
Mereka berdua lari dari rumah itu, di susul dengan joshua yang baru saja memenangkan perkelahian.
"Ughh..cepat lari" ucap joshua
Mereka berdua lari kedalam hutan, tidak ada tempat persembunyian lain selain hutan, karena rumah itu terletak dalam hutan.
"Kemana kita akan pergi?" Tanya eunha
"Kita harus bersembunyi untuk sementara" jawab joshua
"Joshua, kita harus terus berjalan keluar hutan sana, barang kali ada mobil yang lewat" sebut tzuyu
"Itu benar"
"Sampai kapan kita akan sampai ke jalan raya? Disini sangat gelap kita bisa saja salah arah, belum lagi jika bertemu binatang buas" bisik joshua
"Sttt!" Desis tzuyu
Beberapa orang yang bertubuh besar melintas di hadapan mereka, dengan bermodalkan lampu senter mereka mencari joshua, tzuyu tentu saja eunha.
"Tzuyu, kau bawa handphone?" Tanya eunha
Tzuyu mengangguk lalu mengeluarkan handphone dari sakunya.
"Hubungi jungkook" sebut eunha
"Jangan berisik, mereka bisa tahu keberadaan kita" bisik joshua
Tzuyu berusaha menelpon jungkook meski tangannya merasa gemetar.
'h-halo'
'tzuyu, ada apa kau menelpon ku malam-malam?'
'tolong kami'
'ada apa? Kebetulan sekali kau menelpon ku, apa kau tau dimana eunha?'
'eunha bersama ku'
'apa?! Baiklah dimana kau Sekarang aku akan menjemput eunha'
'jungkook, aku serius kami sedang di kejar penjahat! Nyawa eunha terancam'
'dimana kalian?'
'aku tidak tahu, tapi kami sedang berada di dalam hutan'
'tetap hidupkan handphone mu, akan ku lacak nomornya'
'ya'
Tut..Tut..
"Bagaimana?" Tanya joshua
"Jungkook akan kesini, sebelum itu dia akan melacak nomor telepon ku agar mereka tahu keberadaan kita" jawab tzuyu
Mereka duduk di atas rumput-rumput, banyak nyamuk yang mencoba menggigit, mereka hanya bisa memukul pelan agar tak terdengar oleh penjaga itu apalagi jika menyalakan api, pasti akan cepat di temukan.
"JUNG EUNHA! AKU TAU KAU BERSEMBUNYI DENGAN TEMAN MU DISINI KAN?! CEPAT KELUARLAH! ATAU KU BAKAR HUTAN INI!!" Jerit lisa
"Bagaimana ini?" Tanya eunha panik
"Tenanglah, mereka tidak akan melakukan itu" joshua menenangkan eunha.
___
"Hoam..! Ada perlu apa kau datang kesini?" Tanya sehun
Jungkook langsung masuk kedalam apartemen sehun, dan duduk tepat dihadapan layar monitor.
Dia melacak nomor ponsel milik tzuyu.
"Hei ada apa ini? Kau main masuk saja ke dalam apartemen ku! Tunggu, itu bukannya nomor tzuyu?" Tanya sehun.
"Bantu aku Sehun! Mereka dalam bahaya!" Marah jungkook
__ADS_1
"Bahaya? Hey? Kau sedang mabuk?!"
"Eunha dan tzuyu di culik!"
"Apa?!" Sehun terkejut
Dia menggantikan jungkook yang mencari nomor tzuyu, jari-jari terus menyentuh keyboard komputer.
"Dapat"
"Bucheon? Kenapa bisa mereka sampai kesana?!"
"Bucheon, jungkook..." panggil sehun
"Kenapa?"
"Kau tahu teman dekat lisakan? Seo..aku lupa namanya" sebut sehun
"Maksud mu seolhyun?" Tanya jungkook
"Benar! Itu tempat kelahiran Seolhyun! Kemungkinan dia yang menyulik eunha" gumam sehun
"Berarti ini ada hubungannya dengan lisa?!" Ujar jungkook
"Kenapa tidak? Cepat hubungi kyungsoo dan kita harus bergegas kesana"
"Apa aku harus menghubungi polisi juga?"
"Jangan! Sesampai di sana barulah kau hubungi" jawab sehun.
Pok
Pok
"Banyak nyamuk di sini" gumam tzuyu
Tzuyu menggaruk kulit yang terasa gatal karena di gigit oleh nyamuk sementara joshua sibuk membuat sesuatu.
"Kau sedang apa?" Tanya eunha
"Aku sedang mengumpulkan batu dan meruncingkan kayu ini" gumam joshua
"Aku akan melempar batu kearah rumah itu, saat mereka kesana kalian pergi menghampiri mereka"
"Kau gila? Itu sama saja menyerahkan diri" celetuk eunha
"Bawa kayu ini, tusuk tepat di perut mereka! Agar mereka tak bisa berkutik sedikit pun"
"Aku takut" gumam eunha lagi
"Kau tak perlu takut! Membunuh seseorang ketika dalam bahaya itu tidak akan membuat kita masuk penjara" sebut tzuyu
"Tapi tetap saja, ada banyak penjaga di luar sana" ujar eunha
Joshua mengurungkan niatnya, dia kembali meletakan kayu-kayu yang telah di runcingkannya.
"Jadi, sampai kapan kita harus bersembunyi disini?" Joshua menghela nafasnya, dia menyenderkan bahunya ke pohon sambil menatap tzuyu dan eunha.
"Aku juga tidak tahu.." tzuyu juga ikut bersandar.
"Setidaknya kalian bisa pergi" ujar joshua
"Satu-satu caranya membiarkan aku di tangkap oleh lisa, setelah itu barulah kalian bisa pergi" ujar eunha
"Tidak! Kau gila?!" Marah joshua
"Bagaimana jika aku yang menjadi tawanannya saja? Sementara kalian masuk kedalam mobil dan mencari bantuan" tanya tzuyu
"Rencana itu belum tentu berhasil" jawab joshua
"Atau, aku akan menghajar penjaga itu sebisa ku, sementara aku mengalihkan mereka, kalian berdua masuklah kedalam mobil dan pergi dari sini" ajak joshua
"Tidak, jika bisa..tidak ada yang harus tinggal" ucap tzuyu
"Wooo!" Teriak seseorang
Mereka semua terkejut, lalu bersembunyi di balik punggung joshua.
__ADS_1
"Tenanglah" bisik joshua
"Wooo!!" Teriaknya lagi
"Tunggu dulu, dari suaranya sepertinya aku mengenal teriakan itu" bisik tzuyu
"Itu terdengar seperti orang yang memanggil kita" bisik eunha
"Jangan terkecoh, bisa saja itu hanya akal-akalan mereka" bisik joshua
"Tidak salah lagi!! Itu KYUNGSOO!!!!" teriak tzuyu
Tzuyu berlari mendengarkan teriakan orang itu, tak lama ia berlari munculah cahaya lampu yang di bawa oleh orang itu.
"TZUYU! JANGAN CEROBOH!!! ITU HANYA TIPUAN!!!" Teriak joshua
Joshua berlari mengejar tzuyu, namun terlambat, sebuah pistol telah mengarah tepat ke tubuh tzuyu, dia mengeluarkan banyak peluru.
DOR!
DOR!
"TZUYU!!!mphh" Teriak eunha
"Stt"
Eunha terkejut saat seseorang membekap mulutnya, dia sangat yakin orang itu adalah penjaga lisa.
"KAU!!!" ucapan eunha terhenti ketika melihat wajah Sehun di belakangnya.
"Jangan berisik! Kita bisa tertangkap" bisik sehun
Eunha menggelengkan kepalanya, dia menjauhkan tangan sehun dari mulutnya.
"Aku tak bisa! Tzuyu dalam bahaya" ucap eunha
Dia berlari sebisa mungkin untuk menyusul tzuyu.
"Eunha! Jang--" jerit sehun
DOR!!
"SEHUN!!" jerit eunha
Sehun terjatuh ketanah, tubuhnya menjadi tak berdaya, darah merah segar bersimbah di sekujur tubuhnya.
"P-pergi..eun" ucap sehun dengan nada yang terbata-bata.
"Tidak! Kau harus bertahan Sehun..katakan pada ku dimana Jungkook?! Akan ku panggil dia kesini" tangis eunha
"Tidak ada waktu lagi..cepat lari..lisa..bisa menangkap mu" desis sehun
Nafasnya menjadi sesak bahkan urat-urat lehernya bermunculan, tangannya mencengkram luka itu kuat.
"Sungguh dramatis sekali! Hahaha!" Tawa lisa
Lisa mengelilingi mereka dengan memegang satu pistol di tangan kanannya.
"Itu hukuman mu Sehun! Karena kau telah mengkhianati ku" ucap lisa
"Eun..lari" bisik sehun
"Lari?! Hahaha! Kalian tak akan pernah bisa pergi..."
Sehun berdiri sekuat tenaganya, lalu mendorong lisa sampai dia terjatuh.
"EUNHA LARI!!" Teriak sehun
Setelah itu eunha berlari sejauh mungkin meninggalkan sehun yang sedang menahan lisa.
"Dasar kau KAPARAT!" Lisa mendorong sehun sampai ia terjatuh untuk yang kedua kalinya.
Perlahan mata sehun mulai menutup, dia lihatnya sekitar yang berubah menjadi buram, lisa mengarahkan pistol itu ke tubuh Sehun lalu menembaknya.
"Apa kau benar-benar menganggap ku seperti itu?" Tanya Sehun
Dor!!!!
__ADS_1
"Dasar bodoh"