiga perempuan itu datang dengan muka yang sudah fresh.


"Loh sudah matang? " kata Ale.


"Iya nih, kalian lama bener cuma buang hajat aja. " Kata Jojo.


"Gak kok, Orang cuma bentar doang. " bantah Putri.


"Bentar nya kalian, lama nya kita. Yuk sini makan. " kata Reza.


Kemudian mereka masuk ke dalam tenda dan makan mie rebus bersama.


"Nih roti sebelum mie rebus, biar kenyang. " kata Ale.


"Best emang lo le. " kata Kendra mengambil sebagian dan di putar ke teman nya.


Karena mereka memang sudah sangat lapar, biasanya jika melakukan pendakian akan berhenti sejenak dan makan. Karena tadi dikejar waktu dan jalur yang tidak memungkinkan sehingga tidak makan sama sekali.


"Sosis juga nih, mama gue bawain kanzler lupa gue. " kata Ale.


"Setengah an aja Le, sisanya buat besok. " kata Reza.


Kemudian makan mereka selesai, para cewek mencuci peralatan kemudian memasukkan pada travel bag dan memasukkan kembali pada tenda tas.


Setelah itu masuk pada tenda.


"Kita mau ngapain nih?. " kata Chia.


"Iya, biasanya kita buka tenda kalau jam 9 jam 10 jadi tinggal tidur aja. lah ini bentar lagi magrib. " timpan Ale.


"Yaudah sholat aja dulu. kayak nya udah magrib ni. nanti kita main aja. " jawab Jojo.


Setelah bergiliran sholat, mereka duduk berkeliling di api unggun. Tak terasa waktu isya datang dan bergilir lagi.


Setelah itu mereka masuk ke dalam tenda semua.


"Main ABC lima dasar yuk. " kata Kendra.


"Kampungan banget lo. " canda Reza.


"Ye, daripada ceng ho gini. " kata Kendra.


"Boleh juga tu, hukuman nya apa dulu. " timpal Ale.


"Asal jangan nama hewan, nama buah ya. " canda Jojo.


"Hahahahaha. Nama negara atau kota gimana. lebih mikir tu. " kata Chia.


Mereka akhirnya bermain permainan masa kecil ABC lima dasar, yang kalah ada dipukul teman teman nya. Keseruan mereka terus berlanjut hingga pukul 9.30 malam.


Sangat seru hingga tawa menggema memenuhi pos 3 cemoro kandang itu.


"Udah ah, sakit banget tabokan lo Za, ada dendam apa sih sama gua. " keluh Jojo yang memang paling sering kalah.


"Hahaha, gemes aja sama lo. " jawab Reza.


"Makanya jangan kalah dong. " kata Kendra.


"Yaudah yuk tidur. " kata Ale. kemudian bergeser dan menggunakan Sleepingbag nya.

__ADS_1


Setelah mengambil posisi. Semua sudah masuk Sleepingbag senter yang di gantung di tengah tenda di matikan.



Penampakan di dalam tenda.



Jadi Sleepingbag itu, semacam kantong kepompong untuk tidur, sehingga terasa sedikit lebih hangat walaupun di cuaca yang extreme.


Putri ada pinggir kiri, kemudian di lanjut Ale, Chia, Reza, Kendra dan pinggir kanan ada Jojo. Seperti itu formasi tidur mereka.


Setelah mereka terlelap beberapa jam, suara berisik membangunkan Reza dan Ale.


"Ada apa Za?, " tanya Ale.


"Bukan apa apa. Itu ada rombongan datang dan bangun tenda kemudian masak di sebelah api ungun, terus gas nya meledak dan itu sedang madamin api. " jawab Reza yang memang sudah bangun dari tadi saat rombongan datang.


Siap sedia menghadapi semisal hewan liar yang masuk.


"Oalah. Lucu banget sih mereka ini. " kata Ale.


Ya rombongan itu tertawa terbahak bahak karena kompor nya meledak.


Kemudian Ale mengeluarkan kepala nya saja dari tenda.


"Permisi. Apa butuh kompor dan panci kami, mungkin mas mas nya mau buat kopi atau mie?, " kata Ale.


"Apa boleh? iya kompor kami meledak. Maaf membangunkan mu. " kata laki laki itu.


"Tidak apa mas. sebentar ya. " kata Ale.


"Ambilin Za. masak gue perempuan ikut nimbrung. Gue mau tidur. " kata Ale langsung kembali rebahan.


Kemudian Reza keluar dan meminjamkan kompor juga iku ngobrol dan ngopi bersama rombongan itu. Sedangkan Ale sudah kembali ke alam mimpi nya lagi setelah mengorbankan Reza.


Sedangkan teman yang lain tidak ada yang terganggu dari suara berisik merekan yang diluar, mungkin karena terlalu capek.


Tak terasa pagi datang. Dan Ale orang pertama bangun. Kemudian mengambil senter dan menyalakan di depan wajah teman teman nya.


"Bangunnnnn. bangunnnnn. ayo bangunnnnn bangunnn." teriak Ale dengan suara cempreng nya.


"Buset. gila lo le. " kata Chia.


"Bisa biasa aja gak sih cara bangunin nya. Gue baru aja tidur. " gerutu Reza.


"Lah, ngapain baru aja tidur. " tanya Jojo.


Kemudian Reza menceritakan semua kejadian semalam.


"Hahaha, Dasar ya lo Le. Kenapa Reza yang di makanin. " kata Putri.


"Kan yang bangun cuma Reza aja. " kata Ale santai.


"Hahahahha."


Merekan pun mengawali pagi dengan canda tawa dan keusilan Ale. Sebelum melanjutkan track. Mereka berbersih diri, tenda dan juga masak untuk sarapan.


Setelah selesai mereka bergegas melanjutkan perjalanan yang lebih menantang lagi. Ya karena track ke pos 4 dan akhirnya sampai di puncak itu sangat sangat jauh. Tidak seperti dari pos 1 ke pos 3.


Dan benar saja. Mereka melewati jalan naik yang licin dan terjal dari batu kapur yang licin. merelati jalan setapak dan sangat melet dengan jurang.

__ADS_1


Di pukul 13.00 Ale sudah merasa nafas nya mulai kecil kecil. Lelah menyerah kaki nya hingga sangat lemas.


"Sini tas lo Le. Gue bawain di depan. " kata Reza.


"Beneran? " tanya Ale.


"Iya, daripada gendong tas lo plus sama elo nya. " canda Ale.


"Oke, nih. Gue udah lemes banget. " kata Ale.


"Yaudah pelan pelan aja. " kata Reza.


Setelah dari jalan yang terjal itu, harus berpegang pada pohon pohon Ale sempet beberapa kali terpentok pohon kepalanya.


"Hiks. Hiks. "


"Za, Ale nangis. " teriak si Chia.


Reza yang sudah dulu di depan nya kembali dan melihat Ale tengah menangis.


"Le lo kenapa? capek ya? mau digendong Kendra. " kata Reza.


"Iya sini. gue gendong. " kata Kendra.


"Enggak papa. Ayo. " kata Ale bangkit lagi.


Sejujurnya Ale sudah tidak kuat, tapi dia tidak mau merepotkan teman nya. Dia menangis karena takut mati.


"Jalan pelan pelan aja Le. " kata Kendra.


"Loh. mana Putri sama Jojo. " kata Chia.


"Duluan mungkin, gak kedengaran pas lo teriak tadi. Gpp nanti juga ketemu di sana.


Dan benar saja, Mereka berpisah di sana. Jojo dan Putri yang tidak menyadari teman di belakang nya telah jauh tertinggal dan seolah ringan jalan nya. mereka jalan cepat hingga berjarak sangat sangat jauh dari Reza, Kendra, Ale dan Chia.


Karena melihat Ale yang sudah tidak memiliki tenaga. Reza dan Kendra terus menggoda dan membahas Danish.


Disitulah Ale marah.


"Tau lah, kalian nyebelin. " marah Ale.


Kemudian Ale berjalan lebih dulu sambil diliputi rasa marah, tanpa sadar dia berjalan sangat kencang hingga teman nya tidak bisa mengikuti.


"Aleee. " teriak Chia,


Le Le Le Le gema terdengar.


"Kok gak ada suara jawab Ale. " panik Reza.


.


.


.


.


.


Happy reading semuanya,

__ADS_1


semoga suka ya, emang kalau di gunung harus semua di jaga ya guys, tata krama nya juga😊


__ADS_2