LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
Part 40. Kesempatan kedua


__ADS_3

Ale yang berpapasan dengan Danish dan debat sebentar dengan nya mampu membuat hari nya berantakan.


Ale masuk ke kamar nya, mengunci pintu dan membenamkan wajah nya ke bantal.


Ale menangis dan berteriak di dalam bantalnya agar tidak ada yang mendengar.


"Hiks. Hiks. Hiks. Kenapa gue sayang sama laki laki modelan lo. Hiks. sakit banget bayangin video Danish saat sedang Hiks. sakit hati gue! " racau nya.


Ale menangis tersedu-sedu, sekuat apapun dia. Nyatanya dia tetaplah seorang gadis yang lemah akan cinta. Se mandiri, se konsisten, se keras kepala nya Ale, Ale tetap akan hancur jika orang yang di sayang berkhianat.


Rasanya Ale ingin sekali merendahkan dirinya dan tidak memikirkan harga diri nya, egonya, juga prinsipnya dan memberi kesempatan walaupun itu akan percuma.


Tapi hati terdalam nya menolak keras Ale melakukan itu. Hati pikiran dan tubuh Ale bertentangan semua.


"Haaaaaaaaaaaaaaaaaaaa! " teriak Ale di dalam bantal


"Hiks. Hiks! "


Tangis Ale teramat menyakitkan, menangis dalam diam adalah hal ya menyesakkan dada. Menahan suara dan gemuruh di dada nya sedang emosi tengah membara membakar jiwa nya.


Luka yang Danish torehkan, rasanya akan sangat membekas di hati Ale, menjadi kenangan yang buruk dan mungkin akan mengingatkan sampai dewasa.


Cinta pertama yang diyakini Ale akan indah, karena melihat keseriusan juga melihat cinta di mata Danish.


Cinta yang ditawarkan Danish, kebahagiaan yang di jaminan dan luka yang akan Danish singkirkan, nyatanya Danish lah yang membawa luka itu, Danish lah yang menghancurkan hati nya juga cinta nya.


Karena cinta yang Ale miliki untuk Danish nyatanya juga sudah mulai berakar walaupun tidak kuat, akan tetapi dalam.


Ale menentang isi hati nya juga pemikiran rasional nya. Ale mengambil ponsel nya dan menelpon Danish, karena rasa sedih, tak tega tadi membentak Danish, dan rasa cinta membuatnya menjatuhkan harga diri nya, membuat nya menurunkan ego nya dan membiarkan perasaan mendominasi diri nya.


"Hallo! " jawab Danish dengan nada datar.


"Assalamualaikum! " jawab Ale dengan suara parau nya.


"Waalaikumsalam Le, Kenapa? Kamu nangis?" tanya Danish panik saat mendengar suara gadis kesayangan nya nangis.


"Hiks. Huaaaaa! " Ale kembali menangis.


Seperti wajarnya wanita pada umumnya, susah payah Ale menahan suara dan tangisnya, tapi Danish menayangkan kenapa, yah hanya tangis yang mampu menjawab pertanyaan itu.


"Hiks. Hiks. Hiks Kenapa lo tega kayak gini ke gue Nish. Hiks. Hiks Kenapa! " pekik Ale.


"Maaf Le! " ditengah kebingungan nya Danish hanya bisa merespon Ale dengan permintaan maafnya.


"Lo jahat banget. Lo yang maksa gue buat belajar cinta sama lo, Elo Danish Elo! " pekik Ale.

__ADS_1


Danish hanya menghela nafas sebagai balasan dari perkataan Ale.


"Lo yang selalu di sekita gue, elo yang yang membuat gue terbiasa, elo yang membuat gue nyaman, elo yang berhasil mengetuk pintu hati gue, tapi hati ini kau hancurkan begitu saja! Hiks " lirih Ale.


"Maaf Le, gue akui gue bejat, gue akui Le. Tapi itu sudah selesai saat gue ngejar Elo, terus video itu karena Leo dan Abi yang maksa gue." jelas Danish.


"Apapun itu nih, Elo tetap berkhianat! " kata Ale.


"Maka dari itu maafkan gue, gue akan pergi jauh agar tidak berada di sekeliling lo lagi, maaf ya! " kata Danish yang sebetulnya tidak rela.


"Haaaaa. PECUNDANG. PERGI SANA DASAR PECUNDANG! " pekik Ale keras karena emosi dengan ucapan Danish.


"Sorry Le, gue emang pecundang seperti yang lo bilang, maaf ya! " kata Danish lagi.


"Hiks. Lo jahat. Huaaa Lo kejam. Hiks. Gue sakit disini, gue sakit karan cinta lo. Gue mau bertahan tapi kesalahan lo terlalu besar untuk gue maafkan! " isak Ale.


"Tapi, kalau gue gak maafkan. Gue yang sakit sendiri dengan cinta yang menyakitkan ini! " lanjut Ale lagi.


"Maksud lo Le! " tanya Danish kaget dengan ungkapan hati yang tidak pernah Ale ucapkan selama ini. Jujur saja Danish tengah senang karena mendengarkan penyataan cinta dari Ale.


"Jangan pergi! "


"Le?! " pekik Danish.


"Ale. Ulangi Le! " pekik Danish tidak percaya.


"Gak ada siaran ulang! " kata Ale kemudian menutup ponsel nya.


Ale mendekap ponsel itu sambil tersenyum sekaligus malu. Setelah mendengar suara Danish dia sedikit lega juga memaki kebodohan nya.


"Bodoh. Ale bodoh. Gue malu- maluin gak ya tadi? jijik banget. Harga diri gue runtuh sudah! Apa gue tadi kayak mohon mohon ya. ishhh" pekik Ale sambil memeluk diri nya sendiri.


Ale senang karena dia ingin memaafkan Danish terlepas dari apa yang dilakukan nya, tapi satu sisi Ale juga merasa tak lagi punya harga diri, dan lagi Windu.


Ale akan pikirkan nanti setelah bangun. Tidur dulu, malu sekali menelpon Danish seperti itu.


Dan Ale pun tertidur lelap, karena lelah menangis dari tadi.


Sedangkan Danish yang tengah berkemas pakaian karena berencana akan keluar kota memberhentikan packing nya dan menerima telpon dari Ale.


Danish sangat tercengang dengan apa yang di katakan Ale.


"Ale. Seorang Alkhalena Rahmuna mencintai Danish dan meminta untuk tidak meninggalkan nya! ini serius tidak mimpi. Ale mencintai gue, di menangis tersedu untuk gue.! " gumam Danish dengan diri nya sendiri.


"Aaaaaaa Aleee I love you! " pekik Danish kesenangan.

__ADS_1


"Ah. Indah nya jika cinta berbalas seperti ini! " gumam Danish sambil merebahkan diri di kasur nya.


"Apa Ale begitu mencintai gue, sampai dia memaafkan gue padahal dia udah tau kebusukan gue. Ahh senangnya! " gumam Danish.


Danish begitu senang karena mengetahui Ale mencintai nya dan juga mau kembali kepada nya. Danish turun dan ingin berbicara dengan pap dan mam nya jika dia tidak jadi ingin kuliah ke luar kota.


"Pap! " panggil Danish.


"Hmm. Pap disini boy! " kata pap di ruang keluarga sedang bermain dengan sang putri tercinta.


"Oh. Pap ada disini! mam dimana pap? " tanya Danish.


"Mam ke belakang sebentar! "


"Pap, Danish mau ngomong! " kata Danish sambil duduk di sebelah pap nya.


"Ngomong apa boy? "


"Danish mau kuliah disini aja deh! "


"Ya udah, Alhamdulillah! " kata pap santai sambil terus menggelitiki putri kecil nya itu.


"Dek, sana atuh ah ganggu kakak bicara sama pap! " pekik Danish.


"Yee. Orang kakak yang ganggu adek main sama pap dari tadi! " keluh si kecil.


Danish hanya mencebikkan bibir nya.


"Pap, apa perusahaan kita Sinatria Corp. bisa mengalahkan Dhanesa Group? " tanya Danish.


"Kenapa begitu? pap dan daddy nya abi berhubungan baik boy, kenapa harus saling mengalahkan jika bisa bekerja sama! "


.


.


.


.


Tuh dengerin Nish.


Ih Ale bikin gregetan, kamu yakin Le. Danish itu punya kelainan seksual loh, apa kurang jelas dia menikmati permainan yang kasar!!.


Happy Reading semuanya.

__ADS_1


__ADS_2