
Hay semua budayakan sebelum membaca klik 👍 dan tinggalkan jejak kalian :)
jangan lupa kritik dan sarannya ^_^
---------------------------------
Tring...! Tring...!
Semua anak keluar dari kelasnya suara bergerumuhan berasal dari tangga akibat murid yang tak sabar ingin keluar dari sekolah
Tidak dengan eunha dan teman-temannya yang membersihkan kelas terlebih dahulu
"Eun" panggil sowon
"Ada apa?"
"Ambilah buku ini pelajari untuk besok buat kelas kita menjadi pemenangnya"
Eunha mengangguk lalu memasukan buku yang di kasih sowon ke dalam tasnya
Yerin sedang membersihkan kaca kelas mereka
Sinb membersihkan kolong meja mereka yang kotor
Sedangkan umji menata riasan kelas
Sowon menyapu lantai sampai bersih
Dan sisanya yuju akan mengepel kelas ini tetapi dia malah memainkan handphonenya sebelum sowon selesai menyapu
"Yuju! Kaki mu"
"Ya"
Ucap yuju lalu dia kembali tersenyum sendiri dengan handphonenya
"Aku akan membuang isi tong sampah sebentar" ujar eunha lalu pergi keluar kelas
Eunha turun ke lantai paling bawah di sekolahnya ada empat tingkat kelas lantai 1, lantai 2, dan lantai 3, di lantai 4 ruangan yang jarang terpakai, kelas eunha ada di lantai tiga jadi eunha butuh menuruni banyak anak tangga
Eunha turun sendirian suasananya sangat sepi bak di rumah hantu sekali pun
Eunha berharap tidak ada yang mengganggunya saat ini
Saat tiba di lantai paling bawah eunha melewati lorong yang sangat sepi
Dia pergi ke taman belakang sekolah tepat biasanya para murid membuang sampah
Tempat itu sangat seram baik jam sekolah atau pun jam pulang tempat itu tetap terlihat sangat aneh
Para murid menamakan tempat itu The line of death tapi itu hanya untuk sebuah lelucon agar mereka yang takut semakin takut
Awalnya eunha tak takut sedikit pun tapi mendengar angin kencang yang berhembusan membuat pohon bergoyang ke kanan dan ke kiri
Suaranya cukup membuat suasana menakutkan seperti film-film horror luar negri
"Eun?"
"Aaaaaaah!" Teriak eunha
Eunha terkejut ketika ada yang memanggilnya dan langsung melempar tong sampah ke dalam truk kecil pembuangan sampah
"Eunha!" Teriak Hoshi
Hoshi menggelengkan kepalanya lalu menyusul mingyu yang ada di lapangan sekolah
Tump
Tump
*Suara pantulan bola basket
"Mingyu!" Teriak Hoshi
"Bagaimana?" Tanya mingyu
"Dia berlari saat aku panggil"
"Huh, berarti kau menakutinya" tawa mingyu
"Aku sudah memanggilnya dengan cara yang benar?"
"Hoshi menjauh dari sana!" Marah wonwoo
"Okey" Hoshi berlari kearah woozi yang memakan hamburger
"Minta"
Woozi memotong hamburger nya setengah untuk Hoshi
Hosh
Hosh
"Aku lelah sekali" ujar Vernon yang kelelahan
"Ayolah one shoot lagi" ajak Dk
__ADS_1
"Bro, istirahatlah sebentar" ajak Jun
Semuanya memutuskan untuk beristirahat setelah bermain basket
S.coups baru saja datang menghampiri mereka
"Kau pergi kemana saja?" Tanya xuminghao
"Aku habis mengunci perpustakaan" kata s.coups
Woozi terus mengunyah makanannya dan pada akhirnya di buat bingung oleh jumlah gengnya
"Kemana perginya seungkwan,Dino,jeonghan dan Joshua?" Tanya woozi
Semuanya menatap bersama dan menaikan bahunya bertanda mereka tidak tahu
Woozi menggelengkan kepalanya lalu kembali memakan hamburgernya
***
Eunha berlari sekencang-kencangnya ke arah anak tangga supaya cepat sampai ke kelasnya
Bruk
Bruk
Bruk
*Tung
"Aaa!" Teriak eunha lagi
Eunha tertabrak seseorang hingga hendak jatuh dari tangga
"Eunha!" Marah jeonghan yang menangkapnya
Eunha menatap Jeonghan dengan tatapan ketakutan
"Ada apa dengan mu?" Tanya jeonghan
Eunha masih menggelengkan kepalanya karena takut bercerita
"Kau pasti melihat sesuatu yang aneh? Atau seperti HIIIII~"seungkwan *meniru suara hantu
"Aah! Hentikan itu seungkwan!" Marah eunha sambil menutupi telinganya
Dino memukul pundak seungkwan supaya dia berhenti menakuti eunha
"Apa kau benar melihat sesuatu yang aneh?" Tanya Dino
"Seperti apa?" Tanya seungkwan penasaran
"Dia memanggil nama ku!"
Joshua tertawa melihat eunha yang sangat ketakutan
Lalu berbisik padanya
"Kau terlalu banyak mengkhayal" ejek Joshua
"Kau! Aku tidak seperti itu!" Marah eunha pada Joshua
Eunha kembali naik ke atas begitu juga dengan mereka berempat yang turun
Tapi langkah kaki eunha terhenti karena dia masih merasa ketakutan
"Hei tunggu!" Teriak eunha
Mereka menoleh ke atas menghadap eunha
"Aku masih takut" jujur eunha
Semuanya tertawa terbahak-bahak apalagi seungkwan yang langsung menjatuhkan dirinya hanya untuk tertawa
"Kalian pergilah biar aku yang mengantarnya" ujar Joshua lalu menyusul eunha
Dino, jeonghan dan seungkwan tiba-tiba menyoraki mereka berdua
"Huh, kenapa harus kau?"
"Ya sudah aku turun lagi"
"Tunggu!"
Eunha menarik tangan Joshua lalu memaksanya untuk menemaninya
Sepanjang mereka memijak anak tangga tidak ada satu pun oborlan dan pada akhirnya sampai di lantai tiga
"Joshua kau memang sangat manly!" Seru eunha lalu memeluknya
Pertama Joshua hanya tertawa lalu terkejut setelah eunha memeluknya
Joshua hendak membalas pelukan itu tetapi eunha terlebih dahulu melepaskannya
"Terima kasih banyak!" Ucap eunha lagi
Eunha berjalan membelakangi Joshua sedangkan Joshua masih termenung
__ADS_1
"Eunha!" Panggil Joshua
"Apa?" Tanya eunha
"Ku beritahu kau jangan memeluk laki-laki sembarangan"
Eunha sempat bingung dan ingin bertanya maksud dari perkataan Joshua itu tapi Joshua hanya melambaikan tangannya dan turun ke bawah
"Eunnhaaa~"
*Pok
"Aww! Sakit tau!" Marah sinb
"Salah Sendiri kenapa menakuti ku" eunha balik marah
"Eun dimana tempat sampah nya?" Tanya yuju
"itu..." Eunha menggaruk kepalanya
"Sudah ku duga" balas yeri
Umji hanya tertawa menepuk pundak eunha
"Besok kau ambil itu" kata sowon
Eunha mengangguk lalu semuanya turun kebawah
***
Saat sampai di bawah mereka melihat geng seventeen bermain basket dan memutuskan untuk menontonnya
"Eun! Tadi aku memanggil mu tapi kau lari begitu saja" kata Hoshi
"Jadi yang memanggil ku itu sebenarnya kau?!" Tanya eunha
Hoshi bingung lalu menoleh ke arah woozi
"Kenapa aku? Kan tadi kau yang di suruh mingyu" balas woozi
"Jadi kau yang memanggil ku di tempat pembuangan sampah tadi?"
"Nah iya betul" balas Hoshi
Eunha menghela napasnya lalu memukuli Hoshi
"Kenapa aku di pukul?"
"Kau telah menakuti aku tadi!" Marah eunha
"Tunggu! Aku minta maaf"
"Permisi?" Panggil seseorang
Semuanya diam dan melihat orang itu termasuk juga mereka yang sedang bermain basket
"Nak ini sudah jam pulang sekolah sebaiknya kalian pulang, karena saya mau mengunci sekolah ini"
Penjaga sekolah menyuruh mereka semua pulang alhasil semuanya mengemasi barang masing-masing
Semuanya pulang melalui jalur bus masing-masing sedangkan eunha sejalur dengan mingyu
"Eun, temani aku sebentar ke alf*mart" ajak mingyu
Eunha mengangguk lalu mengikutinya
***
Eunha duduk di salah satu kursi menunggu mingyu
Tak lama kemudian mingyu datang dengan membawa dua botol minuman
"Terima kasih"
Tring..! Tring..!
Handphone eunha berbunyi berati ada panggilan masuk dan eunhapun mengangkatnya
'halo ma?'
'eun hari ini kau jangan pulang naik bus'
'loh? Kenapa?'
'anak teman eomma yang akan menjemput mu nanti'
'tapi?-'
Bip..bip..
Eunha menghela napasnya
"Ada apa?" Tanya mingyu
"Mingyu sepertinya aku tak bisa pulang bersama mu, akan ada jemputan untuk ku"
"Em tak apa, aku akan menunggu mu sampai jemputan itu datang"
__ADS_1