
''Tapi mana ada orang yang pegangan tangan, belai rambut gak ada perasaan apa-apa.'' Ucap Aldo tak mau kalah.
''Kenapa? Loe iri ya gak bisa seromantis ini sama Yeri. Dia itu gak suka sama cowok yang posesif, ya gimana dia mau suka sama loe orang loe terlihat seperti seorang kakak bukan seorang laki-laki dimatanya.'' Ucap Erick tetap menggenggam tangan Yeri.
''Erick, jangan gitu. Aldo baik banget sama gue kok, jadi loe jangan berantem sama dia ya.'' Ucap Yeri tersenyum. Bagaskara hanya melihat Yeri yang terlihat sangat dekat dengan Erick dan Aldo.
''Ya kali yeri gue bawa kabur lagi dari kalian yang berisik ini.'' Ucap Bagaskara merasa terganggu dengan polemik Aldo dan Erick.
''Loe kira loe siapa seenaknya bawa Yeri lagi.'' Ucap Aldo tidak terima dengan ucapan Bagaskara.
''Kalian kan sibuk merebutkan dia, ya karena gue yang ada waktu luang mending sama gue aja. Ya kan om.'' Ucap Bagaskara tersenyum ke arah papa yeri berharap didukung.
''Iyaa.. Saya mah terserah Yeri aja. Tapi bakal sulit sih, tiga-tiganya ganteng, keren, kaya lagi. Pilih sambil merem aja juga gak rugi.'' Ucap papa yeri mencoba mencairkan suasana.
''Aduhh gue pusing nih kalian ribut mulu kalau ketemu. Coba deh kalian jadi temen bakal jadi trio terkeren sepanjang masa.'' Ucap Yeri berharap mereka menjadi teman
''Wahh gue aja gak bisa bayangin gimana gue bisa berteman sama dia.'' Ucap Aldo menolak saran Yeri.
''Gak Yeri, dia itu gak pantes dijadikan teman. Emosinya aja masih belum stabil, gak seperti bagaskara yang udah jadi abang gue sendiri'' Ucap Erick membanggakan Bagaskara.
''Tapi dibandingkan dia, gue malah dukung loe sama Bagaskara. Keluarganya kaya raya gak bakal nyesel.'' Ucap Erick agak berbisik ke Yeri.
''Hahahah, tapi kalau yang gue suka loe gimana.'' Ucap Yeri sambil tertawa mendengar Erick menyarankannya dengan Bagaskara.
''Loe suka sama gue.'' Tanya Erick berubah menjadi serius, Bagaskara dan Aldo terlihat kaget.
__ADS_1
''Ya kalau gue gak suka sama loe kita gak bakalan jadi sahabat lah Rick, loe ada-ada aja hehehe.'' Ucap Yeri mencoba mengelak.
''Tapi loe dulu bilang suka sama seseorang yang dekat banget sama loe, bisa aja itu Erick kan.'' Ucap Aldo meminta penjelasan.
''Do yang deket sama gue itu gak Erick aja, banyak kok. Tapi itu udah masa lalu, dia udah bahagia dengan pilihannya.'' Ucap Yeri sambil menatap wajah Erick. Dan terlihat Erick tau siapa yang dimaksud Yeri yaitu dirinya.
''Ya kalau sebenarnya dia juga suka sama loe gimana.'' Tanya Aldo lagi.
''Gue gak mau merebut kebahagiaan orang lain untuk kepentingan gue sendiri do, yang harus gue lakuin sekarang adalah mencari kebahagiaan yang lain.'' Ucap Yeri sedikit sedih terlihat diwajahnya.
''Gue selalu bawa kebahagiaan buat loe, tapi kenapa loe belum bisa nerima gue.'' Tanya Aldo lagi tanpa basa-basi.
''Untuk bisa menerima kebahagiaan yang lain, gue harus bisa lupain yang buat gue bahagia sebelumnya do. Gue butuh waktu, gue harap loe paham ya.'' Ucap Yeri sambil tersenyum.
''Erick, gue harap loe jangan seperti ini lagi yaa. Loe udah punya pacar, bener kata Aldo memegang tangan, belai rambut itu tindakan orang yang sudah menjalin hubungan. Gue gak mau Clara nantinya akan salah paham. Kalau dulu loe belum punya pasangan jadi kita bisa sedekat mungkin, tapi kan sekarang ada hati yang harus loe jaga.'' Ucap Yeri sambil matanya berkaca-kaca.
''Iyaa Yeri, gue paham tapi rasanya gue gak bisa jauh sama loe.'' Ucap Erick beraksi.
''Yeri kan udah bilang loe harus jaga perasaan Clara, jadi jangan deket-deket dia.'' Ucap Bagaskara menarik tangan Erick agar menjauh dari Yeri, bagaskara menggantikan Erick duduk disamping Yeri.
''Loe juga gas, kita gak deket tapi loe slalu ngikutin loe. Nama loe aja gue tau dari Erick. Dan hadiah yang loe kasih kemaren, gue akan balikin ke loe ya.'' Ucap Yeri.
''Kenapa dibalikin, loe kelihatan suka banget sama tasnya. Gue beli juga pengen loe pakai karena cocok banget sama loe.'' Ucap Bagaskara menjelaskan kenapa dia membelikan tas.
''Tapi aneh jika kita baru kenal loe udah beliin gue barang yang harganya lumayan mahal.'' Ucap Yeri mencoba menjelaskan dari sudut pandangnya.
__ADS_1
''Gue mau loe pakai tasnya, kalau emang loe gak mau bisa loe buang. Dibalikin ke gue lagi juga percuma akan gue bakar didepan loe.'' Ucap Bagaskara mengancam.
''Tapi apa tidak berlebihan kalau gue terima itu.'' Ucap Yeri sungkan.
''Terima aja ya, jangan kecewakan orang yang udah berkorban banyak buat loe.'' Ucap Bagaskara mengucapkan kata-kata yang terselubung.
''Maksud loe? Apa gue salah selalu menerima kebaikan Aldo walaupun gue belum bisa mencintai dia.'' Tanya Yeri melihat dalam mata Bagaskara.
''Kalau memang gak bisa jangan dipaksa, semakin lama loe cuma akan menyakitinya. Iya jika loe bisa menerima cintanya kalau tidak? Apa loe akan mengorbankan kebahagiaan loe untuk kebahagiaan dia.'' Ucap Bagaskara serius. Erick dan papa yeri hanya menyimak ucapan Bagaskara yang agak rumit. Cuma Yeri yang paham apa yang dimaksud bagaskara.
''Masalah gue bahagia atau tidak, gue bisa kok asal balas budi gue sudah terbayarkan. Disini hanya Aldo aja yang memberi, gue gak bisa kasih apa-apa. Cinta pun sulit.'' Ucap Yeri.
''Duh kenapa gue jadi utarain semua yang gue pengen bilang, gue jadi malu.'' Ucap Yeri tersadar bahwa dirinya berbicara banyak dengan Bagaskara.
''Kalau memang ada yang pengen loe bicarakan, gue bisa kok jadi pendengar yang baik buat loe. Apalagi gue juga lebih tua dari loe, jadi gue bisa kasih sedikit nasihat dari apa yang gue pernah alami.'' Ucap Bagaskara berharap dia menjadi pendengar keluh kesah Yeri.
''Makasih atas tawaran loe ya gas, kalau nanti gue butuh teman ngobrol gue bakal hubungi loe.'' Ucap Yeri, Bagaskara langsung memberikan handphonenya.
''Hah? buat apa gas.'' Tanya Yeri yang bingung kenapa bagaskara memberikan handphonenya.
''Tulis nomor loe, gimana loe bisa hubungi gue kalau loe gak punya nomor gue.'' Ucap Bagaskara modus agar dia mendapatkan nomor telepon Yeri.
''Oh iya, tapi loe jangan ganggu gue terus ya. Gue gak suka orang yang basa basi.'' Ucap Yeri memberikan nomornya ke ponsel Bagaskara.
''Oke, gue coba telfon nanti yaa.'' Ucap bagaskara senang mendapatkan kontak Yeri.
__ADS_1