Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Maaf Dan Terima kasih


__ADS_3

Saat makan malam , mamah menanyaiku kenapa aku ngadu-ngadu sama mbah yut . Tante mimi dan om ku pun berkata kalau mamah sangat sedih di marahi , mbah yut . Karena mbah yut itu nenek kesayangan mamah . Dan mengatakan kalau aku ngga boleh seperti itu lagi . Ini yang beda . Di keluarga ini jika aku salah , di nasehati atau apalah ngga masalah . Tapi semua kumpul , semua ikut ngomong . Walaupun aku masih kecil , tapi aku merasa sangat malu , terhakimi dan jadinya minder sama semua . Dan sampai sekarang pun aku ga terbiasa dengan itu . Percaya deh buat para pembaca yang sudah punya anak . Jangan deh melakukan hal seperti itu pada anak .


Aku bukannya mendengarkan mereka , tapi malah justru sangat kesal dengan caranya menasehati . Mamah juga mengatakan kalau aku sudah di daftarkan ke sekolah dasar di bandung , karena jaraknya jauh dengan rumah yang mamah baru beli , jadi mamah juga sudah membayar mobil jemputan untuk pulang-pergi sekolah. Seperti biasa aku hanya diam dan mengikuti saja apa mau mamah .

__ADS_1


Paginya , aku sudah bangun dan bermain dengan mbah yut , om ku memanggilku untuk pulang ke rumah nenek . Aku sempat menolak , tapi om bilang ada bude dan pakde ku ingin bertemu . Sama halnya dengan mamah , bude dan pakde juga tak datang hanya berdua . Mereka membawa juga pembantu dan anaknya , kakak pertama ayah dan istrinya, juga membawa kakak ke dua ayah dan suaminya . Mereka sampai membawa dua mobil . Niat mereka untuk menjemputku .


Aku nggak tau apa yang di bicarakan mereka selama aku bersama mbah yut . Saat aku menyalami semua keluarga ayah , mamah lalu memanggilku ke dapur . “nanti kalau lili disuruh ikut sama bude dan pakde , bilang kalau lili nggak mau ikut dan mau sekolah di bandung”. Mendengar perkataan mamah , jujur aku sangat kaget dan menahan air mataku sekuat tenaga . Aku sendiri bingung harus menuruti siapa . Tapi aku teringat dengan kata-kata guru TK ku , kalau aku tidak menuruti mamah kandungku , aku akan menjadi anak yang durhaka .

__ADS_1


Bener-bener udah nggak kuat lag nahan nangis . Karena ini pinta pakde langsung . Akhirnya aku beranikan diri untuk mengatakan tidak . “lili mau ikut mamah aja sekolah di bandung . Pakde sama bude pulang aja” itu jawaban ku pada mereka . Dan pertama kali nya juga aku sebut mereka dengan pakde dan bude . Mendengar jawaban ku . Pakde langsung memalingkan wajahnya . Ya ... Hanya pakde yang memalingkan wajahnya . Aku ga tau kenapa . Aku langsung pamit ke kamar manding untuk menangis .


“lili .. Lili .. Keluar dulu .. Itu budemu sama pakde mu mau pamitan .” panggil tante mimi . Aku beralasan kalau aku sakit perut . Niatku supaya mereka pergi aja . Ngga usah pamitan sama aku . Tapi begitu lama aku di kamar mandi , mereka bukannya langsung pergi  malah menunggu ku sampai aku keluar . Hampir satu jam aku di kamar mandi , mereka terus memanggil dan tak mau pergi sebelum melihatku 

__ADS_1


__ADS_2