
Windu bergegas membawa tas nya keluar, Danish pun membawa tas asal dan berlari mengejar Windu, menuntaskan kegelisahan hati nya.
"Win, tunggu gue. " teriak Danish sambil berlari.
Danish berlari mengejar Windu dan memegang tangan Windu untuk menghentikan langkah nya.
"Lepasin tangan kotor lo Danish. " kata Windu dengan penuh penekanan dan tatapan tajam.
"Sorry, gue jelasin Win, jangan kayak cewek gini napa" kata Danish melepaskan tangan Windu.
Windu berjalan kembali menuju kantin, untuk makan siang sebelum ujian ke dua dan pulang.
"Win, lo jangan diem aja napa! kayak cewek aja lo ngambek ngambek gitu. " kata Danish berjalan cepat men sejajar i Windu.
Windu terus berjalan dengan diam dan cepat menuju kantin.
"Win, itu hal wajar buat laki, yang penting gue pegang janji gue buat gak ngerusak Ale, jadi gue rusak yang udah rusak. " kata Danish dengan mudah nya, karena dari tadi tidak dijawab oleh Windu.
Bug
Tanpa aba aba Windu memberikan bogeman mentah pada wajah Danish, perkataan danish menyulut emosi Windu.
"Mata lo, buta mata hati lo emang, anjing lo, budak ***. " geram Windu dengan bogeman yang kembali dia layangkan.
Danish tidak terima dengan tinjuan Windu, Danish merasa harga diri nya ternoda karena dihajar di depan umum oleh Windu, dua pria sabuk hitam taekwondo itu sama sama adu kekuatan.
"Alay lo, kayak lo gak pernah aja. " racau Danish sambil meng hadiahkan bogeman mentah pada Windu.
"Kelakuan gue gak kayak binatang, lo aja yang anjing makanya kawin sama siapa aja. " cerca Windu sambil terus adu jotos,
Sudut bibir Danish sudah robek, dan pelipis Windu juga berdarah.
Anak anak sudah menggeromboli mereka berdua, kemudian Leo dan Abi melerai mereka, abi memegang Danish dan Leo memegang Windu.
"Kalian gila ya, berantem pas ujian gini. Lo mau di skors besok gak ikut ujian, trus gak lulus. Tolol semua" teriak Leo.
"Dia bajian*gan, mulut sampah nya mau gue tutup sekalian biar ga kebanyakan bacot. " sewot Windu membersihkan baju yang sedikit berantakan itu.
"Lo yang sok suci, lo duluan yang pukul gue. " kata Danish
"Karna lo pantes buat di hajar, bahkan buat di buang ke sampah. " ketua Windu.
"Pegang sahabat kalian berdua ini, jangan pernah boleh deketin gue lagi. " kata Windu penuh penekanan dan berlalu pergi.
"Lo gpp? " tanya Leo.
"Gpp" jawab Windu sebentar kemudian meneruskan langkah nya.
"Lo gpp nish? ." tanya Leo pada Danish.
"Luka kecil, biasa. yuk ke kelas aja. " kata Danish.
Tiga pria itu kembali ke kelas sedangkan Windu ke toilet, membersihkan sedikit luka di pelipis nya.
"Bajingan Danish" gerutu Windu sambil membersihkan darah di pelipis nya.
Kemudian Windu pap lukanya dan mengirim pesan pada Ale.
"Gak ada alasan lagi buat nutupin ini, Le lo harus tau dan lo harus bisa daripada semakin sakit, gue sayang elo Le" gumam Windu sambil mengirim pesan pada Ale.
__ADS_1
me
10.25 : 📷
10.25 : ulah cowok lo tuh,
^^^ale^^^
^^^10.26 : 📷^^^
^^^10.26: apa gak bisa baik baik win, tumben lo kasar gini, kenapa sih?^^^
deg
" bajingan itu udah antisipasi chat ale dulu, dasar lo pecundang, ketakutan kan lo" gumam windu
me
10.26 : ha maksud lo le?
^^^ale^^^
^^^10.26 : gue tau semua nya win,^^^
^^^10.27 : gue sahabat an sama lo dari kecil, kenapa lo gini sih sekarang?^^^
^^^10.27 : danish cuma mau ingetin lo kenapa malah lo tonjok sih, kangen latihan taekwondo lo^^^
"Bajingan lo ya" gumam Windu dengan penuh emosi dan gemertak gigi.
me
^^^ale^^^
^^^10.27: stop win, lo kok kayak bukan yang gue kenal, jangan fitnah danish. gue sayang lo sebagai sahabat gue, tapi gue juga sayang danish. jangan bikin rumit win,^^^
me
10.28 : ha? fitnah apa?
^^^ale^^^
^^^10.29 : lo mau bilang danish selingkuh kan, danish yang udah ingetin lo buat jangan ngen*tot sama cewek, dosa. kenapa lo malah tonjok dan mau fitnah daniah yang ngentot di belakang gue**.^^^
^^^10.29 : kenapa lo gini sih win🥺***^^^
me
10.29 : lo kenal gue dari kecil le,
10.29 : lo lebih percaya omong kosong danish daripada orang yang selalu berada sama lo dan jagain lo,
10.30 : lo yang berubah bukan gue,
^^^Ale^^^
^^^10.30 : gue udah bel, nanti gue ke rumah lo^^^
Danish dengan emosi yang berkobar karena di fitnah dan kecewa karena tuduhan Ale, memilih mencuci mukanya untuk menghilangkan emosi, menyegarkan rambut yang setengah basah.
__ADS_1
"Le sakit banget lo lebih percaya Danish daripada gue, gue udah dari kecil sama lo, dan lo tau gue gimana. Sakit banget gak dipercaya lo daripada sakit di pelipis gue" gumam Windu kemudian berjalan menuju kelas nya karena harus melakukan ujian ke dua nya.
Kemudian Windu masuk kelas dan bersitatap dengan mata Danish, Windu menatap dengan tatapan merendahkan dan Danish dengan tatapan tajam.
"Lo gatau aja gue punya video lo, mati lo." batin Windu.
"Aku pastikan, Ale akan lebih percaya gue daripada lo Win, lo yang bikin semua ini semakin panjang, sekarang pilihan nya lo atau gue, karena lo udah mengibarkan bendera perang ke gue. " batin Danish.
Kemudian pengawasan datang dan ujian di mulai, kali ini Danish mengerjakan ujian nya dengan tenang tanpa gangguan apa pun, tidak lagi gelisah seperti ujian yang pertama kali.
Begitupun dengan Windu, walaupun hatinya sedang sangat panas.
pukul 12.30 ujian selesai dan semua murid pulang, termasuk Windu dan Danish, windu pergi begitu saja. kemudian Danish menghampiri Leo dan Abi.
"Yuk pulang bro. " kata Danish.
"Lo ada apa sih sama Windu? ." tanya Abi.
"Tau tu, laki laki kayak cewek aja, pms. " canda Danish.
"Lo kali yang keterlaluan, Windu ga pernah kayak gini lo. " kata Leo.
"Dia marah karna gue nge*we waktu itu, Ale sahabat dia. " jelas Danish.
"Lah, dia tau darimana bro, kan yang tau cuma kita bertiga. " kata Abi kaget.
"Gatau juga, awalnya aku bingung tapi biarin aja, udah terlanjur ." kata Danish.
"Terus ale? ." tanya Leo.
"Ale tetep lah akan jadi pacar gue, dia udah baik dan buka hati ke gue. " kata Danish penuh kesombongan.
"Dia terkenal cewek baik baik kata temen gue di sekolah sebelah. " kata Abi.
"Sangat baik baik. " kata Danish.
"Kalau Windu kasih tau ale gimana?. " tanya Leo.
"Gue akan buat Ale milih gue dan percaya gue daripada Windu. " kata Danish lagi.
"Caranya?. " tanya Abi.
"Gue fitnah aja Windu. "
.
.
.
.
Happy reading ya para kesayangan mak,
Semoga suka,
Jangan lupa jempot bergoyang nya, dan komen mendukung nya,
🌻
__ADS_1