
PROLOG.
Ayah jungkook memaksanya untuk menikah karena usianya yang sudah lumayan matang untuk melanjutkan keturunan
Namun jungkook menolak perintah itu ia tak ingin menikah dahulu sebelum menemukan orang yang pas dan mempunyai sifat yang sama seperti kekasihnya dulu
Tak lama kemudian ayah jungkook menunjukan foto gadis yang akan di nikahkannya dengan jungkook sedetik kemudian foto itu berhasil membuat detak jantung jungkook serasa berhenti
Akhirnya jungkook menerima tawaran itu ia mau menikah dengan gadis itu
Gadis itu, mirip dengan kekasihnya yang meninggal sembilan tahun yang lalu dalam kecelakaan yang fatal, padahal saat itu jungkook berniat melamarnya namun takdir mengatakan tidak dan akhirnya perempuan itu pergi meninggalkan jungkook selamanya
Hidup jungkook sedikit hancur berbanding terbalik dengan sebelumnya saat ia masih berkencan dengan kekasihnya yang bernama eunbi
Namun usut punya usut setelah menikah eunha telah membuat hidup jungkook berubah sama seperti saat ia bersama dengan eunbi
Lama kelamaan jungkook sudah mulai terbiasa dan mencintai sepenuhnya eunha
Tetapi, dua tokoh antagonis ini yang bernama sohyun dan lisa tidak senang dengan kehadiraan eunha
Baik lisa yang tak bisa mendapatkan uang jungkook lagi dan sohyun yang tak bisa merasakan perilaku kehangatan dari jungkook lagi
Lisa merencanakan rencana yang membuat keduanya terpisah salah satu caranya adalah membunuh eunha.
Tetapi taehyung dokter yang pernah menyelamatkan eunha dari kecelakaan maut juga tahu akan hal itu.
Karena tak mau kehilangan dua kali orang yang di sayangnya taehyung akan menghentikan rencana itu.
Sehun orang yang menjadi tangan kanan Lisa untuk membunuh eunha itu sangat cerdik! Tapi bagaimana jika sehun berkhianat?
Tapi sohyun berpikir lain, dia tak ingin eunha mati dia hanya ingin jungkook mencintainya dan meninggalkan eunha.
15 tahun yang lalu tepat saat taehyung duduk di bangku sma dia mencintai wanita yang bernama eunbi
Cinta itu berlangsung lama saat ia ingin mengungkapkan perasaannya eunbi tengah berkencan dengan jungkook sahabatnya sendiri
Akhirnya taehyung memutuskan menyembunyikan perasaannya sendiri
Setelah lulus dari sma tepat 3 tahun kemudian jungkook bercerita bahwa ia akan melamar eunbi menjadi istrinya
Taehyung cukup senang dia harus belajar merelakan orang yang di sukainya tersenyum bahagia di altar pernikahan nanti
Saat tengah menjalani kuliah kedokteran di amerika taehyung mendengar bahwa eunbi meninggal karena kecelakaan di hari jungkook melamarnya
Di hari akhirpun taehyung tak bisa melihat senyuman eunbi saat itu taehyung bertekat untuk menjadi dokter yang hebat dan selalu menolong pasiennya tanpa ada kegagalan hal itu membuat ia di pandang tinggi
Salah satu keberhasilan itu adalah saat menyelamatkan eunha dari kecelakaannya
Mulai saat itu mereka menjadi dekat dan taehyung mulai jatuh hati pada eunha
Bukan kerena wajah eunbi sangat mirip dengan eunha tapi prilaku mereka juga sama itu hal yang membuat taehyung semakin yakin untuk menikah suatu saat nanti pada eunha
Setelah mendengar pernikahan ia dan jungkook taehyung merasa hatinya sangat hancur mungkin perasaan cintanya pada eunha telah mati
Apa rencana lisa akan berhasil? Akankah sohyun berhasil membuat jungkook meninggalkan eunha? Akankah jungkook berhasil mempertahankan perasaannya?
Atau semuanya akan berbanding terbalik tidak sesuai yang mereka rencanakan?
**CHAPTER 1.
Jungkook POV
Jungkook berjalan dengan bangganya mendekati pacarnya di seberang jalan sana dengan membawa bunga mawar merah dan cincin untuk melamarnya
Namun, saat jungkook ingin menyebrang ke sana pacarnya terus saja ingin duluan menghampiri jungkook.
Jungkook terus menghalanginya untuk pergi menghampirinya duluan karena banyak mobil besar yang melintas cepat di jalan itu
Lagi pacarnya tak mendengar perkataan jungkook dan langsung menghampiri jungkook
BRUK!!
"EUNBI!!!" teriak jungkook
__ADS_1
Jungkook terbangun dari mimpinya sudah sembilan tahun tapi mimpi itu terus menghantui jungkook itulah sebabnya jungkook tak bisa melupakan mantan kekasihnya
Sembilan tahun yang lalu sesudah ia mendapat pekerjaan jungkook berencana melamar eunbi lalu menikahinya agar mereka tak terlalu lama berkencan dan melanjutkan keturunan mereka
Tetapi takdir mengatakan tidak eunbi pergi terdahulu meninggalkan jungkook saat ia ingin di lamar
Laki-laki itu terus menjalani hidupnya dengan buruk anak satu-satunya dari perusahaan HBO dengan harapan yang besar ayahnya memberi perusahaannya kepadanya
Namun laki-laki itu tidak terlalu mengurus perusahan itu asal dia bisa mempertahankannya saja selebihnya dia selalu pergi minum bersama teman-temannya
"Tuan?"
Jungkook melihat ke arah orang itu lalu tersenyum dan menghampirinya
"Aku baik-baik saja"
Jungkook membelai rambut maid itu lalu menarik rambutnya kesamping dan memberi sedikit kecupan pada leher maid muda itu
Semua maid di situ sudah terbiasa dengan prilaku romantisnya terkecuali dengan salah satu maid muda nan cantik itu
Maid itu bernama kim sohyun usianya jauh lebih muda di bandingkan jungkook namun jungkook selalu saja memaksanya melayani nafsu jungkook
Tapi sohyun sadar itu hanya pelampiasan untuk pacarnya yang telah tiada namun menurut sohyun tak ada salahnya mencintai seorang laki-laki yang bernama jeon jungkook itu meskipun ia tak tahu tentang perasaannya
Jungkook berjalan meninggalkan sohyun lalu berniat membersihkan tubuhnya
Sohyun segera merapikan kasur jungkook lalu membuang beberapa botol wine yang di minum oleh jungkook kemarin malam
Saat selesai sohyun segera meninggalkan kamar jungkook dan membantu beberapa maid menyiapkan makanan untuk jungkook
Selesai jungkook membersihkan tubuhnya ia segera mengambil sebuah kemeja putih bersih yang baru saja di belinya kemarin
Di padukan dengan jas hitam andalan jungkook lalu laki-laki itu mengubah cara jalannya dengan tegap berbanding terbalik saat ia bangun dari mimpi itu
Dia mengusap wajahnya kasar lalu menyeprotkan pewangi ke beberapa bagian di tubuhnya membuat ciri khas maskulinnya
Selesai melakukan itu semua jungkook turun kebawah lalu melihat beberapa maidnya yang sedang bekerja untuknya
"Kali ini apa yang kalian siapkan?" tanya jungkook
"Kelihataannya enak..tapi aku tak tahu apa bisa menghabisi segitu banyaknya" ujar jungkook
Semua pelayan itu tersenyum lalu mempersilakan ia duduk di salah satu kursi yang telah di siapkan
"Ini benar-benar enak" ujar jungkook
Satu kalimat itu membuat para maid yang bekerja tersenyum bangga lalu melanjutkan aktivitasnya masing masing
Tapi sohyun di pekerjakan hanya untuk membersihkan kamar jungkook tidak selebihnya
Ia juga hanya harus menemani jungkook jika di minta, pekerjaan itu menyenangkan bagi sohyun
Sohyun berdiri menemani jungkook makan
Tidak, lebih tepatnya sarapan pagi karena ini masih pukul setengah enam
Selesai jungkook sarapan ia mengambil kunci mobil dan bergegas untuk pergi ke kantor
"Tuan!" panggil sohyun
"Iya?"
"Kau meninggalkan dasinya"
Sohyun mengasih dasi jungkook yang tertinggal lalu tersenyum dan membungkukkan dirinya
"Terima kasih, omong-omong nanti siang ayah dan ibu ku akan datang, jika aku belum juga pulang bisakah kau beri tahu kepada maid yang lain untuk mempersiapkan makan siang mereka?"
"Tentu saja tuan" balas sohyun
"Kalau begitu aku pergi dulu"
Sebelum pergi jungkook memberi satu kecupan di bibir sohyun lalu pergi begitu saja
__ADS_1
Aksi itu selalu di lakukan setiap hari oleh jungkook dan berhasil membuat pipi sohyun merah merona dan perasaannya menjadi tak karuan
Saat sampai di HBO jungkook bersikap layaknya ceo di perusahan itu dan membimbing para pekerjanya
Eunha POV
Eunha tengah berdiri di halte untuk kedatangan bus sekolahnya saat bus itu melaju ke arah halte tiba-tiba sebuah mobil hitam menerobos duluan dan berhenti tepat di depan halte
Mobil itu berhasil membuat keributan baik di halte maupun di bus
Suara kelakson besar bus terus berbunyi eunha hanya menutup wajahnya malu
"Hei! Ayo naik"
Eunha menggelengkan kepalanya lalu berlari kedalam kegerumuhan orang di belakang
Orang yang berada di dalam mobil itu dengan cepat keluar dari mobil lalu mengendong paksa eunha dan memasukannya kedalam mobil
"Lepaskan aku!!!" teriak eunha
Semua orang hanya diam melihat mereka berdua
Saat orang itu berhasil memasukan eunha kedalam mobil dengan cepat ia mengemudikan kembali mobilnya
"Ini pemaksaan!" marah eunha
"Seharusnya kau berterima kasih karena aku mau mengantar mu ke sekolah"
"Siapa yang ingin di antar oleh mu?! Dasar dokter jahat!" marahnya
"Walaupun begitu dokter ini pernah menolong mu dari maut besar!"
"Aku tidak peduli!"
Dokter itu tertawa lalu kembali fokus mengemudi sedangkan eunha hanya bisa mengerutkan dahinya dan memuncungkan mulutnya
"Kau terlihat imut jika seperti itu" canda dokter itu
Eunha mendengar itu lalu mengubah ekspresi aneh dan tambah membuat dokternya tertawa
"Aku tak butuh candaan mu taehyung!"
Dokter itu bernama taehyung, dokter yang pernah menyelamatkan hidup eunha dari maut yang akan datang, saat itu eunha pernah mengalami kecelakaan yang berakibat fatal tapi dengan pertolongan taehyung eunha bisa melanjutkan hidupnya
"Aku tidak bercanda, apa terlihat begitu?"
"Diam! Aku tak ingin bicara!" marahnya lagi
Taehyung diam lalu saat lampu lalu lintas berubah menjadi merah taehyung menghentikan mobilnya dan sedikit melirik kesamping eunha
"Apa kau sarapan terburu-buru tadi?"
Eunha hanya melihat sinis ke arah taehyung lalu kembali mengerutkan dahinya dan menghadap ke depan
Taehyung melihat itu langsung mendekatkan wajahnya kearah eunha hingga jarak mereka terkikis menjadi 5 cm
Eunha yang melihat wajah taehyung yang sedekat itu membulatkan matanya dan tak bisa berkata sedikit pun
Taehyung mengambil selai coklat yang ada di bibir eunha dengan jari jempol besarnya dan memakannya
Eunha semakin terkejut dengan prilaku taehyung lalu mendorongnya kuat hingga terpentok pintu mobil
"Sakit" ujar taehyung
"Siapa suruh kau lakukan itu?! Kau tak pantas melakukan itu pada ku!!" marah eunha
"Aku hanya menolong mu! Membersihkan selai coklat yang tersisa di bibir mu" jelas taehyung
"Aku tak peduli! Tapi jelas itu tak sopan!"
"Ya terserah saja" ujar taehyung
Taehyung kembali mengemudikan mobilnya ketika lampu lalu lintas berubah menjadi hijau
__ADS_1
Eunha yang melihat itu menggelengkan kepalanya tak percaya kepada laki-laki itu
'Dasar! Seenaknya memperlakukan orang seperti itu!' - eunha**