Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Keluarga Ayah Jadi Berbeda


__ADS_3

Waktu itu adalah momen yang ngga bisa di lupakan saat turun dari bus , begitu turun aku langsung muntah . Dan sambil menunggu bus lokal yang lewat , aku bejalan dengan ayah yang di kiri dan kanan nya sawah yang memebentang sejauh kita melihat . Apalagi saat itu matahari sangat terik . Namun karena saat itu aku masih kecil jadi ya aku seneng-seneng aja jalan-jalan di samping sawah . Sedangkan ayah yang selalu mengeluh karena kepanasan . Selalu juga menawarkan aku minum . Dan saat itu aku tak pernah merasa haus . Benar-benar hal yang ngga bisa di lupakan sampai saat ini .


Begitu sampai di rumah bude dan pakde , mereka serasa beda dengan ku . Aku tau mereka marah . Namun yang mereka marahi ayahku . Mereka mengatakan kalau mamahku nggak sopan dan tidak beranggung jawab . Dan macam-macam pertanyaan yang di ajukan ke ayahku . Saat itu ayah hanya diam saat dimarahi oleh kakak-kakaknya itu . Seperti serasa disidang. Semua kakak-kakaknya berdatangan . Semakin ramai akhirnya . Mereka semua bicara nggak baik tentang mamahku . Malah sekarang kakak pertama dan keluarga kakak ke dua ayah yang masih membela mamah .

__ADS_1


Dan entah kesal atau apa , saat semua keluarga pulang , bude dan pakde menyuruhku untuk memanggil ayah dan mamah dengan sebutan om dan tante . Nada yang sedikit mengancam jika aku tidak menuruti mereka , aku ngga boleh lagi tinggal disana . Aku yang saat itu masih kecil jadi kebingungan dan hanya menurut saja apa yang di perintahkan . Di tambah lagi aku ngga boleh juga untuk mengangkat telephone dari mamah . Tapi entah kenapa dalam hati aku merasa sangat sedih .


Saat itu sifat ku menjadi sangat pendiam . Di tambah lagi aku yang jad sering di marahi oleh bude dan pakde ku . Biasanya jika aku salah , aku hanya di nasehati dengan kata-kata yang sangat masuk di kepalaku . Namun kali ini mereka atau yang lebih sering nya budhe ku itu sering mencubit ku . Bahkan sampai memar keunguan di tangan ku . Walaupun aku yang hanya duduk menghalangi pintu . Hal-hal yang sangat sepele menjadi kesalahan ku . Pembantu disana untung saja masih membelaku dan menyayangiku .

__ADS_1


Aku memang jadi anak yang pendiam seperti anak yang memiliki kepribadian ganda , jika di luar area keluarga aku sangat aktif . Sampai suatu ketika guru-guru ku mencurigai kalau aku tidak mirip dengan bude dan pakde . Ya dengan polos nya aku hanya menceritakan kalau mamah ku ada di bandung . Aku juga menceritakan kalau aku saat ini harus memanggil mereka dengan sebutan om dan tante . Sampai guruku menasehati kalau itu salah . Tuhan akan marah sama anak yang memanggil orang tuanya seperti itu .


Aku malah jadi semakin bingung , karena bude dan pakde juga bilang hal yang sama jika aku tidak menuruti mereka . Tau-tau saat pulang aku di marah besar oleh bude ku . Dia melarangku untuk menceritakan hal itu pada orang lain . Aku di cubit nya di seluruh badanku . Semua badanku membiru . Dan bude juga melarangku mengadu pada pakde jika badanku memar bekas cubitan .

__ADS_1


__ADS_2