Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Pesan Mbah yut


__ADS_3

Mamah bergegas menghampiri mbah yut dan mengusap air mata mamah . Tetap saja kelihatan , karena kulit mamah yang putih , hidung dan mata mamah yang terlihat memerah saat menangis . “kamu flu nduk ? Sakit?” . Tanya mbah yut yang melihat hidung mamah memerah . Selain pendengarannya masih tajam , mata mbah yut juga masih sangat awas . Mungkin memang keturunan kalau pendengaran keluarga kita sangat tajam . Mamah sangat takut juga kalau obrolan mereka ga akan nyambung karena mbah yut bicara nya juga agak kurang jelas . Karena gigi mbah yut yang sudah hampir habis . Berbeda dengan mbah yut putri yang semua giginya masih kuat dan utuh .


“mbah mau ngomong nggak usah ikut ngomong , dengerin aja . Mbah ngomongnya pelan-pelan . Gelengin kepala kalau ada yang gak ngerti” . “lah repot banget . Yaudah aku ikut duduk sini gak ikut ngomong . Nanti kalau udah selesai  baru aku jelasin lagi ke anaknya” tambah mbah yut putri yang datang dan ikut duduk di ruang tamu . Mamah merasa tidak begitu senang  karena mamah bukan tipe orang seperti aku yang mudah mendengarkan nasehat orang . Selesai menasehati mamah , mbah yut putri mejelaskan kembali apa yang di katakan mbah yut .


Yang di kagetkan mamah , ketika mbah yut mengatakan bahwa tidak mudah memiliki suami yang belum mengerti arti kehidupan sebenarnya. Laki-laki yang baik pada orang lain belum tentu baik pada keluarga dan pasangannya sendiri . Ga mudah jadi perempuan yang hidup dengan dua peran , jadi ibu sekaligus kepala keluarga . Suatu saat , apa yang jadi pelampiasan kamu itu Cuma orang terdekat kamu . Mbah yut juga mau tante mimi di pulangkan . Karena ga mau di jadikan pelampiasan . Atau kalau ngga , mamah harus bawa om ku juga kesana . Dan mbah yut minta kalau aku biar di asuh sama adik-adik mamah aja . Biarpun jadi anak kampung , tapi bisa hidup normal . Mbah ga kuat anakmu terus-terusan sama kamu .

__ADS_1


Mamah langsung menepis omongan mbah yut putri yang memperjelas omongan mbah yut itu . Mamah bilang kalau mamah udah janji bakal menyekolahkan adik-adik nya sampai tinggi . Jadi mamah juga nanti mau bawa om ku kebandung . Mamah juga agak kesinggung . Mbah yut berbicara seolah sudah tahu dan lihat semuanya . Mamah berjanji akan membawa aku kesini lagi dalam keadaan sehat . Mamah bilang mamah sangat mampu menghidupi aku di bandung . Hanya saja mamah ga komentar apa-apa tenang kehidupan mamah yang di sebutkan kakek . Karena . Semua yang mbah yut bilang benar kalau mamah banyak ngebatin sama ayah . Hanya saja ayah ku bekereja . Ga seperti yang mbah yut bilang .


Mbah yut putri hanya menambah kan “ ya terserah kamu nduk .. Inget ya kalau kamu marahin cicitku kamu abis tak marahin” .


“mbah bakal tanya sama orang yang kamu ga kira .’’

__ADS_1


“siapa ? YK ? Orang kaya gitu mau di percaya?”


“ udah tidur sana !! Nanti juga orang nya ngadu sama kamu kalau sama mbah di tanya-tanya”


Mamah langsung tidur dan tak memikirkan apa yang di katakan mbah yut dan mbah yut putri . Mamah hanya mengingat kalau mamah berjanji pada mereka kalau akan membawaku dalam keadaan sehat dan baik-baik saja ke hadapan mereka . Mamah lalu tidur tidak menghawatirkan ku yang akan terbangun karena haus atau lapar . Karena nenek sudah menyiapkan susu formula di samping bantal kecilku .

__ADS_1


__ADS_2