
Akhirnya Clara sampai di perusahaan Calvin, dengan cepat dia langsung menuju kantor utama di perusahaan tersebut tetapi dihalangi oleh staff yang berjaga di depan.
" Mohon maaf kak, mau bertemu dengan siapa ya " Tanya staff perempuan
" Calvin ada? Dia di ruangannya " Tanya Clara
" Mohon maaf kak, apakah sudah ada janji sebelumnya " Tanya staff lagi
" Untuk bertemu dengan kakak saya tidak perlu janji " Ucap Clara mencoba masuk, tetapi dihadang lagi oleh staff tersebut
" Tapi kak sekarang ada peraturan baru, Orang tua maupun kakak dan adiknya kalau mau bertemu dengan bos harus ada janji terlebih dahulu kak " Ucap staff dengan hati-hati
" telfonin dia sekarang juga, bilang ada adiknya disini " Ucap clara dengan kesal
" Baik kak, tunggu sebentar ya kak " Segera staff menelfon Calvin, Setelah tersambung
" Hallo tuan Calvin, mohon maaf ini ada adik tuan mau bertemu " Ucap staff wanita tersebut
" Usir dia, saya belum ada waktu buat ketemu sama dia " Ucap Calvin
" Tapi tuan, adik tuan memaksa untuk masuk " ucap staff wanita, mendengar itu Clara langsung merebut telfonnya
" Kak, keluar gak loe sekarang " Ucap clara marah
" Ra, bukan kakak gak mau nemuin kamu sekarang. Tapi dengan emosi kamu seperti ini, kakak gak bisa nemuin kamu. Percuma, karena yang ada kakak jelasin apapun tetap salah di mata kamu. Nanti kalau kamu sudah stabil emosinya baru nanti bicara lagi sama kakak. Oke " Ucap Calvin menjelaskan dengan perlahan
" Tapi kan kak ini tuh darurat Clara harus cepat dapat jawabannya " Ucap Clara merengek
" Gini aja, yang kamu dengar kemungkinan benar, tapi biar lebih jelasnya nanti kakak jelasin kalau kamu udah stabil emosinya. Udah dulu ya kakak lagi sibuk, nanti kakak telfon ya " Ucap Calvin segera menutup telfonnya
" Kak, bener gimana maksudnya. Ihhh kenapa ditutup " Ucap Clara meletakkan telfonnya dengan kasar
" Maaf ya kak tuan Calvin memang sedang sibuk " Ucap staff perempuan
" Diem loe " Ucap clara berlalu pergi meninggalkan kantor Calvin
" Buset ternyata kakak sama adiknya sama-sama menyeramkan kalau lagi marah " Gerutu staff perempuan sambil bernafas lega
......................
......................
...Restoran Favorit Papa Yeri...
" Sudah lama papa gak kesini. Apalagi disini banyak kenangan sama mama kamu " Ucap Papa Yeri melihat sekeliling dengan perasaan senang
" Yeri sengaja bawa Papa kesini buat nenangin Papa, dan ucapan syukur atas kembalinya Papa disisi Yeri " Ucap Yeri tersenyum lebar
__ADS_1
" Papa boleh pesen 3 menu favorite Mama kamu? Siapa tau dia juga disini bareng-bareng kita " Tanya Papa takut tagihannya memberatkan Yeri
" Boleh dong Pa, apapun Papa boleh pesan. Ohiya nanti Aldo ikut makan boleh kan " Tanya Yeri
" Aldo? Laki-laki itu masih dekat dengan kamu " Tanya Papa
" Aldo memang dari kecil udah deket sama Yeri kan pah, Masa Papa lupa " Ucap Yeri tersenyum
" Tapi dia kan udah papa.....
Papa belum sempat menyelesaikan ucapannya Aldo pun datang dan menyapa Papa dan Yeri
" Hai Yeri, Om... Maaf ya terlambat tadi macet banget " Ucap Aldo
" Gakpapa do, kita juga baru dateng. Sini duduk " Ucap Yeri menyuruh Aldo duduk di sebelahnya
" Iyaa... Kalian udah pesen makanan " Tanya Aldo
" Belum, baru mau pesan tapi loe udah dateng, Jadi sekalian aja ya " Ucap Yeri dengan wajah sumringah
" Oke, gue seperti biasa ya " Ucap Aldo
" Iya gue udah tau makanan kesukaan loe apa " Saut Yeri sambil memilih menu
" Ohiya om, gimana keadaanya? Om baik-baik aja kan " Tanya Aldo ke Papa Yeri
" Ya seperti yang kamu lihat, om baik-baik aja " Jawab Papa Yeri seperti malas berbicara dengan Aldo
" Iya... Makasih ya do selama ini kamu mau temenin Yeri " Ucap Papa
" Iya om, udah jadi kewajiban saya sebagai orang yang mencintai Yeri " Ucap Aldo dengan bangganya
" ihh apaan sih do " Ucap Yeri tersipu malu
" Kamu masih saja mengejar anak saya " Tanya Papa Yeri menatap Aldo
" Sampai kapan pun sebelum saya dapatkan Yeri rintangan apapun akan saya hadapi om, termasuk orang yang menghalangi saya " Ucap Aldo tersenyum lebar
Deg.....
" Perasaan apa ini? Kenapa perasaan ini seperti terintimidasi " Batin Papa Yeri
" Udah kalian jangan begitu, harus akur ya " Ucap Yeri mencairkan suasana
Aldo terus menatap Papa Yeri yang sedang gelisah
" Ohiya, kenapa Clara gak ada kabar ya? Udah gue chat untuk gabung tapi sampai sekarang dibaca aja engga " Ucap Clara sambil melihat hpnya
__ADS_1
" Mungkin dia lagi galau, jangan ganggu dia " Ucap Aldo
" Kok loe tau ? Jangan-jangan loe juga deketin dia ya" Ucap Yeri curiga
" Gue gak tertarik cewe yang emosian kaya dia " Ucap Aldo singkat, Yeri hanya mengangguk percaya
" Yey akhirnya makanannya datang, yuk Pah, Aldo selamat menikmati " Ucap Yeri senang
Akhirmya mereka bertiga menikmati makanan yang sudah dipesan
" Gue ke toilet dulu ya " Ucap Yeri berlalu pergi menuju toilet
" Gimana om makanannya pasti enak ya " Ucap Aldo ke Papa yeri
" Enak, ini restoran favorite om sama tante dulu " Jawab Papa Yeri
" Ya setidaknya gak seperti makanan waktu di culik ya om, pasti hambar. Paling kalau lagi beruntung dibagi sama penjaganya " Ucap Aldo sambil memakan-makanannya
" Bagaimana kamu tau " Tanya Papa yeri
" Disetiap film diceritakannya seperti itu sih, kalau memang benar berarti ya sesuai dengan kenyataan kan " Ucap Aldo tersenyum
" Kamu jangan dekati anak saya lagi, sudah saya peringatkan dari dulu tapi kamu masih aja deketin Yeri " Ucap Papa yeri mengingatkan Aldo
" Saya waktu itu memang diam om, tapi saya juga punya hak buat dapetin orang yang saya cinta " Ucap Aldo
" Tapi kalian gak pantes sama sekali " Ucap Papa Yeri
" Memangnya saya seburuk itu ya om " Ucap Aldo mendekat ke Papa Yeri
" Pokoknya jangan dekati Yeri mulai dari sekarang " Ucap Papa yeri tidak nyaman
" Saya ngeluarin kamu bukan untuk melawan saya, Tapi untuk menenangkan Yeri yang putus asa. Jangan sekali-kali melawan saya kalau memang gak mau berakhir seperti istrimu " Ucap Aldo berbisik ke telinga Papa Yeri
" Kamuu.... Kamuu " Ucap Papa Yeri terkejut, akhirnya Yeri datang
" Pah? Papah kenapa " Tanya Yeri melihat muka Papanya memerah
" Om tadi tersedak Yer,jadi gue tadi bantuin nepuk-nepuk punggungnya " ucap Aldo
" Ya ampun Pah, makannya kalau makan pelan-pelan jangan sampai tersedak " Ucap Yeri mengelus punggung Papa
" Yeri, gue gak bisa nemenin sampai akhir, gue ada rapat mendadak jadi gue harus pergi dulu " ucap Aldo berpamitan
" Iya do gakpapa, gue juga gak lama-lama kok bentar lagi juga pulang " Ucap Yeri
" oke gue pergi dulu ya, mari om " ucap Aldo pergi dari restoran
__ADS_1
" iyaa do, Hati-hati yaa " teriak Yeri
...****************...