Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- fourty three


__ADS_3

Kencan?


Ya itulah yang akan di lakukan oleh eunha dan sungyoon malam ini.


Eunha tengah bersiap-siap untuk pergi ke restoran yang telah di tentukan oleh sungyoon.


Dia memakai baju yang di belinya saat berbelanja dengan momo dan mina.


Eunha berjalan mengendap-endap melewati kamar joshua, dia takut jika joshua terbangun dari tidurnya dan membatalkan rencananya.


Eunha keluar mencari taksi lalu pergi dari rumah itu.


Saat sampai di sana ia di sambut dengan banyak pelayan, membuatnya ingat akan bersama jungkook saat tengah makan malam..bersama sungyoon eunha merasakan hal yang sama saat bersama jungkook, entah kenapa hal itu bisa terjadi.


Eunha berjalan mendekati meja yang telah di siapkan.


Di hadapannya, seorang laki-laki yang bernama sungyoon tengah berdiri tegap dengan jas hitamnya.


Menurut eunha, penampilan nya sangat mirip dengan jungkook, sehingga ia tak salah menyebutkan sungyoon sebagai jungkook untuk pertama kalinya bertemu.


Sungyoon mengulurkan tangannya untuk eunha lalu mempersilahkan eunha duduk di hadapannya.


Musik romantis terus mengiringi makan malam mereka, aroma yang manis tersebar di seluruh ruangan itu.


Eunha yakin selangkah lagi ia akan memenang taruhan Momo dan akan menerima mobil serta permintaan.


Sebenarnya eunha tidak tergiur dengan itu semua, ia hanya tergiur dengan tantangannya saja.


Tanpa sadar eunha akan menerima resiko yang besar, entah dia akan jatuh cinta pada sungyoon dan tak bisa melepaskannya atau yang lainnya.


Setelah makan malam, sungyoon mengajak eunha mampir di apartemennya sebentar.


Sungyoon membuka tirai yang menutupi jendela, sehingga ia bisa melihat kota dari atas.


Eunha tersenyum sembari terus melihat lampu kota-kota yang bersinar.


Sungyoon mendekatinya, melihat apa yang ia lihat.


"Eunha" panggil sungyoon


Eunha menoleh, menyaut panggilan sungyoon dengan anggukan.


"Aku.." gumamnya


"Aku?" Tanya eunha


"Aku menyukai mu, kau mau menjadi kekasih ku?" Tanya sungyoon


'berhasil!' - eunha


Ia tersenyum mengangguk


"Iya" jawab eunha

__ADS_1


Sungyoon memeluk eunha erat, tapi eunha membalasnya dengan ekspresi datar.


'aku hanya mencintai jungkook!' -eunha


"Terima kasih..eun" gumam sungyoon


Eunha mengangguk sambil terus melirik ke samping, melihat kota yang masih terus bersinar.


"Kau ingin kesana?" Tanya sungyoon


"Tidak" menggelengkan kepalanya


Sungyoon mengangguk lalu mengajak eunha keluar dari apartemen itu.


Sementara, joshua yang tengah sibuk mencari eunha kemana-mana, padahal ia telah bertanya pada momo dan mina, hasilnya sama saja mereka tidak tahu keberadaan eunha.


Tidak dengan momo, ia sengaja berbohong agar joshua tidak menghancurkan kencan mereka.


Padahal jika joshua tahu, tentu saja ia akan marah besar, jangankan joshua jika jungkook mengetahuinya, bisa di pastikan sungyoon tidak akan selamat.


"Aku pulang dulu" eunha keluar dari mobil sungyoon


Sungyoon juga ikut turut keluar dari mobil menghantarkan eunha masuk kedalam rumahnya.


"Eunha" panggil sungyoon


Eunha menoleh dan langsung mendapat kecupan manis dari sungyoon.


Eunha sangat terkejut, bahkan ia menutup mulutnya malu.


Padahal itu bukan yang pertama kalinya bagi eunha.


"Sampai jumpa besok" senyum sungyoon


Eunha hanya tersenyum canggung sambil terus melambaikan tangannya.


Di atas sana, tepatnya di kamar joshua, ia sedang melihat kejadian itu semua.


"Brengsek!" Marah joshua


Ia langsung turun menyambut kedatangan eunha.


Eunha membuka pintu pelan-pelan berharap joshua tidak terbangun dari tidurnya, tapi ia salah, laki-laki itu telah berdiri di hadapannya setelah membuka pintu.


"Kemana saja kau?!" Marah joshua


Eunha hanya menunduk ketakutan pada joshua.


Ia langsung menari tangan eunha dengan paksa dan menghempaskan tubuhnya ke atas sofa ruang tamu.


Eunha meringis kesakitan, dia sangat kesal pada prilakunya joshua.


"Apa-apaan kau ini?! Kenapa kau perlakukan aku seperti ini?!"

__ADS_1


"Kau sendiri apa-apaan!! Kau berciuman dengan seorang laki-laki!!"


"A-apa?!"


"Jangan coba membohongi ku" marah joshua


"Memangnya kenapa?! Aku berhak bukan mencari pasangan ku sendiri?! Aku berhak berkencan dengan siapa saja! Dan lagi! Aku bukan kakak ipar mu! Jadi kau tak boleh bertindak semena-mena!" Marah eunha


Joshua tak habis pikir dengan eunha bahkan ia sampai memecahkan meja.


*PRANK


Eunha menutup telinganya kerena terkejut sedangkan joshua sedang meluapkan amarahnya.


"Joshua apa yang kau lakukan?!" Marah eunha


"Apa yang aku lakukan?!"


Joshua mengeraskan rahangnya, dia sedang berada di puncak amarahnya.


"Eunha aku tak habis pikir dengan mu!! Kenapa bisa kau berubah menjadi seperti ini! Sekarang terserah pada mu! Aku tak akan pernah peduli lagi dengan mu! Jika ada apa-apa dengan jangan kau aku tidak akan menolong mu!" Bentak joshua


Dia berjalan meninggalkan eunha Sendirian di ruang tamu.


Eunha tak sanggup menahan tangisnya, dia menangis sejadi-jadinya karena joshua.


"Benar..hiks..apa yang telah aku lakukan..hiks"


Eunha menarik rambutnya, memukul kepalanya pelan.


"Bodoh eunha!..hiks..kau bahkan lupa tujuan utama mu kesini..hiks.. seharusnya aku menurut pada joshua.." tangisnya


Eunha berjalan melewati pecahan meja kaca yang berserakan di lantai.


Dia masuk kedalam kamarnya dan bersembunyi di balik selimut tidurnya.


"aku harus menghentikan permainan ini? ... Kenapa juga aku terima taruhan momo.."


Eunha terus menangis di tempat tidurnya tanpa sadar matanya mulai menutup karena lelah.


Pukul menunjukkan jam satu malam, joshua masuk kedalam kamar eunha secara diam-diam.


Dia duduk di samping eunha yang tengah tertidur, membelai rambutnya lembut, perlahan tangannya turun tepat di wajah eunha, joshua merapikan rambut yang menutupi wajah eunha.


Joshua kembali berdiri berniat untuk meninggalkan kamar eunha, tapi tangannya di tahan dengan eunha, eunha menatapnya dengan mata yang masih bengkak.


"Joshua maafkan aku" ucap eunha


Joshua Kembali ketempatnya semula, tidur di samping eunha yang tengah terbaring, dia mengangguk sambil mengusap wajah eunha.


"Tidurlah" gumam joshua


Eunha mengangguk dia tertidur di dalam pelukan joshua semalaman.

__ADS_1


__ADS_2