
Akhirnya mamah sampai ke bandung lagi . Ayah mulai bekerja seperti biasa , mamah masih mengasuh ku di bantu oleh tante mimi . Saat itu mamah berulang kali mengatakan pada ayah kalau mamah ingin mulai bekerja . Ayah dengan entengnya hanya menjawab “ya kerja aja . Thama titip ke bosku”. Awalnya mamah setuju . Namun ayah mengingatkan kembali . Agar aku di titipkan ke kakak ayah . Karena menurut ayah lebih baik di asuh oleh keluarga sendiri dari pada oang lain . Mamah juga kembali berfikir seperti itu .
__ADS_1
Malah mamah teringat nasehat mbah yut agar aku di asuh di keluaga mamah . Namun mamah berfikir dua kali . Seharunya mamah yang membantu mereka , bukannya merepotkan dengan menitipkan aku . Ayah juga sudah ga peduli dengan tawaran bonus dari bos ayah . Akhirnya mamah membulatkan tekad nya untuk menitipkan aku pada kakak ke tiga ayah . Dan mamah meminta ayah untuk mengabari bos nya kalau tidak jadi menitipkan aku . Ayah lalu bergegas menyalakan vespanya untuk ke rumah bos nya itu .
__ADS_1
Namun saat membuka pagar , kebetulan sekali bos ayah datang . Ayah lalu mematikan motornya dan mempersilahkan bos ayah itu untuk masuk . Mamah kaget dengan kedatangan bos ayah itu . Saat masuk , bos ayah itu lalu mengusap kepalaku di pelukan mamah . Tak selang lama hidung bos ayah itu memerah . Mamah lalu dengan cepat meminta maaf kalau tidak jadi menitipkan ku padanya . Belum selesai beralasan , bos ayah lalu memotong pembicaraan mamah . “gak usah..gak usah mba .. Ya di asuh saudaranya lebih bagus . Saya gak bisa asuh kalau sendiri mba”. “sendiri?” tanya mamah keheranan.
__ADS_1
Terima kasih sekali atas semua bantuannya om
__ADS_1
Alexander(nama asli dari bos ayah) Mamah pun akhirnya mengirim ku pada kakak ke tiga ayah di jawa . Tapi nggak di paketin pake ekpedisi gitu yah .. Tapi kakak ayah yang datang ke bandung untuk mengambilku . Mamah pun kembali bekerja . Saat mulai bekerja bos mamah malah sangat marah . Karena masa cuti mamah masih ada satu setengah bulan lagi . mamah hanya mengatakan kalau mau cepet-cepet punya rumah . Jadi nggak mau leha-leha . Bos ayah hanya mengatakan kalau mamah bodoh . Dan hanya tau uang . Bukan kesehatan . Mendengar itu , gantian istri bos mamah yang ingin melihat anak mamah . Dan mamah mengatakan kalau aku sudah di titip kan ke jawa . Mendengar itu istri bos mamah itu malah menjadi respect dengan mamah . Karena menurutnya ga wajar meninggalkan anak dengan orang lain . Dari situ bos mamah yang tau kalau anak mamah perempuan memaksa agar aku di asuh nya . Bos mamah pun memaksa . Namun mamah hanya menjanjikan kalau saat sudah agak besar , baru akan di bawa ke kantor . Bos mamah dan istrinya memegang janji mamah itu . Karena mereka juga hanya memiliki satu anak . Itupun laki-laki . Istri bos sangat ingin punya anak perempuan . Dari situ mereka merasa kalau mamah adalah orang yang tepat yang terpilih untuk menjadi accounting utama di perusahaan itu . Karena gigihnya dia bekerja .
__ADS_1