Mama Sayangi Aku

Mama Sayangi Aku
Siapa itu Mah?


__ADS_3

Sedari aku kecil , aku sudah di bentak atau di marahi nenek . Namun nenek sangat pintar membalik keadaan . Selesai memarahi ku , dia lalu memelukku dan mengajakku jalan-jalan atau mengajaku makan bersama . Bersama dengan nenek aku yang saat itu makan masih di suapi , aku di paksa makan sendiri oleh nenek . Dan harus habis . Kalau nenek melotot berarti aku masih belum habis . Setiap malam kalau aku tidur sama nenek , aku selalu di beri dongeng sebelum tidur , kadang nenek mendongengkan tentang kakek . Ataupun berdongeng tentang dirinya saat muda . Dan itu ga pernah aku dapetin dari siapapun . Dari bude ku atau pun dari mamah .


Makannya sebenarnya aku sangat kesal bila ada yang bilang kalau nenekku galak . Entah orang lain atau anak-anaknya sendiri . Apalagi mamah yang sering bilang kalau nenek galak dan ga punya hati . Hanya saja dari kecil aku sudah terbiasa kalau aq bertanya nenek sering judes dan ga menjawab pertanyaanku . Namun saat malam mau tidur , nenek bilang kalau dia lagi kesal atau marah , nenek ga akan bicara  karena takut aku yang jadi pelampiasan . Dari situ pun aku mengerti nenek .

__ADS_1


Paginya . Mbah yut putri datang ke rumah nenek dan memarahi mamah dan semua yang ada disana . Mbah yut dan mbah yut putri sangat tersinggung karena sudah tiga hari aku dan mamah di rumah nenek tapi mamah ga membawaku ke rumah mbah yut yang hanya berseberangan dengan rumah nenek . Mbah yut putri hanya marah dan kembali kerumahnya sambil berkata . Kalau mamah jangan pernah lagi ke rumah mbah yut putri . Mamah sangat kaget mungkin karena saking baiknya mbah yut putri di mata mamah , baru pertama kalinya melihat mbah yut putri marah .


Setelah mbah yut putri kembali kerumahnya , aku bertanya pada mamah , “kenapa mbah-mbah itu marah-marah ? Siapa itu mah ?” mamah menjelaskan bahwa itu adalah orang tua kakek . Dan menyuruh ku untuk memanggilnya mbah yut . Mamah lalu membawa ku ke rumah mbah yut . Ketika baru sampai ruang tamu aku terheran dengan rumahnya yang masih bergaya keraton . Sangat besar tapi jadul . Aku sempat takut dan ingin menangis. Seketika mbah yut putri keluar .

__ADS_1


“ini siapa namanya?” tanyanya padaku


“kamu keluar aja !!” pinta mbah yut putri pada mamah ku .

__ADS_1


Melihat mamahku pergi , aku semakin ketakutan , namun sedari kecil , aku sudah di ajarkan untuk tidak menangis . Karena di tempat bude kalau aku menangis , aku ga akan di ajak bicara oleh bude, pakde dan anaknya . Aku juga takut ga akan di ajak bicara oleh semua orang . Jadi aku hanya berdiam dan pasrah . Mbah yut mengajak ku jalan-jalan melihat rumahnya . Kalo kata youtuber sih kayak hometour gitu . Rumah yang hanya di tinggali oleh mbah yut dan mbah yut putri itu memliki tiga ruang tamu di depan , tiga kamar tidur tamu , tiga kamar tidur tengah , satu ruang makan , empat kamar tidur belakang , satu dapur yang sangat luas seperti dua luas lapangan voly .


Yang buat aku sangat ketakutan adalah ke empat kamar tidur belakang itu . Padahal kamar mandi mbah yut jauh ke belakang lagi dan di sampingnya ada sumur yang di semen . Tapi rasa takutku lebih ke empat kamar tidur belakang . Bener-bener bikin merinding . Kenapa harus buat rumah sebesar itu kalau anak mereka hanya satu . Aku ga tau saudara kakek berapa . Kalau aku tanya ke mamah , mamah hanya jawab “orang udah sukses dan terkenal mana inget rumah ?”

__ADS_1


__ADS_2