Married With Mr. Jeon Jungkook

Married With Mr. Jeon Jungkook
- four


__ADS_3

Jungkook berjalan masuk kedalam rumahnya dan di depan pintu ia sudah di sambut oleh Sohyun


Sempat tersenyum sebentar lalu kembali dengan ekspresi datarnya itulah yang terbiasa di lakukan oleh Jungkook


Dia melihat ayah dan ibunya sedang duduk di meja tamu


Jungkook sudah mengira mereka pasti datang untuk membahas tentang perjodohan lagi


Sudah berulang kali Jungkook menolaknya tapi kedua orangtuanya terus memaksa


"Jungkook!" Panggil ibunya


Ibu Jungkook memeluknya dengan erat


Sudah lama mereka tak bertemu karena Jungkook selalu sibuk dengan pekerjaannya


"Ada apa? Tiba-tiba datang kemari?" Tanya Jungkook


Ayah Jungkook menyuruhnya duduk dulu dan meminum sirup yang di bikinkan


"Apa ayah akan membicarakan tentang perjodohan itu lagi?"


Ayah Jungkook mengangguk tetapi Jungkook sangat kesal setelah tau kebenarannya


"Aku sudah bilang, aku tak mau di jodohkan! Biar aku yang mencari sendiri pendamping hidup ku ayah"


Ayah Jungkook hanya diam dan mengeluarkan kertas dari dalam kantongnya


"Apa kau yakin?"


Ia mengeluarkan kertas itu dan di tunjukkan nya pada Jungkook



Selembar foto itu membuat Jungkook terkejut memegangi dadanya yang terasa sesak


"Dari mana kau dapatkan foto ini?!"


Ini Jungkook merampas foto itu lalu mengamatinya


"Dia bukan eunbi tapi eunha, apa kau mau menikah dengannya?"


Jungkook diam sejenak dan termenung melihat foto itu


"Jungkook?" Panggil ibunya


"Ya, saya mau" ujar Jungkook


Kedua orang tuanya tersenyum puas dan menepuk pundak jungkook


"Apa kau mau bertemu dengannya?" Tanya ibu Jungkook


Jungkook mengerutkan dahinya bingung


"Dia masih SMA kau akan menikahinya saat ia lulus nanti"


"Secepat itukah?" Tanya Jungkook


"Apa kau mau kehilangan yang kedua kalinya?"


Jungkook mengacak-acak rambutnya lalu meninggalkan kedua orang tuanya


"SMA Llnc! Jam setengah dua pergi dan antar dia pulang" teriak ibunya


Jungkook memasuki kamarnya dan segera menguncinya


Ayah dan ibunya akhirnya pulang dengan di antar oleh Sohyun sampai di depan pintu gerbang


"Jadi..tuan akan di jodohkan?! Dan tuan menerima itu!...tidak..itu tidak boleh"Ujar Sohyun sendiri


Sohyun berlari ke kamar jungkook dan mengetuknya beberapa kali

__ADS_1


"Tuan..! Tolong buka pintunya sebentar"


"Aku sedang lelah kau pergi saja"


"Tapi..tuan tolonglah sebentar..."


*PRANK!


"Aku bilang pergi! Bisa tidak kau dengarkan aku?!" Marah jungkook


Di dalam kamarnya sana Jungkook sedang meluapkan amarahnya dan yang menjadi korban adalah kaca besar di meja rias


Jungkook meninjunya sampai pecah dan keluarlah darah dari tangan Jungkook yang cukup banyak


Jungkook tidak memperdulikan itu meski darah menetes dari tangannya ia tak merasa sakit sedikit pun


"Akhhh!" teriak jungkook


'ada apa ini?! Seharusnya aku senang karena melihat eunbi kembali tapi...dia bukan eunbi!'


-jungkook


Jungkook terduduk di atas kasurnya, mengikat kuat kain di tangannya yang terluka


Di lihatnya kain itu hampir berubah warna menjadi merah sempurna seperti darah


Perlahan darahnya semakin banyak dan berhasil membuat Jungkook merasa nyeri di tangannya


Jungkook mengambil handphonenya bertujuan untuk mengirimkan pesan pada seseorang


Jungkook: kau dimana?


Lalisa: tentu saja di apartemen ku


Jungkook: tetaplah di sana


(Read)


Sohyun sempat mengejar mobil Jungkook tapi Jungkook terus melajukan mobilnya


***


Jungkook menekan tombol bel apartemen Lisa beberapa kali tapi belum ada jawaban


Jungkook menyenderkan tubuhnya di samping tembok tak lama kemudian Lisa membukakan pintu


"Jungkook?" Panggil Lisa


Jungkook sedikit mengerutkan dahinya lalu berjalan masuk kedalam apartemen Lisa


"Ada apa dengan mu?!"


"Diamlah, bantu aku mengobati ini" jawab Jungkook dengan ketus


Lisa berlari mengambil kotak p3k lalu membuka kain yang di ikat pada tangan Jungkook


"Astaga apa yang kau lakukan!" Marah Lisa


Lisa mengobati tangan jungkook dan ia selalu meringis kesakitan saat lukanya di bersihkan dengan alcohol


Tahap terakhir lisa membalut luka di kepalan tangan Jungkook secara perlahan


Jungkook menatap Lisa yang sedang membalut lukanya dengan perban tanpa sadar Jungkook membelai kepala Lisa dengan tangan satunya lagi


Lisa sadar akan prilaku jungkook, segera di ambilnya tangan yang membelai kepalanya


Lisa memegang tangan Jungkook erat di samping wajahnya


Jungkook sempat tak tahu isi perasaannya yang pasti saat ini dia tengah nyaman bersama Lisa


"Kau pasti ada masalah ya?" Tanya Lisa

__ADS_1


Jungkook menghembuskan nafasnya kasar lalu pergi meninggalkan Lisa ketempat yang lebih terang


Jungkook menarik tirai yang menutupi jendela apartemen lisa sehingga cahaya matahari langsung terekspos masuk kedalam


Lisa menyusul jungkook berdiri di sampingnya sambil menatapnya heran


Jungkook balik menatap lisa lalu bergumam


"Aku kembali di jodohkan oleh ayah ku"


Lisa terkejut sontak memegang tangan jungkook


"Kau tidak boleh! Kau mencintaiku kan Jungkook?"


Lisa menatap jungkook dengan penuh harapan tapi jungkook menatapnya datar


"Masalahnya ini juga menyangkut perusahaan"


"Kau bisa menolaknya bukan? Kenapa kau tidak menikah dengan ku?"


Jungkook berpikir, mana mungkin ayah dan ibunya menerima lisa sedangkan latar belakang lisa pun tak jelas


Yang pasti ibunya menganggap lisa sebagai jalang jika ia mengatakan ingin menikah dengan lisa


Dan lagi jungkook sedikit pun belum Pernah menaruh perasaan pada lisa


"Lisa ini tentang perusahaan bukan untuk bersenang-senang" balas Jungkook


"Kalau begitu beritahu aku siapa perempuan itu!"


Jungkook melepaskan pegangan lisa dan duduk di hadapannya


"Dia masih anak sekolahan"


"Apa kau gila? Kenapa menikahi anak yang masih sekolah? Kau tau umur mu berapa?"


"Diamlah! Aku melakukan ini demi ayah ku tidak lebih"


Salah, bukan hanya karena ayahnya tetapi Jungkook sedikit terobsesi pada eunha juga pada hidupnya


"Walaupun kau menikah dengannya kau akan tetap bersamaku juga kan?" Mohon Lisa


Jungkook sempat diam lalu membalas permohonan lisa dengan anggukan


Entah Jungkook yang bodoh memutuskan untuk tetap berhubungan dengan lisa atau memang Jungkook mungkin masih membutuhkannya sebagai seorang pelayan


Tapi yang pasti lisa lah yang paling membutuhkan jungkook karena selain Jungkook siapa lagi yang akan mengasihnya uang


Dari Jungkook lisa bisa mendapatkan uang sampingan dan barang-barang mahal yang ingin di belinya


"Jadi kapan kau menikahi anak itu?"


"Setelah dia lulus sma kira-kira satu atau dua minggu lagi"


Lisa terkejut mengetahui mereka akan menikah satu atau dua minggu lagi


"T-tapi apa anak itu tahu?"


"Soal itu, ayah ku yang mengurusnya aku hanya melakukan perintah"


Lisa termenung menatap keluar jendela, jungkook melihat jam tangannya


"Ini sudah jam satu lewat, aku pergi dulu"


Lisa membiarkan Jungkook pergi ia terduduk meringkuk sendirian di apartemennya memikirkan masalah tadi


'sebenarnya aku hanya belum siap menghadapi ini semua!' -jungkook


TBC~


Jangan lupa Voment chingu ;)

__ADS_1


__ADS_2