Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Takut Pulang


__ADS_3

Akhirnya aku berteman dengan kelas A . Tapi aku juga sangat minder . Aku merasa sangat tidak pantas dengan mereka . Aku hanya anak dari ayah yang pengangguran dan mamah yang hanya sebagai accounting . Anak yang selalu merasa ketakutan . Beranjak empat hari aku sekolah , mamah ngga ada datang mencari ku . Hanya saja beberapa anak kelas A mengatakan kalau di radio di siarkan anak hilang dengan ciri-ciri pakaian yang aku pakai . Namun aku tidak mengaku .karena aku dan kiki sepakat untuk tidak bicara mengenai aku yang tinggal di rumahnya .

__ADS_1


Lama kelamaan ibu kiki mulai curiga karena aku tak pernah pulang . Dan akhirnya aku dan kiki menceritakan masalahku sebenarnya . Kiki memiliki seorang kakak pria yang mingkin beda tujuh atau delapan tahun darinya . Dia sangat baik . Kakak dan ibu kiki menerimaku di rumahnya . Setelah mendengar kisahku , ibu kiki menyuruhkun untuk tidak pulang lagi , karena takut aku di siksa lagi . Ia sempat bertanya apa mamah adalah ibu kandungku ? aku pun menjawab memang benar ia ibu kandungku . Setelahnya ibu kiki tak mengijinkan aku untuk berangkat ke sekolah . Dia memintaku untuk menemaninya ke rumah barunya yang ia beli untuk kakaknya kiki.

__ADS_1


Aku menurut karena tak enak juga aku sudah numpang makan dan tidur disana . Semakin lama kiki agak beda dengan ku . Dia pernah menyindir di meja makan kalau mamahnya punya kesayangan baru . Aku sendiri juga merasa kalau ibu kiki lebih peduli dengan ku . Aku sedikit egois karena tak memikirkan perasaan kiki . Aku menikmati rasanya di sayangi oleh seorang ibu . Dan keluarga yang humoris . Kakak laki-laki kiki bahkan sudah mengecat satu kamar di rumah itu untuk ku . Ibu kiki hanya mengandalkan uang pensiun dari almarhum ayah kiki yang saat itu adalah seorang tentara . Sedangkan kakak kiki yang masih kuliah .tapi almarhum ayah nya meninggalkan kontrakan dan kosan untuk kehidupan mereka juga .

__ADS_1


Ibu kiki dan kiki menatapku.ibu kiki malah bertanya padaku . “gimana itu mamahnya sakit . Tengok aja dulu”. “tapi aku takut bu” jawabku sambil menahan air mata . Ia mengatakan kalau akan mengantarku pulang besok . Sekalian ibu kiki juga minta ijin untuk merawat aku ke mamahku . Aku hanya diam tak menolak ataupun mengiyakan . Saat malam ketika semua tertidur , aku keluar dari kamar ku dan menghampiri kamar kiki . Aku membangunkannya karena aku tak bisa tidur karena terus kepikiran kalau aku ngga mau pulang . Kiki saat itu berfikiran sangat dewasa . Dia juga mengatakan dosa bagiku jika tak merawat mamah saat sedang sakit . Dia berjanjiuntuk menunggu ku jika mamah menyakiti aku lagi . Dan aku sangat pegang janji itu . Akupun mengatakan pada ibu kiki kalau aku menungu di jemput saja . Tak usah di antar . Aku mengatakan kalau aku malu jika tiba-tiba mamah marah  di depan ibu kiki . Ibu kiki pun setuju dan tak memaksa .

__ADS_1


__ADS_2