
Sehun berlari menarik eunha ke pinggir jalan.
BRUK
PRANK
PRANK
Sebuah tiang listrik terjatuh di sekitar jalanan, membuat jalan menjadi sangat macet.
"Kalian tak apa?" tanya petugas di situ
Eunha masih terdiam, ia sangat terkejut dengan kejadian tadi.
"Eun, kau tak apa?" tanya sehun
Akhirnya eunha kembali tersadar, kemudian ia mengangguk dan berdiri.
"Aku tak apa, ayo makan" ajak eunha
"Sebaiknya kita tidak makan disini" bantah sehun
"Kita sudah terlanjur kesinikan? Kau tak lihat keadaan jalan sekarang?" eunha menunjuk jalanan yang di penuhi dengan mobil dan motor.
"Aah, ya" sehun dan eunha kembali berjalan ke tempat yang mereka tuju tadi.
"Kaki mu terluka eun" ujar sehun, ia berlutut melihati luka yang terdapat di kaki eunha.
"Ini tak apa, hanya luka kecil"
"Tidak, tunggulah disini aku membeli betadine, kau pesanlah makanannya" sehun berlari meninggalkan eunha.
Tak lama kemudian pelayan biasa datang menanyakan pesanan eunha.
Setelah eunha menyebutkan apa yang ingin di makannya, pelayan kembali pergi saat itu datanglah kedua pasangan menghampiri eunha.
"Jung eunha?" panggil seseorang
Eunha menoleh kearah orang itu, betapa terkejutnya eunha mendapati laki-laki yang di kenalnya datang dengan seorang perempuan.
"T-taeyong?"
"Hei, sudah lama ya... Kau sendirian? Kenalkan dia pacar ku"
Eunha tersenyum kecut, lalu membalas perkataan taeyong "tidak aku datang dengan-"
"Sudah lama menunggu?" tanya sehun
"Tidak, aku datang dengannya" senyum eunha
Taeyong melirik sehun dari ujung kaki sampai ke ujung rambut "syukurlah ku pikir kau akan terus sendirian" ucap taeyong lalu dia pergi begitu saja.
"Apa?!" eunha menggigit bibirnya, ia sangat kesal dengan yang taeyong katakan.
'Kau tidak tahu saja aku sudah menikah! Jika kau tahu pastikan kaulah yang paling terkejut' -eunha
"Siapa dia?" tanya sehun
Eunha menggeleng "ayo makan" ucap eunha setelah melihat pelayan membawa makanannya yang di pesannya.
Ting!
Saat sedang menelan banyaknya nasi, eunha mendapati pesan dari seseorang.
Jungkook: kau dimana?
__ADS_1
Eunha: aku sedang makan di luar bersama sehun
Jungkook: cepatlah pulang! Kenapa kau malah makan di luar bersama sehun huh?! Apakah masakan maid kurang enak bagi mu?!
Eunha: bukan begitu, aku hanya ingin makan di luar untuk hari ini saja
Jungkook: bersama sehun? Kau banyak alasan!
Eunha: jungkook! Kau bahkan sibuk dengan kerja mu! Bagaimana bisa aku meminta mu menemani ku?!
(Read)
"Astaga!" gumam eunha
"Kenapa?" tanya sehun
"Sehun, bisakah kau selesaikan makanan mu?" tanya eunha
"Ini suapan terakhir" ujar sehun
Setelah mereka menyantap semua makanannya dan membayarnya, sehun mengantarkan eunha pulang.
***
Eunha pov
Kenapa lampu mansion ini gelap sekali? Kemana para maid, apa mereka tertidur? Itu tidak mungkin.
*Cklek
Aku melangkah masuk kedalam mansion itu, dan ternyata keadaannya sama saja seperti diluar 'sepi' tak ada satupun maid yang bekerja.
Aku telusuri beberapa kamar maid, dan hasilnya nihil mereka tidak ada di kamarnya.
Aku menaiki tangga, menuju kamar ku dan jungkook, saat ku buka dan ternyata di dalamnya.
Air mata ku mulai mengalir, aku bahkan merasakan sakit yang luar biasa di dada, nafas ku serasa berhenti melihat jungkook yang sedang berciuman dengan maid sohyun, parahnya lagi mereka tidak memakai sehelai baju pun.
Saat aku berteriak pun mereka tetap melakukan hal itu.
Aku pergi menghampiri meja rias, mengambil vas bunga yang terbuat dari kaca lalu membantingnya dengan keras.
Hasilnya sama saja malah jungkook yang memarahi ku "apa yang kau lakukan bodoh?! Cepat keluar dari sini" teriak jungkook
Aku bahkan tak percaya! Kenapa bisa jungkook berbuat seperti ini kepada ku, ia terus melakukan hal yang tak senonoh di depan istrinya sendiri.
Tak tahan aku melihat mereka, aku pun berlari ke kolam belakang.
----
Sebelum kejadian itu
"Tuan kau terlalu banyak minum" ucap sohyun
Jungkook tak peduli,dia masih kesal dengan kenyataan yang ada, di teguknya satu botol wine.
"Aku ingin kekamar kecil"
Jungkook pergi kekamar mandi, waktu itulah yang di manfaatkan sohyun untuk mengecek handphone jungkook, setelah beberapa lama ia melihatnya, sohyun mengirimkan pesan pada eunha.
Saat ini ia sedang mengganti pakaiannya dengan kemeja putih jungkook, lalu menyemprotkan parfum milik jungkook ke tubuhnya.
"Eunbi" gumam jungkook
Ia tersungkur di hadapan sohyun "jungkook kau tak boleh seperti ini, masih ada aku jungkook, aku eunbi" ucap sohyun.
__ADS_1
Jungkook tersenyum, menunjukan senyuman smirk miliknya, lalu mendorong sohyun hingga terjatu di kasur.
Skip>
"Aku benci kau jungkook! Aku benci!!!..hiks.. Hiks"
Kenapa jungkook melakukan itu? Apa dia menyukai maid itu?! Astaga ya tuhan ada apa ini!.
Aku terus menangis di pinggir kolam, ya benar aku memang mencintai jungkook! Aku tak ingin ia di rebut oleh sohyun itu!.
Aku mengumpulkan semua keberanianku untuk menyusul mereka lagi, saat aku berlari tiba-tiba saja seorang perempuan menghalang ku.
"Kau siapa?" tanya ku
Perempuan itu menyeringit lalu menarik tangan ku dengan paksa.
"Lepaskan!" teriak ku
"Diam bodoh! Kau mau tahu rahasia tentang eunbi kan?" sebut perempuan itu.
Eunbi? Perempuan yang selalu hadir di dalam mimpi ku! Apa dia tau tentang sesuatu?.
"Cepatlah ikuti aku" ajaknya
Aku sekarang tidak tahu berada di daerah mana, yang jelas sekarang aku bersama perempuan itu di dalam mobil, persetan dengan jungkook! Aku akan menyelesaikan masalahnya setelah ini.
"Jelaskan aku siapa eunbi? Kenapa kau bisa tahu eunbi?" ujar ku
Perempuan itu menyeringai lalu tertawa keras setelah mendengar ucapan ku.
"Eunha, eunha... Nasib mu Malang sekali ya? Di bohongi keluarga sendiri, di paksa menikah..huh" perempuan itu membuka pintu mobil lalu keluar dari mobil itu.
"Apa maksud mu?!" akupun juga ikut keluar dari mobil.
"Coba kau ingat-ingat kejadian sembilan tahun yang lalu? Saat kakak mu mati di tabrak mobil tepat kekasihnya ingin melamarnya" gumam perempuan itu
Eunha merasa kepalanya sedikit berat, lalu terjatuh di hadapan perempuan itu.
"Kau tahu siapa laki-laki itu?! Dia... Adalah jungkook suami mu sendiri.. Hahaha..kau menikah dengan pembunuh kakak mu sendirikan?!" tawanya
Eunha menarik rambutnya kasar, ia merasakan sakit yang hebat di kepalanya.
"Setelah itu kau mencoba bunuh diri"
"Diam! Aku bilang diam!" teriak ku
Bukannya diam perempuan itu terus melanjutkan bicaranya.
"Karena kau trauma berat, kau menjadi gila! Lalu di bawa oleh orang tua mu ke rumah sakit jiwa? Kau ingatkan? Lalu dokter mengganti sebuah ingatan buruk itu dengan yang baru, sedikit informasi... Asal kau tahu saja.. Ibu yang kau anggap ibu tiri itu adalah ibu kandung mu sendiri.."
"DIAM!"
Perempuan itu masuk kedalam mobilnya, lalu meninggalkan aku sendirian disini.
"Kak eunbi?..hiks.. Hiks"
Benar aku ini seorang pengkhianat kan?! Aku menikah dengan pembunuh kakak ku sendiri, kak maafkan aku, aku akan menyusul mu, kau pasti sendiriankan disana? Tenang aku akan menemani mu di sana.
Aku berjalan, lalu melihat jurang yang dalam.
Kak aku benar-benar bosan dengan hidup ku, tanpa mu hidup ku bukan apa-apa, tak ada yang benar-benar menyayangiku.
Aku akhiri hidup ku disini seperti sebelumnya, selamat tinggal semua..maafkan aku ma...persetan jungkook itu pembunuh! Aku tidak mungkin mencintai jungkook! Aku membencinya!
Author pov
__ADS_1
Eunha melompat kedalam jurang itu, hingga tubuhnya tidak kelihatan sama sekali.
To be continue!