Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- fourty six


__ADS_3

Joshua duduk di salah satu bangku, sedangkan eunha duduk di pinggiran kolam renang.


"Kau sudah berjanji untuk tidak marah kan?" ucap joshua


Eunha mengangguk lalu memainkan kakinya di air.


"Sebenarnya aku menyukai mu" gumam joshua


"Lalu?" Tanya eunha


"A-apa?!" Terkejut


Joshua langsung membuka mulutnya lebar-lebar sehingga membuat eunha tertawa.


"Joshua..aku mengerti..semua orang pasti pernah jatuh cinta, tak ada orang yang melarang hal itu, dan kau juga berhak menyukai siapapun.. termasuk aku, tapi maaf, aku menyukai jungkook" ucap eunha


Joshua tertawa, ia merasa keadaannya lebih baik dari yang di pikirannya, hanya saja apakah dia benar-benar melupakan eunha?.


"Terima kasih sudah mendengarnya..aku legah mengetahui jawaban mu..lagi pula aku tak berharap lebih..melihat mu terus bernafas saja sudah membuat ku senang" canda joshua


Eunha tertawa, dia menyiram sedikit air ke tubuh joshua.


Joshua berlari ke sampingnya lalu di dorongnya hingga eunha terjatuh ke air.


"Joshua!!" Marah eunha


"Una!" Panggil joshua


Eunha terdiam ketika mendengar panggilan itu.


"Kenapa diam? Itu panggilan dari kakak mu ini" tawa joshua


Eunha mengangguk kemudian ia kembali tertawa dan menyeret joshua ke dalam air.


"Benar-benar menyebalkan!" Marah eunha lagi


"Hei, ini sudah jam berapa? Kita harus bersiap-siap untuk pergi ke pesta itu" kata joshua


Eunha menatapnya malas, kemudian pergi meninggalkan joshua Sendirian.


"Lebih baik seperti ini" gumam joshua


Bukannya Kembali ke kamarnya untuk mengganti pakaian, tapi joshua malah berenang-renang di kolam.


___


"Kau sudah siap?" Tanya joshua


"Ya" jawab eunha


Mereka berdua keluar dari rumah itu, bertepatan dengan bibinya yang baru saja pulang.


"Kalian mau kemana?" Tanyanya


"Kami akan pergi ke pesta ulang tahun teman ku bi" jawab joshua


"Emm, kalau begitu hati-hati" ujarnya


"Bibi kami pergi dulu ya" senyum eunha


Eunha menaiki mobil Joshua lalu mobil itu melaju sangat cepat, bibi joshua hanya bisa melihat kepergianya.


"Ini sangat rame" gumam eunha

__ADS_1


"Namanya juga pesta"


Mereka berjalan menghampiri teman-temannya, sepanjang jalan eunha selalu di lirik semua orang dan selalu di perbincangkan.


"Siapa dia?"


"Perempuan itu bukannya dari kelas sebelah?"


"Kenapa joshua bersama dia? Bukannya alena pacarnya?"


"Wah, sepertinya mereka akan bersaing memperebutkan Joshua" bisik mereka


Joshua menggenggam tangan eunha erat " tidak perlu di pikirkan" ucap joshua


Eunha mengangguk dia menganggap bisik-bisikkan itu santai.


Acara pun di mulai, alena meniup lilin kue ulang tahunnya di iringi dengan lagu teman-temannya.


Di samping itu, ada sungyoon yang selalu tertawa setiap melihat perilaku kekasihnya itu.


"Katakan pada ku..apa yang terjadi di antara kau dan laki-laki itu" tanya joshua


"Apa?" Tanya eunha bingung


Alena memotong kuenya, memberikan potongan kue itu ke beberapa orang, saat ia berjalan ke arah joshua namun kakinya tergelincir.


"Eunha!" Teriak joshua


Eunha juga ikut terjatuh karena dorongan alena, mereka jatuh ke dalam kolam renang.


Eunha susah untuk berenang ke tepian karena gaun yang di kenakannya.


Sampai akhirnya dia melihat sungyoon yang datang menolongnya.


"S-sung..yoon" ucap eunha terbata-bata karena banyaknya air yang masuk kedalam mulutnya.


Burr!


Joshua ikut melompat ke air, lalu menarik eunha ke atas.


"Uhukk! Uhuuk" eunha terbatuk-batuk


"Kau tak apa?" Tanya joshua


Eunha mengangguk, matanya memerah karena air kaporit kolam itu atau mungkin dia ia ingin menangis.


"Hiks..hiks" tangis eunha


Joshua yang melihatnya menangis mendekapnya erat.


'kasihan sekali'


'itu karena dia tak tahu malu, kkk'


'lucu sekali melihatnya terjatuh tadi'


'kenapa tidak langsung mati saja sih?!' bisik tamu-tamu yang ada di pesta itu


"Jangan dengarkan" Joshua menutup kedua telinganya


Mereka berdua berjalan meninggalkan pesta itu.


"Joshua!!" Jerit alena

__ADS_1


Joshua melirik ke arahnya malas, tangannya masih memeluk eunha dengan handuk.


"Ada apa lagi?!" Tanya joshua kesal


"Kenapa kau menolongnya?!" Marah alena


"Kenapa aku menolongnya?! Tentu saja dia kekasih ku! Kau sendiri?! Kan sudah di tolong dengan pacar mu? Apa lagi yang kau harapkan dari ku?!" Joshua mengeraskan rahangnya


"Kau jahat!" Teriaknya


"Aku jahat?! Tak sadarkah kau wanita jalang?! Kau yang berbuat jahat pada eunha! Huh, tak salah jika tuhan menyadarkan ku" joshua tertawa lalu menyuruh eunha masuk


Mobil mereka pergi melaju dengan kecepatan tinggi, meninggalkan pestanya sebelum selesai.


Sungyoon datang menepuk pundak alena pelan.


"Lihat?! Ini karena rencana mu!" Marah alena


Sungyoon tertawa menangapi omongan alena, lalu merangkulnya.


"Ini hanya permulaan, sayang" gumam sungyoon


"Jangan panggil aku sayang!"


Alena menepis tangan sungyoon lalu berlari meninggalkannya.


"Kau kedinginan?" Tanya joshua


Dia melihat eunha duduk meringkuk sendirian di pinggir kolam.


"Tidak" menggelengkan kepala


"Masuklah, di luar dingin"


Eunha menggelengkan kepalanya lagi, menatap riak air kolam yang di buat dengan tangannya.


"Maaf" ucap joshua


"Untuk apa?"


"Untuk kejadian tadi"


"Kenapa kau yang meminta maaf? Kau kan tidak salah"


Joshua tertawa lalu duduk di samping eunha.


"Tapi aku yang mengajak mu pergi kesana"


"Aku juga menawarkan diri" balas eunha


Setelah itu mereka diam, eunha yang sedari terus termenung, joshua yang hanya bisa menatap langit-langit.


"Aku ingin cepat pulang, bertemu dengan jungkook" gumam eunha


"Dua Minggu lagi.."


"Rasanya dua tahun"


Joshua tertawa lalu mengacak-acak rambut eunha.


"Joshua, jangan mencari kekasih seperti alena..dia sangat posesif"


"Ya...aku mau mencari perempuan seperti mu" canda joshua

__ADS_1


"Kau ini!" Eunha memukul bahunya


Lagi, pembicaraan mereka di akhiri dengan kesunyian, joshua kembali memasuki rumahnya sedangkan eunha masih berdiam di tempatnya.


__ADS_2