MAFIA KIRIFUDA : TERROR FROM THE PAST

MAFIA KIRIFUDA : TERROR FROM THE PAST
Anak Muda Terkaya Di Dunia


__ADS_3

Shiro mengajak Yuki ke kamarnya, menuju salah satu diantara deretan lemari pakaian Shiro. Terdapat ruang rahasia khusus milik mereka berdua, pintu masuk ke ruang itu hanya bisa diakses dari kamar Shiro.


Shiro membuka pintu lemari ketiga, gaun putih panjang mengisi sebagian dari lemari itu, di belakang gaun-gaun terdapat pintu kayu yang hanya bisa dibuka dengan sidik jari Shiro dan Yuki.


Pintu kayu terbuka, menampakkan ruangan kecil yang merupakan lift akses menuju ruang bawah tanah ketiga. Beberapa saat kemudian mereka sudah sampai di ruang itu.


Tempatnya sangat luas, di dalamnya terdapat beberapa penemuan rahasia Shiro, berkas-berkas, komputer-komputer paling canggih, dan barang-barang pribadi milik mereka.


Di tengah ruangan terdapat satu set sofa hitam dari kulit yang besar dan meja teh berbahan dasar kaca dengan model yang rumit. Ruang rahasia itu sebenarnya lebih mirip dengan rumah 1 lantai. Karena di dalamnya juga dilengkapi kamar mandi, dapur dan sebagainya.


Shiro duduk di salah satu meja komputer, sedangkan Yuki berdiri dibelakangnya.


“Paman Liu benar Yuki. Kita sudah melakukan kesalahan. Seharusnya kita tidak melakukan yang selama ini kita lakukan.” Shiro memulai percakapan sambil mengetikkan kode-kode ke dalam komputernya.


“Apa yang membuat kakak berubah pikiran?” Yuki bingung dengan tingkah Shiro.


“Aku tadi malam baru ingat, kalau 10 tahun lalu sebagian besar kekayaan Ayahku, aku investasikan ke beberapa perusahaan secara rahasia melalui seseorang.”


“Apa?! Kakak masih 24 tahun, kenapa bisa melupakan hal sepenting itu?” Yuki mengejek kakaknya, warisan Dr. Yama Ayah Shiro sangat besar, bahkan lebih besar daripada yang didapat Yuki dari Ayah dan Kakeknya.


“Yah bagaimana lagi, punya otak dengan IQ 375 juga bisa menjadi pelupa kan. Kamu juga sama. Lebih parah malah.” Shiro tidak terima diejek adiknya.


“Iya deh, Kakak menang. Jadi bagaimana investasi itu sekarang? Apakah uangnya hilang?”


“Aku kemarin menghubungi orang itu lagi, dia yang melakukan investasi atas namaku. Ternyata dialah pemilik perusahaan multinasional terbesar di negara kita sekarang, dan pemegang saham terbesarnya adalah aku."


"Kemudian dia juga menyalurkan dana ku ke beberapa perusahaan besar lainnya di beberapa negara. Jika dihitung lagi, sepertinya kita adalah orang terkaya di dunia sekarang.” Shiro menjelaskan dengan datar.


Sejujurnya mereka tidak pernah mempedulikan masalah uang atau kekayaan. Mereka melakukan pencurian itu pun karena uang yang mereka curi adalah uang hasil korupsi yang merupakan uang rakyat.

__ADS_1


Jadi mereka hanya mencuri milik rakyat dari para koruptor, kemudian mereka bagikan kepada rakyat yang lebih membutuhkan.


“Jika orang tahu kita adalah anak muda terkaya di dunia, apa yang akan dilakukan wartawan-wartawan itu kepada kita.” Yuki memikirkan itu kemudian bergidik ngeri.


Dia tidak ingin dikelilingi banyak wartawan ataupun yang lainnya. Jika ada hal yang bisa membuat Yuki takut, jawabannya adalah dikelilingi banyak orang.


“Tentu saja hanya kita berdua yang tahu. Jangan sampai berita ini tersebar.” Layar komputer menampilkan daftar nama perusahaan dan besaran investasi yang dilakukan bawahan Shiro serta detail lainnya.


Ratusan nama perusaan muncul di dalam daftar. Shiro menjadi pemegang saham utama di sebagian besar perusahaan-perusahaan itu.


“Jika seperti ini, kenapa perusahaan-perusahaan itu tidak mau menerima warga pinggiran?” Yuki mulai frustasi.


Mereka sudah melakukan kesalahan besar, mereka berdua harus mengubah rencana Organisasi Kirifuda kedepannya.


“Aku sudah bilang tadi. Ini yang membuatku tercengang dari tadi malam. Kita harus mengubah strategi kita mulai sekarang!”


“Lalu benda apa yang tadi kakak serahkan kepada Kapten Ryu?” Yuki belum pernah melihat itu sebelumnya.


"Jika prototipe yang aku kirimkan itu bekerja dengan baik di Pulau Shadow Eyes, maka aku akan membuat versi berkali-kali lipat lebih besar dari yang itu untuk diletakkan di Pulau Zectter.” Lanjut Shiro.


“Oh iya Kak, kita harus mulai membuat sekolah khusus untuk mereka kan? Apakah kakak sudah memiliki ide?” Yuki mengingat lagi yang diucapkan Shiro saat pertemuan.


“Sudah, tapi aku juga memerlukan masukan darimu. Kita harus menyewa pengajar paling berkualitas dan terpercaya. Kita tidak bisa sembarangan memilih pengajar itu. Kemudian untuk militer, kamu saja yang mengurusnya. Kamu lebih memahami dunia itu daripada aku."


Mendengar itu pikiran Yuki secara otomatis langsung memutar simulasi-simulasi pelatihan militer untuk membuat pasukan terkuat di dunia. Dia sudah mendapatkan gambaran besarnya sekarang, dengan beberapa penyempurnaan, formula pelatihan itu akan menjadi yang terbaik di dunia.


Tidak terasa sudah waktunya makan malam, entah berapa lama waktu yang mereka lewatkan di ruangan itu. Di dalamnya juga dipenuhi benda-benda peninggalan keluarga mereka, sehingga keduanya selalu betah di sana.


Jam 6 sore, Yuki dan Shiro keluar dari kamar, mereka turun menuju lantai 1. Sudah menjadi pemandangan umum bagi semua anggota jika Yuki menghabiskan waktu berjam-jam di kamar Shiro.

__ADS_1


Yang semua orang tidak tahu adalah, Yuki dan Shiro tidak berdiam diri di kamar Shiro, tapi di ruang rahasia.


Kali ini giliran Shiro dan Yuki yang memasak makan malam, keahlian keduanya melebihi chef di restaurant bintang 5, karena itu masakan mereka selalu dinanti semua anggota.


Dalam waktu singkat, berbagai masakan dari masakan lokal sampai internasional tersaji di atas meja makan. Semua anggota inti Kirifuda makan dengan lahap sampai tidak ada yang tersisa di atas piring.


Mereka selalu menyempatkan waktu untuk berkumpul di ruang tengah atau di ruang makan setelah selesai makan bersama. Meskipun Yuki lebih banyak diam daripada Shiro, dia selalu memperhatikan mereka semua.


Hari mulai larut malam, hanya tersisa Yuki dan Shiro di ruang tengah lantai 1. Meskipun mereka menyalakan TV, dan seakan sedang serius menonton acara yang disiarkan, sebenarnya pikiran keduanya sedang melayang membentuk strategi.


Yuki sibuk melakukan simulasi pelatihan militer dan mengembangkan bakat-bakat khusus dari warga desa pinggiran. Pasukan Militer Kirifuda juga melalui program pelatihan Yuki. Kini Pasukan Kirifuda mendapatkan peringkat kedua terbaik di dunia.


Dengan semakin bertambah pasukan, dan peningkatan metode program latihan, pasti mereka bisa menjadi yang terbaik di dunia. Itu adalah impian Yuki dari kecil.


Sedangkan Shiro memikirkan pendidikan apa saja yang dibutuhkan untuk setiap jenjang, karena dia ingin melatih anak-anak itu agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak.


Dia ingin warga desa pinggiran mendapatkan harapannya lagi untuk hidup lebih baik. Pamannya benar, mereka harus bisa berjuang untuk perut mereka sendiri mulai sekarang.


Shiro dan Yuki terlalu larut dalam pikirannya masing-masing, mereka tidak menyadari kalau Kurina sudah berdiri di dekat mereka sejak tadi dan memanggil mereka berkali-kali.


"Shiro?!" Kurina meninggikan suaranya, membuat Shiro dan Yuki terbangun dari lamunannya.


"Ah, Kurina... maaf, aku tidak mendengarmu tadi. Ada apa?" Tanya Shiro


"Boleh aku berbicara dengan kalian?" Kurina sedikit takut.


"Tentu saja, ayo duduk sini!" Jawab Shiro


Kurina duduk di sofa sebelah Shiro, Yuki mengerti Kurina ingin tahu tentang penjelasan dari yang Shiro sampaikan saat pertemuan. Dia ingin tahu apa yang akan mereka lakukan kepada anak-anak itu. Dan kemana mereka dipindah.

__ADS_1


"Jadi begini..., maukah kalian menjawab pertanyaan ku?" Kurina mulai ragu, dia takut menyinggung keduanya.


__ADS_2