
Saat keluarga ayah mengambilku , ada omongan yang ga enak lagi dari istri dari kakak ke tiga dan istri dari kakak pertama ayah itu . Yang mengatakan kalau percuma merantau jauh-jauh rumah aja masih ngontrak . Rumah ngontrak dan kendaraan ngga kebeli . Juga mengatakan kalau ayah ku lebih baik kerja di jawa saja yang sudah pasti jadi PNS . Mamah hanya diam . Ssebenarnya yang bener-bener jahat itu istri dari kakak pertama ayah . Aku sendiri ga ngerti kenapa sampai sebenci itu dia sama mamah . Istri dari kakak ke tiga ayah awalnya menyambut adanya mamah dalam keluarga . Namun malah berubah .
Maka dari itu mamah membalas sakit hatinya dengan akan berusaha untuk membeli mulut-mulut jahat keluarga ayah . Kalau ga kepepet begini pun mama ga mau titipkan aku pada mereka . Pembantu pun mamah masih sayang uang untuk hanya sekedar merawatku . Jadi mungkin itu pilihan yang tepat saat ini . Mamah juga nggak gratisan hanya minta tolong . Mamah sangat tau diri . Makannya mamah perbulan mengirimkan gajinya ke mereka untuk keperluanku .
__ADS_1
Hari-hari berlalu , hingga suatu ketika , ayah tak lagi berangkat kerja . Mamah sering bertanya juga . Dan jawaban ayah hanya kantor yang sedang santai . Sampai sebulan berlalu , tante mimi melaporkan pada mamah kalau setiap tante mimi libur , ayah selalu ada di rumah . Kadang siang baru bangun , kalau bangun pun hanya menonton televisi , makan dan tidur lagi . Mamah pun mulai emosi dengan laporan tante mimi . Dan menannyakan pada ayah . Karena tidak ada jawaban , mamah langsung nyeletuk “mana gaji kamu bulan ini ? Kamu kasihin pacar-pacar kamu ? apa kamu di pecat ?”
Ayah benar sangat tersinggung dengan mamah . Dan menjawab sambil membentak . “Kantor bangkrut alex gapernah ke kantor , dari terakhir disini alex pindah rumah ga tau kemana . Tau-tau kantor di tutup .” mendengar itu sontak mamah sangat marah pada ayah . Mama sangat mengingat jasa om alex sangat banyak untuk mamah . Mamah sangat tau kalau om alex ngga bisa kehilangan istrinya . Mamah minta ayah untk mencari om alex dimana . Karena selagi mamah bisa bantu mamah akan bantu .
__ADS_1
Dari kejadian mencari om alex itu mamah memasang telephone rumah di kontrakan . Selain untuk mencari om alex , juga untuk menghubungi kakak ayah untuk menanyakan kabarku . Mamah juga memasangkan telephone rumah di toko nenek . Mamah memang ga tanggung-tanggung . Percuma kalau pasang tapi ga ada yang hubungi . Dari situ nggak ada lagi surat menyurat . Sudah punah lah itu . Ya walaupun mamah jaman itu udah pegang pager merek motorcola. Tetep aja Cuma bisa ngabarin kantor .
Adik-adiknya ga ada yang mau di beliin , karena ya mereka fikir untuk apa juga . Percuma kalau hanya untuk sekedar pamer . Adik-adik mamah memang memiliki sifat yang sangat sederhana . Kecuali tante wiwi yang nggak bisa kalau nggak hidup glamour . Tiap pulang kerja pasti bawa apa gitu yang bikin nenek ku seneng . Mamah sih hanya cetus ke tante wiwi , percuma ngasih sesuatu yang ujungnya Cuma jadi t*i . Kalau mamah kan perbulan kasih uang . Bukan makanan mewah kaya tante wiwi .
__ADS_1