LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
Part 9. Semakin dekat


__ADS_3

"Sewot amat, lo kenapa sih win. pms ya" kata danish.


"Daripada elo, gila" sewot Windu sambil memakai sarung karena suara adzan subuh sudah terdengar.


"Lo mau ke masjid, ikut dong. Tungguin gue mandi bentar. " kata Danish.


"Ga usah mandi, wudhu aja ." pancing Windu.


"Junub gue bro. " kata Danish santai.


"Lo habis nge*we ya. " semprot Windu.


"Ah, enggak lah kan gue udah janji, gue mimpi basah. " jawab Danish langsung beranjak ke kamar mandi.


"Makan tu janji busuk lo. " sewot Windu kemudian keluar dari kamar nya.


"Eh tungguin" teriak Danish.


Tapi Windu tak peduli, dia mengabaikan Danish yang berteriak. Dia sebenarnya males lihat Danish. Video yang dia lihat tadi terus terbayang di otak nya.


"Dia bener bener baj*ingan" gumam Windu,


bagaiman tidak windu yang tidak menganut hidup bebas harus melihat teman nya sendiri sedang memadu kasih.


Eh bukan memadu kasih deng, sedang menuntaskan hasrat dengan sangat kasar pada wanita yang di bayar nya, Windu yang melihat nya pun ngilu mendengar teriakan wanita yang di bawah teman nya itu.


Terus juga rintihan sakit nya terus terngiang di telinga Windu, di ujung pelepasan nya nama Ale yang dia teriak kan, "Biadab" gumam Windu.


"Aku tidak akan membiarkan sahabatku kau sakiti, kalaupun kamu serius, aku tidak mau sahabatku kamu kasar i seperti wanita tadi malam. " gumam Windu.


...******...


Hari berganti hari, tak terasa ujian kelulusan dimulai hari ini, Windu semakin menjaga jarak dengan Danish. Windu pun tau Danish sering ke rumah nya karena Ale. jadi Windu mulai banyak alasan. banyak tidak dirumah agar Danish tidak datang ke rumah nya.


Ale dan Danish pun semakin hari semakin intens komunikasi dan sudah mengungkapkan rasa saling sayang nya.


Ya, tepat nya 4 hari yang lalu. Saat Danish menelepon Ale, kemudian Danish mengungkapkan rasa hatinya, rindu teramat karena lama tak ke rumah Windu, Windu menjauh. Kemudian Ale juga mengatakan udah mulai saya juga, tapi tetap tidak ingin pacaran, ya gengsi ale terlapau tinggi.


Karena menurut Ale, Danish tau kalau Ale sayang, dan Ale tau kalau Danish sayang itu sudah cukup, Ale berbunga bunga dan semangat menjalani ujian dan belajar nya.


^^^danish^^^


^^^06.10 : semangat ujian hari ini alenaku,^^^


^^^06.10 : hati hati berangkat nya, semoga ujian nya gampang cantik ku^^^


Ale tersenyum membaca pesan yang baru saja masuk.


me


06.11 : iya udah siap, nunggu anis

__ADS_1


06.11 : kamu juga ya danish


^^^danish^^^


^^^06.12 : sayang kek, danish doang manggilnya^^^


me


06.13 : kamu juga semangat danish nya alena


^^^danish^^^


^^^06.15 : ahh melayang aku, i love you cantik, i love you alenaku, semangat ku, hidup ku^^^


Hahaha, Alena terkekeh membaca pesan dari crush nya itu, mood yang bagus di hari pertama ujian kelulusan.


^^^danish^^^


^^^06.20 : setelah ujian selesai, pokok mau jalan ke puncak berdua sama aku ya^^^


me


06.21 : ijin lah sama ayah


Pesan diakhir i karena Anis sudah datang, Ale bergegas ke depan dan berangkat ke sekolah, karena ujian kelulusan maka Ale dan Anis berangkat pagi. 06.21 adalah pagi menurut Anis. karna biasanya 06.45. walaupun menurut murid lainnya 06.21 adalah jam mereka biasa sekolah hari biasa.


Sedangkan hubungan Ale dengan Windu seperti biasa, masih sering saling bercanda, hanya saja memang jarang ketemu seperti biasa, mungkin Windu sibuk belajar kelompok, itu pikiran Ale.


Seperti saat ini, Windu baru hadir mepet dengan bel, dan kebetulan satu ruangan ujian dengan Danish, Danish berjalan menghampiri Windu.


"Tumben lo mepet bro. "sapa Danish duduk di sebelah windu.


"Iya, gue kesiangan. " jawab Windu.


"Gak biasanya, biasanya juga setelah subuh lo belajar." jawab Danish.


"Iya ketiduran pas belajar." jawab Windu.


"Kepo banget lo. " lanjut nya.


"Lo akir akir ini nge jauhin gue, apa salah gue Win, harusnya lo bilang, biar gue bisa introspeksi, jangan langsung nge jauhin gue kayak gini. " kata Danish.


"Karna lo ingkar janji. " jawab Windu singkat.


"Ingkar janji yang mana?. " tanya Danish.


"Lo emang gak punya hati ya Nish, lo ***** kan dua minggu yang lalu, sama geng lo itu bergilir. Lo pikir gue gak tau. Padahal lo janji dari setahun setengah yang lalu udah berhenti. " sewot Windu.


"Lo lo tau dari mana win. " jawab Danish mulai gugup.


"Lo gak perlu tau gue tau dari mana, yang jelas lo pikir gue akan biarin Ale bersatu sama sampah macam lo. " kata Windu dengan tatapan yang sangat tajam pada Danish.

__ADS_1


"Lo salah paham... belum sempat menyelesaikan kata kata nya terdengar.


Mereka tidak menyadari jika ada dua orang yang menguping pembicaraan mereka.


tet tet tet


Terdengar suara bel masuk, dan semua dewan pengawas ujian mulai bergegas menuju ruangan masih masih setelah mengambil blanko soal.


Danish perlahan kembali ke kursi sambil memandang tatapan tajam yang dilayang kan Windu terhadap nya.


Kemudian pengawas masuk dan mulai membuka blanko soal ujian dan dan membagi pada semua siswa.


Danish yang gelisah, tidak fokus pada ujian hari ini, dia benar benar tidak habis pikir, darimana rindu tau kelakuan bejat nya setelah satu setengah tahun berhenti. Padahal tidak ada yang tau selain Leo dan Abi.


"Apa ini semua ulah Leo dan Abi ya, kenapa dia sejahat itu, apa motif Leo dan Abi. Ale maafin gue ya, gue beneran gak berfikir jauh dan mau aja di paksa sama Leo dan Abi. " bathin Danish,


"Kayak nya gak mungkin deh kalau dua sahabat ku itu yang bilang, apa motif nya coba, apa Windu ngikutin gue kemana mana ya. " pikir Danish.


Hingga tanpa terasa pemberitahuan terdengar jika masa pengerjaan ujian tinggal 15 menit lagi, Danish yang baru menyelesaikan kurang lebih setengah soal langsung gelagapan.


"Sial, kenapa gak fokus gini gue. " bathin nya.


Kemudian dia mengisi 25 jawaban dengan jawaban A semua,


"A semua deh, paling tidak pasti ada beberapa yang benar, kalau aku acak takutnya menghindari jawaban yang benar, A adalah Ale, xixixi" batin nya.


Kemudian tidak terasa waktu sudah selesai dan semua murid dipersilahkan keluar meninggal kan jawaban di meja masing masing. Karena pengawas akan menatap sesuai kode soal.


Windu bergegas membawa tas nya keluar, Danish pun membawa tas asal dan berlari mengejar Windu. menuntaskan kegelisahan hati nya,


"Win, tunggu gue. " teriak Danish sambil berlari.


Danish berlari mengejar Windu dan memegang tangan Windu untuk menghentikan langkah nya.


" lepasss"


.


.


.


.


.


Windu emang sahabat sejati ya,


Mak juga punya sahabat sejati kaya gitu dan sekarang masih kayak gitu, wkwkw tambah lebih nge jaga nya karena dah jadi suami mak🤣


Happy reading ya semua,

__ADS_1


semoga suka sama cerita mak,


__ADS_2