
“hati-hati loh mba , mba yang ngandung nya sendiri , mba anak yatim juga jangan sembarangan ngomong . Mba mau jadi ibu loh” balas tante mimi yang kaget mendengar perkataan mamah . Mamah sudah kepalang kesal dengan yang terjadi hari ini . Di tambah lagi tante ida yang ngomporin mamah kalau sejak mamah hamil perusahaan bermasalah . “Sepertinya memang karena anak ini” ucap mamah dalam hati .
Mamah dari awal memang ga ada niatan dulu untuk punya anak . Apalagi dari suami yang seperti itu . Tapi mau gimana lagi kalau cerai malah bikin malu keluarga . Mamah adalah anak yang sangat membanggakan sedari kecilnya . Bahkan semua keluarga sangat menyayangi mamah . Kadang juga sempat ada terfikir oleh mamah . Kalau ini semua salah nenek ku . Kalau saja ia setuju dengan om SR , mamah ga bakal ngerasain rasa sakit hati seperti ini . sampai karena pikiran yang aneh-aneh mamah sampai berfikir untung menggugurkan aku .
__ADS_1
Mamah juga ngerasa sejak kakek meninggal semua serba tante wiwi . Mamah selalu ngalah dalam banyak hal , misal dalam hal makanan , baju baru , beres-bere rumah . Sampai pasangan . Tante wiwi bebas berhubungan dengan siapapun yang dia mau . Sedangkan mamah harus di pilihkan dengan orang yang salah . Sangat salah .
Hingga akhirnya tiba dimana mamah ke dokter . Di prediksikan bahwa bulan depan mamah akan melahirkan . Seharusnya mamah di beri cuti tiga bulan untuk melahirkan . tapi emang dasar nya mamah pekerja keras , selagi mampu mamah akan terus masuk kerja . Sampai suatu malam ayah mengatakan kalau ingin mamah melahirkan di jawa di tempat keluarga ayah. Ayah sangat tau kalau melahirkan disana semua kakaknya akan membantu biaya rumah sakit . Ya ,,, lebih uangnya bisa dia pake juga.
__ADS_1
Dan sampai lah di mana akhirnya mamah meminta cuti dan berangkat ke jawa , ke keluarga ayah untuk persiapan melahirkan disana . Tante mimi sangat ingin ikut namun dia sudah berjanji untuk giat bekerja di perusahaan mamah dan tidak membuat malu . Jadi tante mimi di bandung sendiri . Sore itu mamah berangkat menggunakan kereta di temani tante mimi ke stasiun . Dan akhirnya mamah berangkat .
Sepuluh jam perjalanan, mamah pun sampai di stasiun , ayah berjanji untuk menjemput , namun lagi-lagi mengecewakan . Sampai matahari terik kencang sekali ayah ga kelihat juga batang idungnya . Akhirnya mamah memutuskan untuk naik bus menuju kota ayah . Sambil menahan rasa lelah nya , mamah berjalan dan berdiri menunggu bus sambil menenteng dua tas di tangan kiri dan kanannya . Belum lagi membawa aku dalam perutnya .
__ADS_1
Akhirnya juga mamah menaiki bus , hanya butuh dua jam saja mamah sampai ke tempat kakak ke tiga ayah . Mamah menuju kesana karena ayah juga sudah mengirim surat agar mamah langsung menuju ke rumah kakak ketiga ayah . Yang mamah harapkan adalah untuk beristirahat setelah sampai . Benar-benar sangat lelah . Pintu pun di ketuk oleh mamah . Istri kakak ke tiga ayah pun membukakan pintu . “mau apa kamu kesini...?”.