
Saat telephone tersambung ada tulisan di bagian tarif , ada area yang aku telephone. Dan nomer lokal dari (0292) adalah area grobogan . Telephone tersambung dan bodohnya aku malah menutupnya . Harusnya aku bertanya saja kota apa itu .tapi aku malah bergegas membeli tiket dengan tujuan grobogan , menggunakan bus Angker Djati. Aku yang hanya mengunakan tas sekolah dan berseragam batik itu berangkat satu jam setelah membeli tiket . Mereka sempat bertanya kenapa aku pergi sendirian ?. Namun tiba-tiba ada seorang pria bersweter abu dan bertopi berkata jika aku bersamanya . Ia memesan bangku tepat di sampingku . Aku terheran . Namun saat itu aku tak pernah memiliki sifat jelek terhadap orang lain .
__ADS_1
Selama perjalanan pria itu hanya diam dan tak mengajakku bicara . Saat bus itu berhenti untuk makan . Dia menyuruhku turun untuk makan . Karena harga tiket sudah termasuk snack dan makan. Namun aku tak turun aku takut dia bohong . Di dalam bus itu hanya ada tiga penumpang termasuk aku di dalamnya . Semua pria . Namun tak ada yang yang macam-macam dengan ku . Aku benar-benar sangat beruntung . Hanya saja tepat tengah malam aku merasakan mual . Aku lupa jika aku tak kuat naik bus . Bus ini memang ada kamar mandi dalam . Namun aku tak berani ke belakang . Karena sepi dan aku takut .
__ADS_1
Dan aku pun muntah saat bus ngerem mendadak . Dan sepertinya pria di sampingku terkena muntahanku . Dia langsung pindah tempat duduk ke belakang . Duh aku bukan taku lagi saat itu . Tapi malunya setengah mati . Muntahanku terkena semua bajuku dan bangku bus . Tak ada tisu . Aku mengelap bibir ku dengan kerah seragam batik sekolahku , dan tidur kembali . Sekitar pukul 04:00 pagi . Pria di sampingku membangunkan ku dan menyuruhku turun . Karena ini sudah sampai grobogan . Aku tak tau tujuan orang itu sebenarnya . Dan aku pun turun karena kenek pun berkata kalau ini sudah sampai grobogan .
__ADS_1
Tapi aku bilang padanya . Kalau aku ingin pergi ke rumah bude ku yang merawatku saat aku kecil dulu . Aku tak tau tujuannya , Namun aku tau nomer telephone nya . Semua polisi serentak menjawab “kenapa ga bilang dari tadi” ya kecuali polisi yang mau mengadopsiku . Ia terlihat kecewa . Seharusnya aku mau saja ikut dia . Polisi pun menghubungi bude dan pakde ku untuk datang menjemputku . Mereka sangat kaget sepertinya . Karena itu yang di katakan polisi . Mereka sangat lama menjemputku . Aku sempat berfikir apa lokasi aku turun ini sangat jauh ?.
__ADS_1
Sekitar satu jam lebih mobil mini bus putih datang . Dan itu ada bude , pakde , suami istri dari kakak ke dua ayah dan kakak pertama ayah . Selama perjalanan tak ada yang mengajakku bicara . Dan tujuan kita di rumah kakak pertama ayah . Aku sempat bingung kenapa disini ? Aku ingin di rumah bude dan pakde . Bukan di rumah ini . Benar saja bude malah berkata kalau di rumah ada ayu sekarang . Anak dari pembantu yang dulu aku cubit sampai ungu . Pakde menambahkan jika aku disini aku ga akan kesepian karena banyak sekali orang disini . Anak bude ada dua pria , salah satunya ada istri dan anak . Ada wanita yang masih kuliah dan ada bungsu yang sangat nakal .
__ADS_1