Love For Live

Love For Live
Love for Live Eps 23


__ADS_3

Bagaskara masih mengikuti clara dan yeri secara perlahan. Sesampainya di sebuah restoran bagaskara duduk di sebelah yeri.


"Ihh kok loe duduk disini? Kan banyak kursi kosong" Ucap yeri mencoba menghindar.


"Gue suka aja disini! Masalah.. " Ucap bagaskara sambil tersenyum tak berdosa.


"Enggak kok loe disitu aja, kalian berdua kan jomblo jadi gak jadi masalah" Ucap clara sengaja agar mereka dekat.


"Betul kata temen loe, gue pesan apa yang kalian pesan aja" Ucap bagaskara tidak mau ribet melihat buku menu.


"Loe yakin ? Kita pesan yang pedes loh" Ucap yeri meremehkan.


"Sepedas apa sih? Paling cuma bikin mulut terbakar aja. Udah pesan aja nanti gue yang bayar" Ucap bagaskara dengan percaya diri.


"Wiihh yakin nih kak? Oke kita pesan apapun yang kita pengen ya" Ucap clara memanfaatkan kesempatan.


"Raa, jangan gitulah. Kita kan belum kenal banget, kalau nanti dia mau manfaatin kita gimana" Ucap yeri menolak.


"Bukannya kalian udah saling kenal" Tanya clara.


"Kenal, dia juga pernah tidur di villa gue kok" Ucap bagaskara yeri dan clara kaget.


"Apa? Jangan-jangan kalian udah pacaran tanpa bilang gue. Ngaku kalian" Ucap clara.


"Enggak kok, jangan ngaku-ngaku deh gas. Itu kan karena terpaksa" Ucap yeri yang awalnya keras menjadi pelan.


"Wahh kalau udah jadian bilang yaa. Ohiya btw nama kakak siapa" Tanya clara kepo.


"Bagaskara, panggil aja bagas jangan kakak, gue gak mau punya adek" Ucap bagaskara.


"Okey gas.. Hmm lama juga yaa mana udah laper" Ucap clara.


"Ohiya ra gimana keadaan erick? Kok bisa sih dia ke tembak. Emangnya dia main ke sarang polisi atau tni" Ucap yeri kepo ingin tahu kabar erick sekarang.


"Sekarang udah lebih baik, tapi itu kelihatan sakit banget. Tapi tau sendiri erick gimana, gak pernah mau ngomong kalau dirinya gak baik-baik aja" Ucap clara sebenarnya khawatir.


"Loe harus rawat dia ya, jangan sampai ada perawat lain" Ucap yeri.


"Pasti dong gue akan sering kesana, kalau bisa malah gue mau tidur disana" Ucap clara tersenyum nakal.


"Uhukkk uhukk sial" Ucap yeri tersedak padahal tidak minum atau makan sesuatu.

__ADS_1


"Kenapa Yeri? Loe tersedak nyamuk ya hahahaha" Ucap clara tertawa puas.


"Puas ya loe ngetawain gue, tenggorokan gue sakit banget. Mungkin gue kurang minum" Ucap yeri, bagaskara segera mungkin mengambil minum yang sedang disiapkan pelayan restoran dan mengambilnya untuk yeri.


"Nih.. Jangan sampai kamu mati kehausan" Ucap bagaskara.


"makasih ya" Ucap yeri meminum minuman yang diberikan bagaskara.


"Erick yang kalian maksud erick temen loe kan" Tanya bagaskara menghadap yeri.


"Iyaa yang cari gara-gara sama aldo waktu itu" Ucap yeri.


"Loe pacarnya" Tanya bagaskara ke clara.


"Bukan pacar sih, lebih tepatnya milik gue hehehe" Ucap clara tersenyum.


"Wahh makanannya udah dateng, terima kasih ya kak" Ucap yeri yang senang karena dia sudah kelaparan sedari tadi.


"Silahkan dinikmati ya" Ucap pelayan restoran.


Tanpa basa-basi yeri langsung menyantap makanannya dengan lahap, tanpa menghiraukan bagaskara yang sedari tadi melihatnya makan.


"Makan yang banyak ya" Ucap bagaskara sambil memberikan ayam ke piring yeri.


"Gue lagi diet jadi gak terlalu makan banyak" Ucap bagaskara sambil mencoba makanan yang yeri dan clara pesan.


"Haahhh pedes juga yahh haaahhh" Ucap bagaskara kepedesan dan minum dengan banyak.


"Katanya tahan pedes, segitu aja udah merah mukanya hahaha" Ucap yeri mentertawakan bagaskara.


"Bukan gak tahan, mulut gue kaget hahhhh" Ucap bagaskara memakan dengan cepat agar cepat habis.


"Sial, gue lupa harusnya gue gak makan makanan pedas dulu untuk sekarang" Batin bagaskara sudah merasakan reaksi di perutnya.


"Ahhh" Ucap bagaskara memegangi perutnya.


"Loe kenapa gas? Perut loe sakit" Tanya yeri khawatir.


"Gue gakpapa, gue bayar dulu ya" Ucap bagaskara menuju ke kasir dan memberikan kartu kredit miliknya sambil memegangi perutnya yang terasa terbakar. Pengawal bagaskara yang memantau dari jauh segera membantu bagaskara untuk segera dibawa ke rumah sakit.


"Gas loe gak papa kan" Tanya yeri lagi memastikan.

__ADS_1


"Bos, kita ke rumah sakit sekarang ya" Ucap pengawal menuntun bagaskara menuju mobil.


"Bagaskara kenapa ya" Tanya yeri dan clara mengikuti.


"Bagaskara saat ini tidak boleh makan makanan pedas karena bisa mempengaruhi lambung dia yang saat ini sedang kambuh" Ucap pengawal yang lain.


"Kenapa dia gak bilang kalau dia gak bisa makan makanan yang pedas" Ucap yeri.


"Dari tadi sudah kami kasih kode jangan dimakan tapi bagaskara tetap memakannya. Kami ke rumah sakit dulu ya. Ohiya ini dari bagaskara buat yeri" Ucap pengawal memberikan bungkusan ke yeri dan langsung pergi meninggalkan mall.


"Dia akan baik-baik aja kan" Ucap yeri ke clara.


"Dia akan ditangani dokter terbaik, jadi loe tenang aja. Jadi dari tadi kita diawasin orang banyak ya" Ucap clara masih syok lihat pengawal bagaskara yang banyak.


"Gue juga baru tau" Ucap yeri sambil menatap ke kejauhan.


"Btw itu apa ya yang dikasih bagaskara buat loe" Tanya clara penasaran.


"Tau nih" Ucap yeri mencoba membuka.


"Wahhh yerii ini kan tas yang merk gue tadi beli, jangan-jangan dia udah ngikutin kita dari tadi" Ucap clara.


"Mungkin aja" Ucap yeri memandangi tasnya.


"Ini kan tas yang gue pengen beli tadi, apa dia perhatiin gue tadi di toko" Batin yeri.


"Pokoknya loe harus baik sama dia, dia royal loh jangan sia-siakan cowok royal, nanti loe nyesel" Ucap clara.


"Nanti gue dibilang matre, gak mau ah gue akan balikin tas ini" Ucap yeri mencoba realistis karena bagaskara dan yeri belum terlalu dekat.


"Jangan dong, nanti dia akan kecewa kalau loe balikin" Ucap yeri.


"Tapi gue gak mau dia berharap lebih sama gue" Ucap yeri sedih karena masih ada erick dihatinya.


"Ya mungkin untuk saat ini dia belum bisa mengambil hati loe, nanti loe akan sedikit-dikit nerima dia. Percaya deh, cinta akan datang dengan sendirinya" Ucap clara meyakinkan.


"Yaa mungkin sih tapi gue gak yakin" Ucap yeri.


"Gue jadi kepo siapa cowok yang bersemayam lama di hati loe, apalagi loe gak pernah cerita sama gue" Ucap clara mendekat ke muka yeri.


"Masih orang yang sama, tapi gue gak yakin buat lanjutin perasaan gue. Dia udah jadi milik orang lain" Ucap yeri.

__ADS_1


"Kalau loe bisa rebut kenapa gak? Apalagi loe cantik gak mungkin kan loe ditolak" Ucap Clara enteng tak tahu bahwa cowok yang di maksud adalah erick.


__ADS_2