Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- thirty five


__ADS_3

Setelah makan malam itu, eunha dan mingyu berjalan keluar dari restoran tanpa teman-temannya.


"Bagaimana hubungan mu dengan sana?" Tanya eunha.


Mingyu sempat terkejut dengan pertanyaan eunha, tapi ia berusaha menjawab pertanyaan itu dengan santai "apa?" Ujarnya


"Aku sudah tau, kau di jodohkan dengan sana bukan?" Tanya eunha lagi


"Ternyata kau sudah tahu, ya begitulah perjodohan yang tidak ada rasa cinta sedikit pun" mingyu tertawa sambil mengalihkan pandangannya dari eunha.


"Aku yakin suatu saat nanti kau juga akan menyukainya" eunha juga ikut mengalihkan pandangannya.


Mereka kembali berjalan menikmati udara segar di malam hari.


"Lalu, bagaimana dengan pernikahan mu?" Tanya mingyu


Pertanyaan itu berhasil membuat jantung eunha serasa berhenti, ia pikir mingyu tidak tahu sama sekali tentang pernikahannya.


"bagaimana kau tau?"


"Tentu saja aku tahu, sekarang yang aku tanyakan apakah pernikahan mu baik-baik saja?" Tanya mingyu lagi.


Eunha tersenyum menatap mingyu "ya, aku baik-baik saja setelah menikah" jawab eunha.


Mingyu tersenyum kecut "andaikan aku menyatakannya lebih awal" ujar mingyu.


Eunha mengerti apa yang di maksud oleh mingyu "kau harus bahagia mingyu"


"Terima kasih, kau juga harus bahagia, jika suami mu menyakiti mu jangan sungkan untuk bercerita pada ku" gumam mingyu.


Eunha mengangguk, entah kenapa rasanya eunha ingin menangis, dia berusaha untuk menahan itu semua.


Eunha pov


Aish! Kenapa aku ingin menangis? Aku tidak mencintai mingyu kan? Aku mencintai jungkook!


Mungkin ini air mata perpisahan dari seorang sahabat.


"Hiks..hiks.."


"Eunha, berhenti menangis! Kau tak boleh menangis..itu tidak ada gunanya" mingyu mendekap ku kedalam pelukannya.


"Mingyu, aku berharap kita masih bisa menjadi seorang teman" ujar ku.


Mingyu mengangguk, memeluk ku erat, tangan kanannya membelai rambut ku lembut.


___


Di kejauhan sana, joshua melihat apa yang terjadi di antara mereka berdua.


"Ckck" joshua menyeringit, tanda ia tak senang melihat mingyu yang memeluk eunha.


Dia memutarkan kunci mobil di jari telunjuknya.


Sesekali jemarinya terasa ngilu, rasanya joshua ingin menghantam tinjuannya ke wajah mingyu.


"Hei joshua!" Panggil yuju


Joshua terkejut lalu sontak menoleh ke sampingnya.


"Ada apa dengan mu? Kenapa rahang mu mengeras?" Tanya yuju yang sedari terus memegang wajah joshua.


"Gigi ku sakit" ujarnya


Joshua menjauhkan tangan yuju dari wajahnya.


"Benarkah? Kalau begitu pergilah berobat"


"Sudah"


"Lalu, apa kata dokter?" Tanya yuju.


"Yuju! Kau banyak bertanya!" Marah joshua


Mendengar pembicaraan mereka mingyu dan eunha menghampiri mereka berdua.


"Ada apa ini?" Tanya mingyu

__ADS_1


"Joshua bilang dia sakit gigi" jawab yuju.


"Benarkah? Apa kau sudah berobat?" Tanya eunha


Joshua mengangguk "aku harus pulang, eunha kau mau pulang bersama ku atau?" Tanya joshua


"Aku pulang bersama mu" jawab eunha.


"Aku pulang dulu semua" ucap eunha


Kemudian eunha masuk kedalam mobil joshua,


mobil itu melaju sangat cepat meninggalkan mingyu dan yuju yang ada di parkiran.


"Eun, apa yang kau bicarakan dengan mingyu tadi?" Tanya joshua


"Tidak ada"


Suasana kembali sunyi, joshua terus mengemudikan mobilnya.


BRUM!


Mobil joshua berhenti tepat di depan mansion, seorang maid menghampiri eunha dan bertanya "nyonya, anda kemana saja?! Tuan mencari anda" ucapnya panik


"Maaf, tadi aku pergi bersama teman ku..joshua kau mau mampir sebentar?" ajak eunha


Menggeleng "tidak, aku langsung pulang saja"


Maid itu mengajak eunha masuk, tapi eunha masih menoleh ke belakang melihat mobil joshua yang perlahan menjauh.


BUGH!


"Maid Yuna!!" Teriak eunha


Eunha melihat maid yuna yang di pukul oleh seorang yang memakai topi hitam sampai-sampai ia terjatuh pingsan.


"Empph!! Le-lepaskan!!" Teriak eunha.


Orang itu membekapnya dengan sapu tangannya sampai eunha tak bisa berteriak lagi.


Sementara joshua merasa janggal di hatinya, ia menghentikan mobilnya lalu menoleh ke belakang.


Joshua melihat eunha yang di masukkan dengan paksa kedalam mobil.


Mobil itu membawa pergi eunha, dan Joshua pun mengikuti mobil itu dari belakang.


____


"Dimana ini?" gumam eunha


Ia merasa tempat ini begitu asing, cahaya lampu yang terekspos langsung ke matanya membuat ia tak bisa melihat orang yang ada di hadapannya.


Eunha ingin berdiri tapi ia tak bisa kerena kaki dan tangannya telah di ikat dengan tali.


"Terkejut?" Tanya orang itu


"Siapa kau?!" Teriak eunha


Orang itu tertawa sambil mendorong kepala eunha kuat.


"Bodoh" gumamnya


Dari suaranya eunha tau kalau orang itu adalah wanita.


"Tolong lepaskan aku" mohon eunha


"Enak saja! Kau harus mati dulu" tawanya


"Bagaimana?" Celetuk seseorang


"Seolhyun, rencana mu memang yang terbaik" senyum lisa.


"Sudah ku bilangkan? Aku ini memang yang terbaik soal ini" sambung Seolhyun


Lisa meredup kan lampu yang membuat eunha tak bisa melihatnya.


"Kau tak ingat aku?"

__ADS_1


Eunha sangat terkejut.


lisa, orang yang berada di saat pesta pernikahan seulgi dan yang telah memberi tahu tentang masa lalunya.


"K-kau?!"


"Lisa" senyum lisa


"Seharusnya kau tahu dari cara bicara ku saat pesta itu! Kau tahu aku tak senang dengan kehadiran mu! Kau sangat menggangu! Seperti parasit!" Marah lisa


Dia menampar eunha kuat, bahkan bibir eunha menjadi lebam setelah di tamparnya.


"Aku beri kau dua pilihan, satu! Kau menjauh dari jungkook dan minta surat cerai darinya atau dua! Kau akan mati di tangan ku!" Teriak Lisa


"Aku mencintai jungkook! Kau tak berhak mendapatkan jungkook" teriak eunha


PLAK


"tahu apa kau tentang cinta?!" kini lisa sedang berada di puncak kemarahannya.


"KU BILANG TAHU APA KAU TENANG CINTA?!" teriak lisa


Eunha hanya bisa diam, dia hanya bisa menahan sakit di wajahnya.


"Nyonya!!" Teriak penjaga


"Kenapa?" Tanya lisa


"Ada kerusuhan di luar sana"


Lisa meletakan kembali taser gun yang di gunakan nya untuk menyentrum eunha.


Dia berlari bersama Seolhyun dan penjaga keluar sana tempat keributan.


"Tzuyu?!" gumam eunha


"Sst! Kita harus cepat keluar dari sini" tzuyu melepaskan semua ikatan eunha.


Sebelum kejadian itu,


"Hei joshua!" Tyuzu mengetuk kaca mobilnya


"Sst! Jangan berisik" ucap joshua


"Ada apa?" Tanya tzuyu


"Cepatlah masuk!" Suruh joshua


Tzuyu mengangguk, dia menuruti perintah joshua, masuk kedalam mobilnya.


"Kau melihat apa?" Tanya tzuyu lagi


"Eunha di culik!"


"Apa?!" Pekik tzuyu


"Sst! Ku bilang jangan berisik" marah joshua


"Tunggu apa lagi?! Cepat ikuti mereka"


Joshua melajukan mobilnya, mengikuti mobil yang membawa eunha.


"Kenapa bisa kau ada di situ tadi?" Tanya tzuyu


"Aku mengantarkan pulang eunha"


"Lalu kenapa bisa dia di culik?!"


"Aish! Jika aku tahu dia akan di culik maka aku akan mencegatnya! Kau sendiri bagaimana?"


"Aku ingin kerumah jungkook, menanyakan dimana sehun"


"Ada apa dengan dia?"


"Ibunya ingin bertemu"


**to be continue~

__ADS_1


mohon dukungannya berupa vote dan komen kalian**^^


__ADS_2