Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
sixteen (mature)


__ADS_3

Mature content


❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤


Mempelai wanita berjalan bersama ayahnya ke atas altar.


Sesampainya mempelai wanita melepaskan rangkulannya pada ayahnya dan berdiri di hadapan mempelai pria.


Tak lama kemudian seorang pendeta memulai upacara pernikahannya


"Dalam waktu yang lalu jeon jungkook dan Jung eunha telah belajar untuk saling mengenal dan saling mencintai satu sama lain, sekarang mereka telah memutuskan untuk menghidupi hidup mereka secara bersama-sama sebagai suami dan istri" ucap pendeta


"Kita telah di undang untuk mendengarkan janji mereka berdua di atas altar pernikahan ini, sebagai mana janji mereka untuk menghadapi masa depan bersama, keadaan ini tidak terpilih oleh suatu ke betulan, hanya sebagai mana Jungkook dan eunha percaya bahwa mereka tidak di pertemukan oleh suatu kebetulan"


"Jung eunha apakah kau bersedia menikah dengan jeon jungkook?" Tanya pendeta itu


"Ya" jawab eunha


"Apakah kau bersedia hidup dengan jeon Jungkook dalam keadaan senang maupun susah?"


"Ya aku bersedia"


Pendeta melirik jungkook yang sedari berdiri tegap menunggu pertanyaannya


"Jeon Jungkook apakah kau bersedia menikahi Jung eunha?"


"Ya aku bersedia"


"Apakah kau berjanji untuk selalu hidup bersamanya senang maupun susah?"


"Ya"


"Ayah eunha apakah kau bersedia menyerahkan anak perempuan mu kepada mempelai laki-laki?"


"Ya aku bersedia, aku dan istriku"


"Dengan demikian hadirin sekalian akan menjadi saksi di pernikahan mereka"


"Jung eunha apakah kau membawa sebuah bukti untuk kasih sayang dan cinta pada kekasih mu?"


"Ya, aku membawanya"


"Apakah itu?"


"Sebuah cincin"


Eunha memasangkan cincin pada jari manis jungkook dan sebaliknya Jungkook memasangkan cincin di jari eunha


"Dengan ini mereka sudah di nyatakan menjadi sepasang suami istri"


Semua orang bertepuk tangan, Jung hee yang meneteskan air matanya, Jung hoon menepuk pundak jungkook lalu turun dari altar pernikahan.


Eunha melirik teman-temannya yang hadir sowon, yuju, umji, sinb, Yerin dan tentu saja Joshua dan vernon juga turut hadir.


Satu hal yang belum mereka lakukan... berciuman setelah upacara pernikahan selesai


"Jung eunha" panggil jungkook


Eunha menyeringit, menaikan bahunya bertanda ia belum siap untuk melakukan itu.


Eunha melirik lagi pada seulgi, yoona dan wendy yang bersorak kepada mereka untuk cepat melakukan itu.


"Huhh"


Chupp~


Mereka berciuman, melumat bibir satu sama lain, bahkan eunha tak sadar mereka sudah bertukar Slavina satu sama lain


***


"Selamat permainan baru saja di mulai" bisik lisa pada taehyung dan Joshua


Joshua melirik ke arah Lisa dan menunjukkan senyum yang menyeringai.


"Tak usah pikiran dia" ucap Taehyung pada Joshua


Taehyung berjalan mendekati eunha dan Jungkook yang sedang menyapa seseorang.


"Em, selamat akhirnya kau menemukan pujaan hati mu eun" ujar taehyung


'pujaan hati?' -eunha


Eunha hanya tersenyum melihat taehyung lalu berjalan ke arah teman-temannya


"Hei, hei, ada yang menjadi istri orang" ejek Yerin


Eunha tertawa lalu memukul yerin pelan


"Umji kau dengan vernon kapan?" Tanya eunha


"Secepatnya akan aku kabari" bisik umji


Mereka semua tertawa lalu kembali berbincang-bincang


***


"Sepertinya pernikahan di usia muda sangat sering di lakukan" ujar Joshua

__ADS_1


"Kkk, kenapa kau ingin mencobanya?"


"Kkk, kau akan menikah dengan umji.. mencobanya? Bagaimana bisa sedangkan calonnya saja sudah hilang" tawa joshua


"Ya benar, tapi apa maksud mu hilang?" Tanya vernon


"Ahh tidak lupakan saja" balas Joshua


Mereka mengambil satu botol wine lalu meminumnya bersama


***


"Yo! Selamat atas pernikahan mu" ucap jimin


"Terima kasih, omong-omong bagaimana keadaan seulgi" tanya Jungkook


"Dua bulan" bisik jimin


"Astaga, secepat itukah?" Kekeh Jungkook


Jimin tertawa lalu melanjutkan aksinya untuk mengajari Jungkook


***


Saat ini eunha dan jungkook tengah makan bersama keluarga mereka.


"Emm, Jungkook aku titip eunha pada mu" ujar jung hee


"Tentu saja nyonya" jawab Jungkook


"Dan, jika di pikir-pikir...ibu sangat ingin cucu Jungkook" ujar Jung Yeon


"Haha, benarkah Jung Yeon? Aku juga sangat ingin menimang bayi dari mereka" tawa Jung hee


Ayah mereka hanya menggelengkan kepalanya dan eunha hanya tersenyum Canggung


"Eunha kau harus menjadi istri yang baik"


Ucapan ayah eunha berhasil membuat hatinya rapuh, entah kenapa rasanya dirinya tak berdaya ketika menyadari bahwa ia telah menjadi istri orang.


Eunha mengangguk lalu kembali menyantap makan malam mereka.


***


Eunha duduk di kursi meja rias tempat di mana kamar ia dan jungkook


'Astaga! Ini malam pertama bukan?! Aku harus bagaimana! Badan ku terasa panas! Detak jantung ini terasa tidak stabil' - eunha


*Cklek


Jungkook masuk kedalam kamar mereka, menggunakan piyama, eunha memalingkan wajahnya, bertindak bahwa dia tidak melihat Jungkook datang


Eunha terkejut mendapati jungkook yang tengah berdiri di hadapannya.


"Jika kau sakit, ayo kita pergi ke rumah sakit" ujar Jungkook lagi


"T-tidak" eunha menggelengkan kepalanya pelan


"Eumm"


Jungkook berjalan meninggalkan eunha yang sedari hanya duduk di kursi, ia memilih untuk tidur di kasur


'begini saja? Oh syukurlah' - eunha


"Huamm" eunha menguap bertanda ia sudah mulai mengantuk


"Jika kau mengantuk tidurlah" ucap Jungkook yang mulai memejamkan matanya


Eunha mengangguk lalu tidur di samping jungkook


"Ughh" desah eunha yang tiba-tiba saja jungkook memeluknya erat dari belakang


Jungkook mulai melucuti tangannya ke dalam lengerie milik eunha, membuat eunha bergidik geli


"J-jungkook" ucap eunha


Sembari Jungkook terus mengecup leher eunha dan membuat tanda ke merahan di sana.


Jungkook berdiri lalu **** badan mungil eunha.


Eunha sangat terkejut apa yang di lakukannya, ia sedikit memberontak tapi apalah daya badannya tidak bisa lolos dari jungkook


"Tenanglah, ini tidak apa-apa" ujar Jungkook


Eunha semakin takut mendengar ucapan itu


"A-aku belu---"


Chupp~


Jungkook melumat bibir eunha kasar, sebisanya eunha menutup bibirnya agar ia tak bermain terlalu jauh.


Jungkook menggigit bibir eunha agar ia membuka mulutnya


"Eunghh~"


Pada akhirnya eunha membuka mulutnya dan membiarkan jungkook memasukan lidahnya kedalam mulutnya.

__ADS_1


Tak sadar sudah mulai mengikuti apa yang Jungkook mau, eunha mulai *** rambut Jungkook.


Eunha menyenderkan badannya keranjang lalu terus melumat bibir jungkook


"Jung..ahhh" desah eunha


Sedari jungkook terus meremasi payudara eunha lalu merobek lingerienya


Keadaan mereka sekarang tengah full naked.


Eunha pov


Jungkook mulai menelusuri tubuh ku dengan jarinya, ia memainkan ** ku sehingga membuat ku mendesah.


"Aww!" Teriak ku


Jungkook memasukan tiga jarinya ke dalam ** ku dan mengocoknya pelan-pelan


"Jung..ahh.. Jung..kook" desah ku di tengah-tengah permainannya


Dia terus mengocok tanpa ampun, semakin lama tangannya bergerak dengan cepat


"Ahhh..uhh...ohh..****" desah ku


Tiba-tiba saja jungkook menghisap ** ku seperti bayi yang ke hausan akan susu


"Ahhh...jung..kook..ak..u..tak..."


Clap


Clap


Clap


Jungkook menghentikannya ia tak membiarkan cairan milik ku keluar duluan.


Aku menatap Jungkook sayu karena tengah menghentikannya


"Ini bahkan lebih seru" bisik Jungkook


Jungkook memegang p*nis besarnya yang tengah berdiri tegang lalu memasukkannya pada ** ku dengan satu hentakan


"Ounchhh!!" Teriak ku


"Ss-sakit"


Jungkook terus menghentakkan pinggulnya membuat suara khas saat berhubungan menjadi nyaring


Clap


Clap


Clap


"Jung..ahh.. faster" desah ku


Jungkook mempercepat tempo sodokannya membuat aku tak tahan menahan nikmat itu sendiri


Belum cukup di situ saja, Jungkook mengeluarkan p*nisnya lalu menciumi ** ku.


Lidahnya menjilati ** ku yang berwarna kemerahan, lalu menggigit kecil kritoris ku


"Ahhh...ahhh"


Dia kembali memasukan penisnya ke dalam ** ku lalu memulai sodokannya tanpa henti


"Ahhh...ahh...ahhh...Jung...kook"


Jungkook tersenyum menyeringai, aku menarik sprei kasur hingga membuatnya terlepas


"Aahh..Eun..kau..Sem..ppit"desah jungkook


Aku merasa p*nis jungkook yang mulai membesar di dalam sana.


"Jungkook, aku...mau..."


Aku tak tahan menahannya hingga membuat mata ini terpejam dan terbuka sendiri


"Ahhh..ughh...kook...ayhhh...mpphhh..."


Crott


Crotttt


Aku merasa kami berdua tengah keluar secara bersamaan, di dalam sana terasa hangat dan basah, Jungkook membiarkan p*nisnya terus tertanam di ** ku.


Dia mencium puncak kepala ku lalu lalu tidur di hadapan ku.


Aku menutupi wajah yang mulai memerah ini, tapi Jungkook menarik tangan ku.


"Bagaimana kita coba lagi nanti subuh?" Tanya Jungkook


Aku membulatkan mata ku, laki-laki ini sangat bersemangat untuk melakukannya lagi, ku cubit perutnya yang seksi  berbentuk enam kotak, tentu saja sangat di idamkan oleh banyak kaum wanita


Jungkook tertawa lalu memeluk ku, aku tersenyum dengan tulus padanya untuk yang pertama kalinya


"Aku jatuh cinta pada mu Jungkook" ujar ku

__ADS_1


"Aku juga mencintaimu mu"


Kegiatan kami di akhiri dengan sebuah ciuman yang manis


__ADS_2