Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- two


__ADS_3

Sesampai di sekolah eunha, taehyung membukakan pintu untuknya


"Silahkan keluar tuan putri" ujar taehyung lembut


Eunha keluar dan melihatnya sinis lagi tapi taehyung selalu membalasnya dengan senyuman


"Berhentilah seperti itu! Aku malu di lihat dengan teman-teman"


"Em? Baiklah...kalau begitu belajar yang rajin"


Taehyung mengacak-ngacak rambut eunha dan kembali masuk kedalam mobil


"Ya! Kenapa kau selalu berbuat seenaknya! Aku bahkan sudah merapikan rambut dari rumah" oceh eunha


Mobil taehyung melaju pergi lalu tak lama kemudian teman eunha datang menghampirinya


"Eun!" panggilnya


"Oh? Sinb! Tumben sekali kau datang pagi?"


"Aku tak mau di oceh guru karena telat lagi"


"Jadi kau berencana untuk berubah?"


"Ya begitulah"


Eunha dan sinb tertawa lalu berjalan menuju kelas mereka


"Selamat datang wahai teman ku!"


"Yerin berhentilah bertingkah seperti itu" eunha


Sinb tertawa lalu ikut berbaris di depan kelas bersama yerin eunha yang melihat itu hanya menggelengkan kepalanya lalu kembali masuk


Ketua kelas mereka baru saja datang dan di sapa oleh yerin dan sinb


"Selamat datang ketua kelas sowon" teriak mereka


"Huh?!, aku kemarin baru saja pergi kedokter tht dan sekarang kalian membuat kuping ku sakit lagi dan harus pergi lagi sepulang sekolah" marah sowon


"Maafkan kami ketua kelas"


Yerin dan sinb meminta maaf pada sowon dan langsung pergi meninggalkannya ketempat duduk masing-masing


"Umji apakah dia sudah datang?" ujar sowon


"Aku disini!" panggil umji yang sedang mengisi absen


"Ketua kelas dan serketaris nanti di suruh keruang bk setelah pulang"


"Oh? Sowon! Apa besok ada acara?" tanya yuju penasaran


"Ehm hanya untuk kelas unggul" balas sowon


"Jadi kita bukan kelas unggul ya?" tanya sinb


"Sinb pertanyaan mu tak ada guna" balas umji


Eunha yang melihat itu hanya tertawa lalu kembali mengerjakan revisi buku catatannya


"Eun kau sudah mengerjakan tugas sejarah?"tanya sowon


"Eum..sudah" senyum eunha


"Kalau begitu saat keluar main kumpulkan pada ku"


"Okey"

__ADS_1


Eunha kembali mencatat lalu tiba-tiba yerin menarik kursinya dan ikut mencatat yang di catat oleh eunha


"Kenapa kau ikut mencatat?"


"Karena aku belum selesai, jika aku sudah selesai mana mungkin aku ikut mencatat"


Eunha hanya menarik nafasnya panjang lalu kembali melanjutkan pekerjaannya


"Selamat pagi semuanya?"


Seorang guru laki-laki datang kekelas mereka lalu menyapa dengan ramah


"Selamat pagi pak"


Balas semuanya lalu kembali ketempat duduk masing-masing


"Mari kita mulai pelajarannya"


Semua murid mengeluarkan buku mata pelajaraan yang di ajar guru itu


"Lah? Kenapa kalian mengeluarkan buku? Kita belajar tari hari ini"


Semua murid terkejut dan bengong seketika mendengar ucapan guru itu lalu yuju akhirnya angkat bicara


"Pak heechul bukannya kita belajar sejarah hari ini?" tanya yuju dengan suara kerasnya


"Oh? Benar! Kenapa bapak jadi bilang menari ya? Kkk"


Pak heechul tertawa lalu mengeluarkan infokus dari dalam tasnya


"Mari kita mulai" ujar pak heechul


Semuanya kembali fokus mendengar yang di terangkan pak heechul


Saat suasana tengah serius untuk belajar suara ketukan pintu membuat konsentrasi semuanya menjadi pecah


Tok..tok..


"Permisi pak"


"Oh bu hani ternyata, masuk" senyum


"Iya, boleh minta waktunya sebentar pak? Ada yang saya ingin sampaikan pada anak-anak"


"Silahkan bu"


Bu hani berjalan ke samping pak heechul lalu berdiri tegap di depan


"Baik,ekhmm...jadi anak-anak mungkin sebagian dari kalian sudah tau kalau besok ada lomba quest antar kelas unggul...jadi sebelum kalian pulang sekolah di harapkan untuk membersihkan kelas terlebih dahulu..kenapa? Karena sehari sesudah itu kita akan ujian dan sebentar lagi libur kenaikan kelas..dan kalian sebentar lagi akan lulus..ibu harap kalian mengerti semua..berilah kesan yang bagus ketika kalian akan pergi dari sekolah ini"


Semuanya mengangguk hanya eunha yang diam lalu kembali menatap catatannya


Bu hani melihat itu heran lalu memanggilnya


"Jung eunha?"


"i-iya bu?"


"Jam istirahat nanti bisa pergi temui ibu?"


"Tentu" balas eunha lalu bu hani tersenyum


"Oh ya! Serketaris dan ketua kelas jangan lupa ke bk sepulang sekolah nanti"


Bu hani kembali pergi meninggalkan kelas setelah berterima kasih pada pak heechul


"Eunha! Memangnya ada apa?" tanya yuju

__ADS_1


"Aku juga tidak tahu" eunha menggelengkan kepalanya


Pak heechul kembali menerangkan lagi lalu semuanya kembali fokus pada pelajaran


***


Jam istirahat


Tring..! Tring..!


"Eun kami pergi kekantin duluan ya!" ujar umji lalu pergi bersama sowon dan yuju


"Eunha! Apa perlu kami temani?" tawar yerin dan sinb


"Tak perlu, kalian pergi saja kekantin duluan" balas eunha


"Kalau begitu kami pergi" ujar mereka berdua lalu mendapatkan anggukan dari eunha


Eunha berjalan keruang guru mencari meja bu hani tapi belum sampai di situ seorang murid laki-laki menghampirinya


"Mingyu?" panggil eunha


"Sedang apa disini?" tanya mingyu


"Aku tadi di suruh bu hani ke mejanya" jawab eunha


"Sama, aku mau mengumpulkan tugas ini" balas mingyu


"Kalau begitu ayo kesana bersama"


Mereka berdua pergi bersama-sama keruangan guru saat di jalan eunha diam begitu juga dengan mingyu dia hanya tersenyum sedikit


"Mingyu? Eunha?"


belum sampai keruangan guru tiba-tiba bu hani yang menghampiri mereka


"Bu ini tugas dari kelas kami" kata mingyu


"Ya, sini ibu bawa saja"


"Em, bu tadikan ibu memanggil saya, ada apa ya?"


"Oh tidak, ibu pikir kamu sedang tidak enak badan tapi melihatnya sekarang sepertinya kamu baik-baik saja?"


Eunha tersenyum lalu mengangguk


"Kalau begitu saya pergi kekantin dulu bu" kata eunha


Bu hani mengangguk lalu melihat mingyu berlari mengejar eunha


"Eun! Ayo pergi bersama"


"Eung" eunha mengangguk


Dari jauh sana bu hani masih menatap mereka dari kejauhan, tersenyum namun menggelengkan kepalanya pelan


Mingyu merangkul eunha seperti temannya sendiri tapi eunha sangat risih dengan rangkulan itu


"Mingyu! Berhenti merangkul ku"


"Jika tidak boleh merangkul, berpegangan tangan boleh?"


Eunha terkejut dengan perkataan mingyu selanjutnya mingyu langsung saja memegang tangan eunha


Mingyu melirik eunha yang sedang tersenyum dan menggelengkan kepalanya


"Hanya sebentar"

__ADS_1


Eunha mengangguk lalu melanjutkan perjalanan mereka—.


bersambung~


__ADS_2