Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Persaingan dengan tante Wiwi


__ADS_3

Mamah bilang nenek ku itu sifatnya sangat glamour juga seperti tante wiwi . Mamah tau itu . Mamah bisa aja kok beliin nenek baju , tas atau sepatu mewah . Tapi mamah ku pikiran nya jauh kedepan . Mamah juga punya plan sendiri , dan kalau mamah kasih itu semua ke nenek , adik-adiknya yang lain apa mau makan tas , sepatu , baju ? Apa itu semua bisa di makan mereka ? Atau bisa buat sekolah mereka . Sangat nggak bermanfaat . Tapi mamah bilang kalau mamah selalu membanding-bandingkan mamah dengan tante wiwi .


Saat mamah muda pun kecantikan mereka di banding-bandingkan . Kebanyakan lebih berpihak pada tante wiwi yang wajahnya mulus tanpa tahi lalat . Sedangkan mamah ada tahi lalat di dagu seperti rano karno di bawah hidung tahi lalat hidup . Tapi malah jadi pemanis juga kata orang-orang . Walaupun sekarang udah di hilangin semua tahi lalat mamah . Mamah juga lebih unggul karena di lihat sebagai anak yang rajin bantu orang tua , pintar , dan jago menyanyi juga .

__ADS_1


Di awal aku sudah bilang kalo kakek adalah salah satu band lawas yang meninggal duluan saat mereka sedang jaya . Mungkin kalau kalian searching , masih ada nama kakek ku di internet sampai sekarang . Kakek juga pernah melatih seorang penyanyi ke rumah . Dan penyanyi itu sampai sekarang masih hidup . Makannya di keluarga kakek semua pemusik . Hanya om ku yang menjadi turunan kakek yang bisa benerin listrik kaya elektro gitu . Om ku ga paham alat musik . Mamah juga sering menang lomba menyanyi . Entah karena mamah anak dari musisi band lawas , atau emang punya bakat .


Dari situ mamah kesal dengan tante wiwi . Namun mamah tidak menunjukannya . Mamah hanya baik pada tante wiwi kalau di depan nenek saja . Entah lah apa yang terjadi pada mereka . Yang jelas mamah merasa kalau pemberian mamah ga di hargai oleh nenek . Aku sangat benci kalau denger mereka begitu menjelek-jelekan nenek . Ibu mereka sendiri . Aku ga tau sekeras apa nenek mendidik anak-anaknya . Yang aku tau hanya omku yang sangat sayang pada nenekku .

__ADS_1


Tahun-tahun berlalu  aku tumbuh sangat baik disana . Sedangkan ayah masih tetap tidak bekerja .  Mamah juga agak lambat menabung untuk beli rumah . Karena uang gaji mamah terpotong lagi untuk kirim uang ke kakak ayah . Hanya saja , keluarga ayah semakin membenci mamah ketika setiap libur lebaran mamah ga pernah pulang untuk menjenguk aku . Anaknya sendiri . Padahal pada zaman itu libur lebaran sangat lama . Mungkin bisa di bilang libur ramadhan . Karena puasa pun semua sudah libur .


Disana aku ga pernah di panggil thama . Semua keluarga memanggil ku lili . Di ambil dari Maulidanya itu . Menurut mereka thama sangat tidak pantas untuk nama seorang perempuan . Mirip seperti laki-laki . Sedangkan di keluarga ayah seorang wanita itu harus anggun . Semua istri dari kakak ayah memliki sikap yang sangat anggun . Bicara pun sangat di batasi . Banyak sekali aturan di keluarga itu . Ayah ku aja ga sanggup lama-lama tinggal di rumahnya saat muda . Karena saking banyaknya aturan di rumah itu .

__ADS_1


__ADS_2