Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Si Penyiksa


__ADS_3

Mamah sudah mulai masuk kerja , dan ayah hanya di rumah . Ayah tidak akan bangun tidur sebelum mamah pergi kerja . Ketika mamah berangkat , ayah bangun , makan , mandi dan pergi entah kemana . Karena ayah pun belum bekerja juga . Dan ayah pulang sebelum mamah pulang kerja . Kadang ayah tak pulang berhari-hari . Sedang kan aku sambil menunggu sekolah yang tinggal menghitung hari , hanya menghabiskan waktu melamun di halaman rumah . Karena aku sangat tak nyaman dengan bayi yang bernama Nova itu .

__ADS_1


Hingga suatu ketika mamah pulang kerja dan mendapatiku hanya bermain dengan mainan yang mamah belikan waktu aku kecil dulu . Mamah membentakku . Aku sangat kaget . Dengan mata melotot mamah dan bentak mamah dengan suara yang keras melengking . “ lagi ngapain kamu ? Jangan pikir disini ada pembantu , kamu Cuma maen terus ya !!. Jangan harap kamu enak-enakan disini . Setiap mamah pulang kerja , rumah harus rapih!!”. Aku benar-benar nggak menyangka ternyata mamah segalak itu . Dan itu pertama kalinya semua di mulai .

__ADS_1


Aku sudah mulai masuk sekolah . Dan setia pagi kadang aku makan  kadang tidak . Mamah memberi ku uang bekal yang sangat cukup di banding teman-teman ku yang lain . Sekolahku adalah sekolah elit yang di antaranya ada keponakan artis dan anak pengusaha . Sebagian dari teman-temanku juga seorang model dan penyanyi . Tak ada masalah di sekolahku . Hanya saja setiap pulang sekolah , aku ngga bisa bersantai-santai , karena aku takut pembantu ini akan mengadu seperti pembantu bude dan pakde di jawa .

__ADS_1


Hanya saja . Aku muak dengan Nova yang bisa nya menangis,menangis dan menangis .aku sering mencubit nya sampai ungu ketika pembantu sedang ngga di dekatnya . Dan lagi-lagi aku berbohong bilang kalau aku ngga tau apa-apa , sampai mamah memarahi pembantuku . Aku semakin ngeri melihat mamah ketika marah . Suaranya yang keras dan melengking , membuatku sangat takut . Dan aku pun mulai menikmati itu . Ya .. Menikmati menyiksa adikku diam-diam . Saat itu aku sudah berfikiran kalau mamah menjadi jahat ketika ada adikku sekarang .

__ADS_1


Hingga saat hari liburpun tiba , dan mamah membawaku ke kantor mamah . Katanya biar aku tau dan merasakan capeknya mamah saat kerja . Kita berangkat berjalan kaki dari rumahku komplek bukit , ke bawah . Dan itu jauh sekali hampir menghabiskan waktu satu jam. Vespa ayah tak lagi ada . Entah kemana . Sesampainya di jalan raya , kami menunggu angkutan umum . Baju ku sudah basah dengan keringat . Kulihat wajah mamah  tak ada setetespun keringat yang keluar . Sepertinya mamah sudah terbiasa . Saat di kantor mamah , tak ada lagi istri bos . Ya , dia sudah meninggal . Sakit katanya . Tak ada lagi kebahagiaan saat aku kecil dulu yang tertinggal . Hanya saja ..

__ADS_1


__ADS_2