Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
SMP


__ADS_3

Ya.. Aku merasa di tempat les ku itu aku merasa aman dan menjadi tempatku beristirahat dari mamah . Jujur aku ini termasuk orang yang seperti bunglon . Dimana jika aku berada di dekat orang yang selalu positif dan tenang , hati dan fikiran ku juga ikut tenang dan damai . Namun jika aku berada di dekat orang yang selalu sakit hati dan marah , ke aku nya juga menjadi sensitif , pusing dan menimbulkan penyakit-penyakit di tubuhku . Seperti halnya saat les , aku bisa merasakan damai dan tenang . Meski aku tau ini sangat tak berguna .

__ADS_1


Mungkin di antara les ku , hanya lomba renang yang akhirnya aku di ijinkan ikut lomba sebandung raya di ITB, walaupun di bagian estafet aku di dis karena lapar . Yah aku ikut lomba tanpa makan dari pagi . Sangat memalukan nama sekolah juga memang . Yah tapi mereka ga tau . Dan itu juga pertama kali aku masuk televisi lokal . Aku juga sempat iri . Sangat enak adik ku ngga pernah merasakan apa yang aku rasakam . Aku merasakan siksaan ini dari awal masuk kelas satu SD . Di usia ku yang sangat kecil aku merasakan semua kepahitan di jadikan pelampiasan seorang ibu yang ringan tangan .

__ADS_1


Aku lihat anak lain yang juga di pukuli ibunya , namun mengapa dengan mudah ia masih berkomunikasi baik dengan ibu nya . Tidak merasa takut sedikitpun . Aku ingin seperti itu . Tapi aku baru ingat kalau dari bayi aku tak pernah di asuh nya . ASI nya pun tak pernah sampai ke tenggorokan ku . Mungkin itu akhirnya yang membuat mamah mungkin tak memiliki rasa sensitif sedikitpun terhadapku . Ya... Mungkin alasan itu yang selalu aku terima sampai detik ini .

__ADS_1


Aku tak akan menceritakan lebih rinci tentang kejadian saat itu . Karena kabarnya mamah memakai bantuan orang pintar untuk memantauku . Aku hanya tak ingin para riders menjadi musrik . Atau lebih tepatnya ini bukan novel horor . Yang aku tau sejak kejadian itu teman-teman sekolah beserta orang tua nya jadi banyak menyumbang ke panti tersebut dan membuat Panti Asuhan ‘Mizan Amanah’ menjadi lebih maju dan bisa mereparasi tempat itu . Dan aku baru sadar mungkin aku jadi merepotkan semuanya . Karena katanya sumbangan itu adalah tanda terima kasih karena telah menjagaku dengan baik . Seharusnya aku tetap tinggal saja disitu .

__ADS_1


Kini , Aku memulai sekolah di SMP . Sedangkan adikku sudah di ambil lagi dari jawa . Tepatnya kelas empat SD adikku sudah berada di bandung lagi . Ya,, karena rumah kedua mamah sudah jadi . Dan sedang di kontrakan . Ayah masih sama . Setelah bertahun-tahun tak mendapatkan kerja . Atau bekerja namun tak bilang ke mamah . Aku juga ga paham . Intinya ayah masih seperti itu . Kalaupun pulang di rumah dia hanya berjudi di rumah tetangga . Yah masih seperti itu tak ada yang berubah . Hanya saja ayah sudah membelikan ku Hp NONIA saat kelas enam SD . Handphone pertama ku . Aku hanya meminta , dan beberapa minggu kemudian ayah membelikanku hp nonia itu. Aku tak tau ia mendapatkan uang dari mana . Yang aku tau ayah kalau ada apa-apa pasti minta ke kakak-kakaknya di jawa.

__ADS_1


__ADS_2