
Langit yang gelap perlahan berubah menjadi cerah, burung-burung banyak berterbangan melewati pepohonan.
Terdengar suara percikan air taman yang biasanya hidup di pagi hari.
Bibi joshua berjalan menghampiri kamar eunha, dia membuka pintu itu pelan, tapi siapa sangka, dia bahkan melihat joshua juga di dalam kamar itu.
Bibi itu tersenyum, lalu menutup kembali pintu itu dengan pelan.
Eunha mengangkat kedua tangannya, mengeluarkan suara lembut seperti bayi.
"Hnghhh" desis eunha
Joshua terbangun karena suara itu, dia mengusap wajahnya kasar.
Dia sangat terkejut melihat eunha di samping, di lihatnya lagi dimana posisinya, ternyata dia tak sadar bahwa ia tertidur semalaman di kamar eunha.
Joshua bangkit dari tempat tidurnya, pelan-pelan ia melangkah keluar kamar, agar eunha tak terbangun.
Saat di dapur ia mengambil satu gelas air putih dan meminumnya.
"Joshua" panggil bibinya
Joshua menoleh menanggapi panggilan dari bibinya.
"Ada apa bi?" Tanya joshua
"Kau tak habis melakukan hal aneh bersama eunha kan? Selama bibi pergi?" Candanya
"Astaga" Joshua bahkan langsung melotot mendengar perkataan bibinya.
"Aku tidak akan melakukan hal itu bi, aku akan melakukan hal itu setelah menikah" tawanya
"Syukurlah, bibi kira" tawanya juga
Joshua berjalan menuju kamarnya, berniat untuk membersihkan badannya dan pergi ke kampus.
"Halo eunha? Bagaimana dengan tidur mu?" Tanya bibi joshua
Eunha tersenyum, dia duduk di samping bibi joshua yang sedang sarapan.
"Makanlah" bibi joshua memberikan satu piring nasi goreng
"Terima kasih bi" senyum eunha
Mereka berdua makan bersama, tak lama kemudian joshua turun dengan pakaian yang sangat rapi.
"Kau sudah mau pergi?" Tanya bibinya
Joshua mengangguk lalu meninggalkan mereka berdua.
Sedangkan eunha sedari terus melamun sambil memakan nasi gorengnya.
"Eunha, kau juga bersiaplah, hari ini kau kuliah kan?"
Eunha mengangguk dia berdiri dan meninggalkan bibi itu.
____
TING!
Jungkook sent massage
Joshua membuka handphonenya dan melihat pesan dari Jungkook
Jungkook: bagaimana kabar mu?
Joshua: baik, bagaimana dengan mu?
__ADS_1
Jungkook: aku baik, dan aku juga sudah mendengar semuanya
Joshua: mendengar apa? Sudah lama sekali kau tak memberi kabar dan berakhir dengan pesan yang aneh
Jungkook: haha, eunha bersama mu kan?
Joshua terkejut bahkan ia langsung menghentikan mobilnya di pinggir jalan.
Joshua: ya, itu permintaannya Sendiri
Jungkook: aku tau, ayahnya sendiri yang bicara pada ku
Joshua: lalu? Apa tujuan mu?
Jungkook: tolong bawa eunha pulang
Joshua: bagaimana dengan misterius?
Jungkook: kabar bagus
Joshua: kabar bagus apa?
Jungkook: dia sudah tertangkap
Sebuah senyuman mengembang di wajahnya, dia bahkan terus membalas pesan dari jungkook
Joshua: syukurlah, kau tenang saja..aku pasti membawanya pulang
Jungkook: Joshua..aku ingin bicara serius
Joshua: apa pembicaraan ini sedang bercanda?
Jungkook: aku tau tentang perasaan mu dengan eunha
Joshua: kau memang hebat ya, pantas saja kau terpilih menjadi ceo yang sangat jenius
Joshua: itu memang benar, tapi perasaan itu telah hilang, kau tenang saja..aku sekarang sudah sadar.. setelah ini kau perlu menjaga eunha baik-baik
Jungkook: joshua, aku yakin kau akan menemukan wanita yang baik
Joshua: tentu saja
Pembicaraan lewat handphone pun di akhirinya, dia mengemudikan mobilnya lagi.
"Momo" panggil eunha pada momo yang sedang mengemudi
"Selamat ya, kini kau sudah berpacaran dengan sungyoon" senyum momo
"Aku ingin mengakhirinya, aku tak ingin mobil mu" ucap eunha
Mata momo terbelalak mendengar ucapan eunha
"Apa yang kau ucapkan? Kau ingin mengakhirinya?"
"Ya, asal kau tahu..aku tak mencintai sungyoon sedikit pun..aku mempunyai kekasih di negara asli ku" gumam eunha
Lagi momo sangat terkejut bahkan ia sampai terbatuk-batuk.
"Yaa, terserah kau sih..tapi kalau ini di akhiri tentu saja kau tidak akan mendapatkan hadiah taruhan" ucap momo
"Aku tak mengharapkan itu"
"Ya sudah, ayo kita jelaskan nanti ke sungyoon"
"Dan lagi, sebenarnya mina menyukai sungyoon" lanjut momo
"Apa?! Kenapa kau tak bilang pada ku?!" Marah eunha
__ADS_1
"Ku pikir kalian saling menyukai..itu lebih baik jika hanya satu orang yang menyukai.."
"Kalau begitu, aku akan membantu mina" semangat eunha
Mobil mereka melaju dengan kencang dan pada akhirnya sampai ke tujuan.
Mereka berdua memasuki kelas dahulu sebelum akhirnya teman-teman mereka yang lain menyusul.
Saat dosen mereka datang, barulah mereka mulai menghentikan pembicaraan.
Pelajaran pun di mulai, suasana kembali hening, menurut momo suasana ini sangat berbeda saat ia masih menduduki sekolah menengah atas.
____
*Kantin
"Sangat susah mencarinya disini" gumam momo
"Biasanya dia makan siang di cafe jyp" ucap eunha
"Kenapa kau tak bilang dari tadi?! Ayo kita kesana" ajak momo
Mereka berdua langsung pergi menuju cafe jyp yang berada di seberang sana.
"Eunha itu sungyoon"
"Bagaimana ini?! Aku takut" ucap eunha
Sungyoon melihat eunha yang sedang berbicara dengan momo, kemudian ia melambaikan tangannya.
Eunha tersenyum kemudian menghampiri sungyoon yang sedang makan bersama teman-temannya.
"Sungyoon aku ingin bicara"
Semua teman sungyoon menyoraki mereka berdua.
Kini mereka berdua sedang di luar cafe itu, eunha sangat gugup untuk berbicara.
"Ada apa?" Tanya sungyoon
"Maafkan aku..kita harus mengakhiri ini" gumam eunha
"Apa?! E-eunha..kita baru saja memulainya tadi malam?! Kenapa kau putuskan sampai disini?"
"Maafkan aku sungyoon"
Tak lama kemudian momo datang menyusul mereka.
"Aku yang menyuruh eunha" sebut momo
Sungyoon menoleh, melihat perempuan yang berjalan mendekatinya.
"Apa ini?"
"Eunha tak salah, aku yang menyuruhnya mengencani mu..karena dia terlibat taruhan dengan ku..jadi dia sama sekali tak mencintai mu" gumam momo
Sungyoon mengeraskan rahangnya "ini gila?! Kalian mempermainkan aku?!" Bentak sungyoon
Dia langsung berjalan meninggalkan mereka berdua tanpa berkata sedikitpun lagi.
"Sungyoon! Maafkan aku" teriak eunha
Sungyoon tak peduli dengan teriakan itu, dia mengeluarkan handphonenya dan menghubungi seseorang.
"Halo ayah, aku gagal" gumamnya
'bodoh! eunha aku tidak akan melepaskan mu! Aku akan membuat mu menyesal mengatakan itu, akan ku buat kau tak bisa melupakan ku' -sungyoon
__ADS_1
Sungyoon tertawa keras-keras setelah mengakhiri pembicaraannya di telpon.