
Saat itu aku tidak bertemu dengan ayahku . Karena ayah memang tidak mau ikut ke jawa . Jadi mamah pulang sendiri . Mamah di nasehati lagi oleh keluarga yang lain agar aku tidak lagi di asuh oleh keluarga ayah. Dengan syarat mamah harus ijin dulu dan mengucapkan terima kasihnya pada mereka yang sudah merawat ku . Mamah pun setuju . Hanya saja di pikiran mamah , untuk apa mengucapkan terima kasih ? Toh mamah ngga gratisan menitipkan ku kok .
Jadi saat itu mamah langsung membawa ku pulang ke bandung tanpa bicara apapun ke keluarga ayah ku . Sesampainya di bandung , aku awalnya memang merengek terus meminta pulang . Namun mamah hanya mengatakan kalau disini lah aku sebenarnya , bersama mamah dan ayah ku . Ayahku juga senang melihatku . Tak hentinya waktu ayah di habiskan untuk bermain dengan ku . Namun tetap saja saat itu aku kangen dengan bude dan pakde ku . Terutama dengan kakak sepupuku yang selalu mengajakku bermain.
__ADS_1
Sangat berbeda dengan disana . Disini aku sangat kesepian , apalagi saat mamah kerja . Ayah memang mengajakku bermainĀ namun tak seperti di sana . Rasanya benar-benar sepi . Malah di usiaku yang baru tiga tahun , aku juga udah di ajari mamah untuk belanja ke warung yang jaraknya hanya berseberangan dengan rumah kontrakan mamah . Dan kadang dimana ayah juga ga pulang entah kemana lagi, aku bermain sendiri , makan sendiri , semua sendiri . Semakin keras aku merengek untuk minta pulang . Namun tiba-tiba mamah membentakku dan mengatakan kalau mereka itu orang jahat .
Tante mimi mengatakan kalau mungkin saja aku merasa kesepian . Jadi mamah juga suka membawaku kekantor mamah . Di kantor mamah , aku di asuh oleh istri bos mamah . Sedikit-demi sedikit aku melupakan bude ku . Bos mamah itu sangat menyayangi aku . Dan tak lepas untuk membawa ku kemana-mana , bahkan di saat meeting .bos mamah juga sering membelikanku mainan , susu import dari taiwan , juga membelikan keperluanku yang lain . Pernah istri bos mamah meminta agar aku menginap saja di disana . Namun mamah ga mengijinkan .
__ADS_1
Aku memang gampang dekat dengan sesuatu hal . Dan kalau aku sudah apet atau nempel , aku ngga mau di pisahkan . Sampai tiba-tiba aku ngga mau di ajak pulang , hanya karena aku ga mau kepisah sama anjing lili itu . Istri bos juga bilang agar mamah membawa pulang saja anjing lili . Mamah sangat menolak . Pertama karena mamah ga suka dengan bulu hewan , di tambah lagi kami orang muslim yang mengharamkan hewan itu . Sekali lagi mamah meremas tanganku agar aku menurut untuk pulang .
Lama kelamaan aku menjadi bingung , kenapa mamah sering memarahiku . Di jawa aku ga pernah di marahi dengan cara seperti itu . Hanya saja di jawa jika aku salah , aku di nasehati dengan sangat lembut . Dan hanya dengan sedikit ancaman kalau aku nakal aku akan di ancam di bawa ke dokter untuk di suntik . Hanya itu . Ga ada kontak fisik ataupun mencubit ku . Dari situ aku kembali rewel minta pulang .
__ADS_1