Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Lulus TK


__ADS_3

Mba pembantu bude itu melaporkan pada bude . Dari situ bude melarang ku untuk ke luar rumah . Hanya sekedar sekolah dan les badminton . Selebihnya jika aku ketahuan keluar rumah meski hanya bermain di halaman atau di garasi mobil , bude akan sangat marah besar . Bude juga mengatakan kalau mamah itu orang jahat yang mau culik aku . Dan aku ga boleh lagi angkat telp mamah ataupun bertemu dengannya . Itu malah mengingatkanku pada perkataan mamah mengenai mereka .


Makin lama aku semakin terbiasa dengan cubitan bude . Makannya aku sangat berhati-hati dalam bersikap . Terakhir mamah memang berpesan agar aku ikut bantu-bantu di rumah . Tapi bude justru marah saat aku bantu bersih-bersih . Aku harus belajar anggun katanya . Karena cukup sering aku di komplain masalah makan dan cara berjalanku . Sejak mamah ga telephone-telephone lagi , bude serasa lebih tenang . Dan aku pun mulai merasakan disayangi lagi . Dan semua berjalan baik .

__ADS_1


Usiaku sudah 7 tahun . Dan aku naik ke TK nol besar . Aku sedikit iri , karena semua teman-teman di sekolah bude ku sudah masuk SD . Malah banyak orang bilang harusnya aku sudah kelas dua SD . Dan aku lalu merengek untuk langsung SD saja . Karena aku malu sama tetangga yang saat itu satu TK denganku di sekolah TK yang dulu, dan ia sudah memakai seragam merah putih . Tapi setiap kali merengek, pakde hanya menjawab bahwa aku belum boleh masuk SD . Why ? Padahal aku sudah bisa membaca , menulis pun juga walaupun tidak bagus . Apalagi masalah berhitung . Di TK aku sangat senang pelajaran berhitung .


Yah .. Aku terima saja walaupun ngga tau kenapa aku belum boleh . Hingga suatu hari bude mengajakku ke sekolahan pakde . Mereka mengatakan kalau sebentar lagi aku boleh sekolah disini . Asalkan harus jadi anak yang pintar seperti mba ega . Jangan bikin malu pakde yang juga menjadi kepala sekolah di situ . Bener-bener sangat senang sekali . Aku di tinggalkan di ruang UKS. Karena bude dan pakde sedang ada rapat para guru seprovinsi . Aku di temani oleh kakak cantik yang menjaga UKS .

__ADS_1


Waktu berjalan sangat cepat . Tak terasa juga aku sudah akan selesai di TK ini . Moment yang sangat menyenangkan ketika bude dan mba ega mengajakku membeli seragam merah putih , sepatu dan tas baru . Benar-benar sampai tak sabar ingin segera masuk sekolah dasar . Namun tiba-tiba telephone kembali berbunyi bude bergegas mengangkat telephonnya . Aku sudah kapok untuk mengangkat telephone .jadi aku nggak mau tau lagi apa-apa. Saat membeli baju seragam itu , bude juga sudah membelikan ku handphone . Untuk aku menelpon bude, mba ega atau pun pembantu jika aku sudah pulang sekolah.


Selama pegang handphone itu pun ga ada niatan sedikitpun buatku untuk menghubungi mamah . Padahal nomer telephone rumah mamah tertulis di mading di atas telephone ruang tengah . Bukan niat jadi anak durhaka , aku hanya menghindari masalah . Aku hanya ga mau di cubit lagi . Tapi kenapa begini lagi ? Setiap siang telephone kembali berbunyi . Kali ini untuk bertanya itu siapa pun aku takut dan ga mau lagi.

__ADS_1


__ADS_2