
Saat itu om dan tante berdikusi dengan om SR takut kalau ada apa-apa sama mamah . Karena mamah ngga ada balasan sama sekali dari surat itu . Om SR yang mengusulkan agar tidak usah menuliskan apa-apa hanya kirim saja foto . Karena tau mamah orang yang pintar , dan tau bagaimana mengambil keputusan .
Berminggu-minggu berlalu om dan tante benar-benar ingin mengirimi surat pada mamah . Karena mereka sangat khawatir , namun om SR sudah pesan agar jangan mengirimi surat pada mamah. Biarkan sejenak mamah berfikir . Dan jangan pernah di ganggu . Hal yang sama yang di lakukan oleh mamah yang tidak membalas surat-surat dari ayah .
__ADS_1
Sampai suatu ketika lewat dari tengah malam ada yang mengetuk rumah nenek . Nenek marah “ga usah di buka . Ga sopan bertamu malam-malam. Ga tau aturan . Jam 21.00 tuh rumah harus kunci” teriak nenek . Suara nenek sangat keras . Mungkin supaya tamu juga mendengar . Dan siapapun itu ga ada yang membukakan pintu . Si tamu pun tak lagi mengetuk pintu .
Sampai pagi pun tiba , nenek selalu bangun sangat subuh . Dan mandi . Nenek ga pernah membangunkan anak-anaknya . Karena siapapun anak yang bangun paling telat selalu dapet hukuman bersih bersih toko dan ga boleh sekolah sama nenek . Kecuali anak nenek yang paling bungsu . Jadi semua takut akan hukuman nenek . Ada sumber yang mengatakan kalau nenek suka main tangan . Tapi aku ga percaya nenek sekejam itu . Kecuali mamahku .
__ADS_1
Saat itu si anak ke empat yang membuka pintu duluan karena si anak ke empat suka menunggu salah satu supir nenek yang mengantarkan dia ke sekolah . Selalu menunggu di kursi teras yang terbuat dari semen tersebut . Dan sangat kaget si anak ke empat saat membuka pintu langsung berlari ke arah nenek sambil teriak . “bu, ada orang mati di depan”. Semua anak yang sedang menikmati sarapan sambil menonton televisi menjadi tegang dan bersamaan berdiri dan ingin melihat .
Nah ibunya nenek , mbah yut juga sama , dia suaminya mbah yut ini yang menikah dengan salah satu penjajah belanda mungkin . Bedanya , karena nenek kembang desa , dia matrealistis juga , makannya pilihan hati nya jatuh pada kakek yang bukan dari kalangan biasa . Kalau aja wajahku bukan mirip ayah . Tapi mirip ke mamah pasti ikutan bule juga .
__ADS_1
Saat nenek membalikkan badan orang yang tertidur di halaman itu , bukannya kaget atau apalah ekspresi wanita pada umumnya , nenek malah marah . “bangun!! Bikin malu aja . Gak bangun aku siram!!”. Saat melihat orang itu bergerak , nenek langsung berangkat ketoko dengan mobil kol nya . Suara nenek yang keras membuat tetangga pun melirik ke arah teras nenek .
Saat nenek pergi orang-orang langsung berdatangan ke teras nenek .
__ADS_1