LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)

LOSER MAN( Ketika Cinta Dibalut Dengan Luka)
Part 2. Danish


__ADS_3

Ini karya original nya mak ya,


semoga para readers suka.


Dan jangan lupa like komen dan vote, biar mak tambah semangat nulis nya.


Dan lagi maaf apa bila banyak typo bertebaran mengurangi kenikmatan kalian membaca cerita, semoga bisa mengambil yang baik dan membuang yang buruk dan bisa dijadikan pengalaman.


Happy Reading.


.


.


.


.


.


Cengklung.


Windu yang tengah asik mengarungi mimpi mendengar suara notif ponsel nya berkali kali, akhirnya memutuskan untuk membuka mata, dia khawatir ada sesuatu yang mendesak.


leo IPA 3


23.24: Lo mau gabung gak, kita lagi punya mainan ya rapet nih


23.24: lo dapet giliran setelah gue deh,


23.25: 📷 video


23.25: jalan mentari gg 10


Windu penasaran apa video yang dikirim, dan memutarkan video saat Danish berdiri dan wanita berjongkok sedang mengulum pusat tubuh nya.


Windu terus menonton sampai selesai dengan gemertak gigi yang tiada henti nya.


"Sekali baj*ingan akan tetap baj*ingan, lo kurang ajar Nish, bang*sat lo. Awas aja lo kesini. Saat Ale buka hati lo kayak anjing gini, lo beneran berani nyakitin sahabat gue. Udah gue wanti wanti dari awal. Janji lo busuk." emosi Windu.


Kemudian Windu menghubungi Ale, tapi tak kunjung ada jawaban. Kemudian dia ingat kalau Ale sedang di rumah oma nya, pastilah tidak ada sinyal.


^^^me^^^


^^^00.10 : lanjut bro, gue skip^^^


Setelah membalas pesan Leo Windu kembali memejamkan mata, dengan hati yang panas.


...*******...


Ahh


Rasa yang sudah lama tidak aku rasakan, membuat ku tak bisa mengontrol ekspresi dan suara ku. Sangat nik"mat kulu*an bibir seksi nya.

__ADS_1


Ahh


Ampun, aku merem melek dibuat nya. Dia terus memainkan lidah nya seperti mendamba milik ku.


Oh shitt


Rasanya aku tidak lagi bisa dipermainkan oleh wanita ini. Ku pegang kepala nya sebelah kanan dan kiri tangan ku menggulung rambut nya dan menjambak nya kemudian aku maju mundurkan dengan cepat sambil memegang rambut dan kepalanya hingga aku berasa hampir akan keluar.


Aku semakin meng*ocok mulut nya dengan kencang dan aku tekan sampai pada pangkal tenggorokan wanita itu saat aku meleng*guh mengeluarkan lahar ku, dan tak ku sangka di malah mengh*isap kuat dan menelan nya, ngilu sekali rasanya milikku.


Kemudian aku melihat nya merangkak kebelakang mundur mundur dengan membuka kedua paha nya lebar sambil menatap penuh naf*su. Aku pun terbuai dengan pemandangan di hadapan ku, di tambah dia sangat cantik dan mulus dengan kulit seputih susu.


Aku beranjak mendekat dan mengarahkan milikku agar terbenam pada nya yang sudah terbuka lebar itu, dan mendorong kuat tanpa aba aba.


Bless


Akhhh


Arghhhhh


"Oh kau gila tampan." rintih wanita itu.


"Kau nik*mat cat, Ahh." kata ku sambil memompa nya, tanpa ampun, aku mengejar puncak kesejahteraan rudal ku, tanpa memikirkan milik nya.


Aku terus mengejar puncak ketinggian rudal ku, tanpa melihat wanita itu, tapi tanganku merem*as squishy nya, aku mendengar dia mendes*an kemudian berteriak terpekik keras aku terus menghujam nya sambil mendongakkan kepala menikma*ti sensasi yang lama aku tidak rasakan. Dengan mulut membuka, dan saat aku rasakan rudal ku ingin memuntahkan bahan bakar nya aku menarik nya yang memutahkan pada perut wanita itu.


"Argghhh Ale" seruku di ujung ketinggian nirwana.


Biarlah orang mereka sering melihat ku polos, melihat ku bermain dengan wanita wanita juga sering sekali. malah mereka yang mengajari ku.


"Kau sangat jahat, kenapa menyebut nama Ale saat yang kau ewe cat." sarkas Leo.


"Dia hanya menjual tubuh nya." sarkas ku.


"Tapi dia punya perasaan jing. Kau memakai nya tanpa ampun dan tidak berperasaan, aku jadi panas dingin." kata Leo.


"Ya udah sana lo." kata Abi.


"Tau nih, sana gih." kata ku sambil mendudukkan pantatku di sofa itu.


Kemudian Leo beranjak dan berjalan melepas celana panjang nya duduk di kasur menanti Cat keluar dari kamar mandi.


...******...


Tiba tiba terdengat tiga notif pesan masuk lagi, akhirnya Windu meraih kembali ponsel yang ia letak kan di atas nakas tadi.


Danish


00.11 : lo di mana win?


00.11 : dirumah apa keluar?


00.12 : gue ke rumah lo ya

__ADS_1


Dengan panas hati Windu pun membalas.


^^^me^^^


^^^00.13 : mending lo jangan kesini dulu kalau lo gamau gue hajar^^^


Danish


00.14 : lo kenapa win? gue ada salah apa sampe mau lo hajar?


me


*00.15 : lo bajing*an*


Danish


*00.16 : lo dimana? baj*ingan kenapa*?


Males meladeni Danish dengan emosi yang masih membuncah, Windu langsung me nonaktifkan ponsel nya tanpa membalas pesan Danish lagi.


Dia sedang tidak dalam mood yang bagus untuk membalas dan ber komunikasi dengan Danish. Kemudian Windu kembali ke alam mimpi nya, melanjutkan mimpi yang tertunda.


...*****...


Di ruangan yang kini tengah penuh dengan desah*an dan erang*an. Danish tengah kalang kabut setelah mengirim pesan pada Windu.


Dia khawatir apa yang telah dia perbuat hingga Windu marah pada nya.


"Lo kenapa? ." tanya Abi


"Gue duluan boleh gak sih?. " tanya Danish.


"Enak aja, dateng bareng pulang bareng, gue nungguin lo enak enak masak gue ditinggal." kata Abi.


"Duh, gimana ni." gumam Danish,


"Emang lo ada perlu apa sih? ." tanya Abi.


"Gak kok,"


Kegilaan mereka bertiga berlanjut dan Danish berfikir akan mengubur rapat rapat sehingga Ale dan Windu tidak mengetahui hal ini.


.


.


.


.


Yah, dia gak tau kalau video sudah di tangan Windu.


Definisi seberapapun lama menutupi bangkai pasti akan tercium juga.

__ADS_1


__ADS_2